Sabtu, 11 Juli 2026

Pemerintah Siapkan 100 Sekolah Nasional Terintegrasi

Pemerintah Siapkan 100 Sekolah Nasional Terintegrasi
Pemerintah mempercepat realisasi program Sekolah Nasional Terintegrasi [FOTO : NET].

JAKARTA — Akselerasi perwujudan program Sekolah Nasional Terintegrasi terus digenjot oleh pemerintah demi menyukseskan agenda peningkatan mutu pendidikan nasional yang menjadi fokus utama Presiden Prabowo Subianto. 

Rencana ini didesain sebagai percontohan sekolah bermutu tinggi tanpa sistem pemondokan (asrama) yang pengerjaannya bakal dilakukan bertahap di sejumlah wilayah.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menuturkan bahwa agenda pendirian Sekolah Nasional Terintegrasi ini ikut menjadi bahasan utama tatkala menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Kamis (11/6/2026).

Baca Juga

Gus Ipul: Perubahan Desil Penerima KIP Kuliah Bisa Dimutakhirkan

Pernyataan Mu’ti mengindikasikan bahwa pemerintah mematok target pendirian 100 Sekolah Nasional Terintegrasi sepanjang tahun ini. 

Untuk saat ini, tahapan penyaringan wilayah serta lembaga pendidikan yang hendak dimasukkan dalam program tersebut masih terus berjalan.

“Kemudian yang kedua, kami tadi menyampaikan kepada Bapak Presiden sesuai arahan Beliau untuk penyelenggaraan Sekolah Nasional Terintegrasi, yang ini merupakan sekolah unggul yang tidak berasrama yang tahun ini direncanakan kami akan bangun 100 Sekolah Nasional Terintegrasi,” kata Mu’ti.

Mu'ti menguraikan bahwa rekomendasi sekolah yang hendak diikutkan dalam program nasional ini sudah berdatangan dari bermacam-macam daerah. 

Berdasarkan berkas pengajuan yang diterima, pihak kementerian sudah melakukan pemilahan guna menetapkan lokasi mana saja yang sanggup memenuhi standar.

“Dan sudah ada usulan-usulan sekolah yang masuk dari 36 yang sudah kami seleksi,” ujarnya.

Sebagai langkah awal proyek percontohan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bakal mengoperasikan lima Sekolah Nasional Terintegrasi dengan mengoptimalkan gedung balai kepunyaan kementerian. Bukan itu saja, satu unit sekolah dipastikan pula bakal mulai berjalan di Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Dan tahun ini nanti akan kami mulai insyaallah 5 itu kami buka di balai-balai yang dimiliki oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, kemudian ada 1 yang di IKN,” lanjutnya.

Di samping memaksimalkan infrastruktur yang telah tersedia, pihak pemerintah pun bakal mendirikan sembilan bangunan sekolah anyar di sejumlah kawasan yang dinyatakan lolos tahap penyaringan.

“Dan kemudian 9 yang nanti kita bangun baru di daerah yang sudah diseleksi,” kata Mu’ti.

Sebagai informasi tambahan, Program Sekolah Nasional Terintegrasi diproyeksikan mampu menjadi alat bagi pemerintah guna menyajikan sarana pendidikan bermutu secara merata di seantero Indonesia. 

Pemerintah mempunyai target agar lembaga-lembaga pendidikan ini menjadi tolok ukur pengajaran bermutu sekaligus memperluas kesempatan publik dalam menikmati fasilitas pendidikan yang prima.

Andika Riyan Satriya Nugraha

Andika Riyan Satriya Nugraha

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Prabowo Wanti-wanti Aparat: Rakyat Tak Ingin Korupsi Dibiarkan!

Prabowo Wanti-wanti Aparat: Rakyat Tak Ingin Korupsi Dibiarkan!

Prabowo: Cerita di Medsos Belum Tentu Benar, Percayalah Pemimpin

Prabowo: Cerita di Medsos Belum Tentu Benar, Percayalah Pemimpin

Prabowo Persilakan TNI-Polri Periksa Dapur MBG, tapi Jangan Jahil

Prabowo Persilakan TNI-Polri Periksa Dapur MBG, tapi Jangan Jahil

Menhaj Soal Usul BPIH Rp107 Juta: Tak Serta-merta Bebani Jemaah

Menhaj Soal Usul BPIH Rp107 Juta: Tak Serta-merta Bebani Jemaah

Menhaj: Angka Kematian Jemaah Haji 2026 Turun 25 Persen

Menhaj: Angka Kematian Jemaah Haji 2026 Turun 25 Persen