Suku Bunga BI Naik, Gadai ValueMax Belum Ubah Tarif Gadai
- Jumat, 12 Juni 2026
JAKARTA - Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI-Rate) tidak membuat PT Gadai ValueMax Indonesia (Gadai ValueMax) langsung melakukan penyesuaian bunga gadai.
Manager Accounting Gadai ValueMax, Panji Parang Kunang, menyatakan bahwa perusahaan saat ini masih melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi pasar, biaya pendanaan, serta kebutuhan nasabah.
Menurut Panji, struktur pendanaan perusahaan saat ini masih terjaga dengan baik, sehingga efisiensi operasional masih dapat dipertahankan tanpa harus membebankan kenaikan biaya kepada nasabah.
Baca JugaHarga Emas Antam Sabtu Ini Naik Rp5.000 Jadi Rp2,655 Juta per Gram
"Kami terus memantau perkembangan kondisi makroekonomi, termasuk perubahan suku bunga acuan dan biaya pendanaan perusahaan," ujar Panji kepada Kontan, Jumat (12/6/2026).
Ia menekankan bahwa perusahaan berupaya menjaga fundamental bisnis agar dinamika makroekonomi tidak serta-merta berdampak langsung pada tarif yang dibebankan kepada masyarakat.
Panji menambahkan bahwa daya tarik layanan gadai bagi nasabah tidak hanya bergantung pada tingkat bunga, melainkan juga pada faktor kemudahan proses, kecepatan pencairan, akurasi taksiran, keamanan barang jaminan, serta fleksibilitas layanan.
Oleh karena itu, keputusan untuk menahan bunga gadai diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis yang tetap sehat.
Di tengah dinamika suku bunga saat ini, Gadai ValueMax tetap fokus menjaga keseimbangan antara keberlanjutan operasional dan kemudahan akses pembiayaan bagi masyarakat, dengan kinerja yang terpantau positif sepanjang kuartal II-2026.
Sukirno
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Berita Lainnya
Rayakan Satu Dekade, Borobudur Marathon Siapkan Ruang bagi 12.500 Pelari
- Jumat, 10 Juli 2026












