Demo Mahasiswa di Kupang Tuntut BBM Turun, Ini Respons Pertamina
- Minggu, 14 Juni 2026
JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga menjamin bahwa pasokan bahan bakar minyak (BBM), baik yang bersubsidi maupun nonsubsidi, dalam posisi aman dan mencukupi pasca-kebijakan penyesuaian harga BBM nonsubsidi yang digulirkan pada awal minggu ini.
Ketegasan tersebut diutarakan merespons aksi unjuk rasa yang dilancarkan oleh sekelompok mahasiswa di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat (12/6/2026).
Di dalam aksi tersebut, massa mahasiswa mendesak pihak pemerintah untuk segera menurunkan harga BBM beserta komoditas pokok yang dinilai kian menyulitkan kehidupan masyarakat.
Baca JugaGus Ipul: Perubahan Desil Penerima KIP Kuliah Bisa Dimutakhirkan
Area Manager Communication, Relations, and CSR Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa kebijakan penyesuaian harga BBM nonsubsidi tersebut ditempuh usai melewati proses koordinasi bersama pihak pemerintah selaku regulator.
Menurut penjelasannya, langkah itu mengekor mekanisme evaluasi berkala yang menimbang fluktuasi harga minyak mentah dunia serta harga pasar yang tengah berlaku.
“Penyesuaian harga BBM non-subsidi mengikuti regulasi yang berlaku dan merupakan bagian dari implementasi tata kelola energi yang bertujuan menjaga keseimbangan antara keberlangsungan bisnis, kualitas layanan, serta kepastian pasokan energi bagi masyarakat,” kata Ahad, Minggu (14/6/2026).
Ahad memberikan garansi bahwa aktivitas penyaluran BBM di wilayah Kota Kupang sejauh ini masih berjalan dengan normal.
Barisan antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) pun diklaimnya masih berada dalam koridor wajar.
“Untuk Kota Kupang dapat kami sampaikan kondisi antrean SPBU masih terlihat normal dan wajar,” ujarnya.
Ia mengimbuhkan, ketersediaan stok BBM di seluruh SPBU dipastikan berada dalam kondisi yang aman. Di lain sisi, pihak Terminal BBM tetap beroperasi penuh dan bersiaga dalam melayani keperluan warga, termasuk di hari libur sekalipun.
Sebagai bentuk langkah mitigasi, Pertamina telah menginstruksikan jaringan SPBU untuk menerapkan skema build up stock atau penambahan cadangan pasokan yang diselaraskan dengan kondisi serta kebutuhan nyata di lapangan.
Di samping itu, Pertamina juga memperketat pengawasan pada alur distribusi BBM demi memastikan pasokan tetap terjaga dengan baik.
“Pertamina secara intensif melakukan monitoring terhadap ketersediaan stok, jumlah penyaluran harian, posisi mobil tangki, hingga estimasi kedatangan pasokan berikutnya,” kata Ahad.
Ia turut mengimbau kepada warga untuk senantiasa membeli BBM di lembaga penyalur resmi milik Pertamina serta melakukan pengisian seperlunya agar proses distribusi di lapangan tetap berjalan lancar.
“Pertamina terus me-monitor kondisi stok produk BBM, baik subsidi maupun non-subsidi, dan memastikan ketersediaannya tetap terjaga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Mahasiswa Tuntut Harga BBM Diturunkan
Sebelumnya, sekelompok mahasiswa yang menggabungkan diri ke dalam Aliansi NTT Menggugat menggelar aksi unjuk rasa di sudut Kota Kupang pada Jumat siang.
Melalui demonstrasi tersebut, massa aksi menyuarakan sebanyak 28 poin tuntutan yang diarahkan kepada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah setempat.
Koordinator aksi, Ama Makin, mengungkapkan bahwa salah satu poin tuntutan paling utama yang mereka suarakan ialah desakan untuk menurunkan harga BBM serta harga kebutuhan pokok rakyat yang dinilai kian mencekik perekonomian masyarakat.
“Yang pertama, kami menuntut pemerintah menurunkan harga BBM dan harga kebutuhan pokok rakyat,” kata Ama.
Bukan hanya itu, para demonstran juga memberikan desakan agar pemerintah membatalkan rentetan kebijakan serta proyek yang dipandang tidak berpihak pada kemaslahatan rakyat.
Poin tuntutan tersebut di antaranya mencakup pembatalan seluruh Proyek Strategis Nasional (PSN), penolakan atas rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan, hingga sikap penolakan terhadap pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di area lingkungan kampus.
Jalannya aksi unjuk rasa berlangsung dengan pengawalan dari aparat keamanan dan menjadi bagian dari rentetan kritik mahasiswa atas pelbagai kebijakan pemerintah yang dinilai memberikan dampak langsung pada kondisi perekonomian masyarakat luas.
Andika Riyan Satriya Nugraha
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.












