Sabtu, 11 Juli 2026

Danantara Tawarkan Obligasi Dolar AS dengan Yield Capai 6,3%

Danantara Tawarkan Obligasi Dolar AS dengan Yield Capai 6,3%
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). (Foto: NET)

JAKARTA - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) kini mulai memasarkan obligasi global berbasis mata uang dolar AS dengan sasaran penggalangan dana mencapai US$ 1 miliar.

Mengacu pada dokumen pemasaran yang diakses Reuters pada Kamis (11/6/2026), Danantara Investment Management menyiapkan obligasi dengan dua jangka waktu (tenor), yakni lima dan 10 tahun. 

Danantara berencana mengincar dana sekitar US$ 500 juta untuk setiap tenor tersebut. Guna menggaet minat investor, Danantara menetapkan panduan imbal hasil awal sebesar 5,70% bagi obligasi tenor lima tahun dan sekitar 6,30% bagi tenor 10 tahun.

Baca Juga

Meredanya Ketegangan AS-Iran Dorong Penguatan Rupiah Hari Ini

Tim Komunikasi Danantara Indonesia menyatakan bahwa sebagai upaya pengelolaan modal yang terukur, Danantara Investment Management (DIM) tengah mengkaji beragam opsi pembiayaan, baik di pasar domestik maupun internasional, untuk mendukung realisasi mandat investasi jangka panjang.

Langkah ini merupakan bagian dari manajemen pendanaan rutin (ordinary course of business) sebagai institusi investasi yang dikelola secara profesional. 

“Setiap inisiatif pembiayaan tunduk pada proses tata kelola, persetujuan regulasi yang berlaku, serta kondisi pasar yang berlaku,” ungkap mereka, Kamis (11/6/2026).

Sebelumnya, hasil penerbitan obligasi ini rencananya akan dimanfaatkan untuk kebutuhan operasional korporasi secara umum, mencakup pendanaan investasi serta pembiayaan kembali (refinancing) utang yang telah ada.

Obligasi tersebut diterbitkan dalam skema program Global Medium-Term Note (GMTN) sebesar US$ 5 miliar milik Danantara. Instrumen utang ini diproyeksikan meraih peringkat layak investasi (investment grade), yakni "Baa2" dari Moody's serta "BBB" dari S&P Global Ratings dan Fitch Ratings. 

Dalam pelaksanaan transaksi ini, Danantara menggandeng Citigroup, DBS, HSBC, Mandiri Sekuritas, serta Standard Chartered sebagai joint bookrunners sekaligus joint lead managers.

Arjun Septa Aji

Arjun Septa Aji

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Rayakan Satu Dekade, Borobudur Marathon Siapkan Ruang bagi 12.500 Pelari

Rayakan Satu Dekade, Borobudur Marathon Siapkan Ruang bagi 12.500 Pelari

Manfaatkan Dana IPO, RANS Bakal Gelar 16 Konser hingga 2028

Manfaatkan Dana IPO, RANS Bakal Gelar 16 Konser hingga 2028

Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian Alami Kenaikan Harga

Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian Alami Kenaikan Harga

IHSG Menguat Dipicu Kombinasi Sentimen Global dan Domestik

IHSG Menguat Dipicu Kombinasi Sentimen Global dan Domestik

Rupiah pada Jumat Pagi Menguat Jadi Rp18.065 per Dolar AS

Rupiah pada Jumat Pagi Menguat Jadi Rp18.065 per Dolar AS