BOPO Modal Ventura Tinggi, BRI Ventures Jelaskan Faktor Siklus Bisnis
- Jumat, 19 Juni 2026
JAKARTA - BRI Ventures menilai tingginya rasio biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) dalam industri modal ventura utamanya disebabkan oleh karakteristik investasi yang bersifat jangka panjang.
Chief Financial Officer BRI Ventures, Indra Bayu Gunawan, menyatakan bahwa berbeda dengan perbankan yang memperoleh pendapatan periodik, perusahaan modal ventura berinvestasi pada aset privat dengan horizon jangka panjang, sehingga terdapat perbedaan waktu antara pembentukan nilai investasi dan pengakuan pendapatan.
“Perbedaan timing antara pembentukan nilai investasi dan pengakuan pendapatan tersebut menyebabkan rasio BOPO pada periode tertentu dapat terlihat lebih tinggi,” ungkap Indra.
Baca JugaMeredanya Ketegangan AS-Iran Dorong Penguatan Rupiah Hari Ini
Ia menjelaskan bahwa dalam industri ini, nilai ekonomi investasi baru terealisasi saat terjadi divestasi, pembagian dividen, atau aksi korporasi lainnya.
Di sisi lain, biaya operasional tetap dibukukan secara rutin setiap bulan, sehingga menekan rasio efisiensi.
Oleh karena itu, Indra menegaskan bahwa BOPO tidak dapat menjadi satu-satunya indikator untuk mengukur kinerja perusahaan modal ventura.
BRI Ventures lebih mengutamakan indikator lain seperti rasio biaya operasional terhadap aset investasi, produktivitas portofolio, dan kemampuan investasi dalam menciptakan nilai jangka panjang.
Data OJK mencatat rasio BOPO industri modal ventura berada di angka 97,63% per April 2026, membaik dari posisi 98,03% pada Maret 2026.
Menatap semester II-2026, BRI Ventures optimistis akan terjadi perbaikan BOPO secara bertahap seiring dengan pengelolaan portofolio yang lebih aktif serta optimalisasi monetisasi investasi.
Dalam menjaga efisiensi, perusahaan menerapkan strategi disiplin pengelolaan biaya, peningkatan produktivitas aset, serta pemanfaatan teknologi.
"Yang lebih penting adalah kemampuan perusahaan menjaga efisiensi biaya sekaligus menghasilkan pertumbuhan nilai investasi dan pengembalian yang berkelanjutan bagi pemegang saham," tegas Indra.
Sukirno
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.





