Minggu, 12 Juli 2026

Reksadana Dolar Masih Menjanjikan, Begini Prospek dan Pilihan Produknya

Reksadana Dolar Masih Menjanjikan, Begini Prospek dan Pilihan Produknya
Reksadana berbasis dolar Amerika Serikat (USD).

JAKARTA – Di tengah tren penguatan indeks dolar AS (DXY) dan pelemahan nilai tukar rupiah, instrumen reksadana berbasis dolar Amerika Serikat (USD) dinilai tetap menawarkan prospek menarik bagi investor domestik. 

Namun, para ahli mengingatkan bahwa kinerja reksadana USD sangat bergantung pada kelas aset yang mendasari portofolionya.

Direktur Batavia Prosperindo Aset Manajemen, Eri Kusnadi, menjelaskan bahwa performa produk sangat dipengaruhi oleh instrumen yang dipilih. 

Baca Juga

Harga Emas Antam Sabtu Ini Naik Rp5.000 Jadi Rp2,655 Juta per Gram

"Kalau berbasis saham USD, tergantung saham negara mana yang diinvestasikan. Kalau obligasi, saya rasa lebih terpengaruh oleh suku bunga The Fed," ujar Eri, Kamis (11/6/2026). 

Ia menambahkan bahwa kebijakan suku bunga AS ke depan akan menjadi penentu utama stabilitas pasar saham dan koreksi pada pasar obligasi.

Meski demikian, Eri menekankan bahwa fungsi utama berinvestasi pada reksadana berbasis USD bukan sebagai alat spekulasi nilai tukar, melainkan sebagai sarana diversifikasi aset untuk menyeimbangkan portofolio. 

"Sebenarnya reksadana USD itu utamanya untuk diversifikasi aset. Jadi bukan karena rupiah melemah atau menguat," tegasnya. Investor disarankan untuk tidak menunggu momentum kurs tertentu jika memang membutuhkan eksposur terhadap pasar global.

Sejumlah produk reksadana berbasis USD telah mencatatkan performa positif sepanjang tahun 2026. 

Data Infovesta Utama per 8 Juni 2026 menunjukkan Panin Global Sharia Equity Fund memimpin dengan return 47,19% YTD, diikuti oleh Mandiri Asia Sharia Equity Dollar Kelas B (38,19% YTD) dan Kelas A (36,80% YTD). 

Selain itu, produk dari Batavia Prosperindo Aset Manajemen, seperti Batavia Technology Sharia Equity USD, juga berhasil mencetak return dua digit sebesar 21,51% YTD.

Sukirno

Sukirno

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Harga Emas Tiga Jenama di Pegadaian Sabtu Ini: Antam Rp2.762.000

Harga Emas Tiga Jenama di Pegadaian Sabtu Ini: Antam Rp2.762.000

Meredanya Ketegangan AS-Iran Dorong Penguatan Rupiah Hari Ini

Meredanya Ketegangan AS-Iran Dorong Penguatan Rupiah Hari Ini

Update Harga Emas Antam di Pegadaian, Jumat 10 Juli 2026

Update Harga Emas Antam di Pegadaian, Jumat 10 Juli 2026

Rayakan Satu Dekade, Borobudur Marathon Siapkan Ruang bagi 12.500 Pelari

Rayakan Satu Dekade, Borobudur Marathon Siapkan Ruang bagi 12.500 Pelari

Manfaatkan Dana IPO, RANS Bakal Gelar 16 Konser hingga 2028

Manfaatkan Dana IPO, RANS Bakal Gelar 16 Konser hingga 2028