Industri Kripto Sambut Revisi UU P2SK, Bittime Optimistis Inovasi
- Jumat, 19 Juni 2026
JAKARTA - Pengesahan revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) disambut positif oleh pelaku industri kripto.
Regulasi baru yang mencakup 17 pokok materi pengaturan ini dinilai menjadi momentum krusial bagi penguatan industri keuangan nasional, khususnya di sektor aset keuangan digital.
Salah satu pedagang aset digital, Bittime, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan ini sebagai langkah strategis dalam menciptakan ekosistem yang lebih teratur.
Baca JugaHarga Emas Antam Sabtu Ini Naik Rp5.000 Jadi Rp2,655 Juta per Gram
Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengungkapkan bahwa regulasi yang jelas dan adaptif akan memberikan landasan hukum bagi inovasi yang bertanggung jawab serta meningkatkan kepercayaan publik.
“Kami berharap revisi ini akan memperkuat fondasi industri aset digital di Indonesia. Regulasi yang semakin jelas dan adaptif akan memberikan ruang bagi inovasi yang bertanggung jawab sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap industri kripto," ujar Ryan dalam keterangan tertulis, Jumat (19/6/2026).
Ia berharap langkah ini dapat mendorong diversifikasi produk aset digital agar masyarakat memiliki lebih banyak opsi investasi selain aset kripto konvensional.
Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Adi Budiarso, menegaskan bahwa OJK siap menjalankan perannya sebagai pengawal implementasi regulasi, mulai dari aspek pengaturan, pengawasan, hingga penegakan hukum.
Sejalan dengan tren global, Bittime pun terus berekspansi melalui penyediaan berbagai aset berbasis real-world assets (RWA), termasuk tokenized ETF dan saham AS seperti Tesla, Apple, serta Nvidia, guna memberikan akses investasi global bagi investor Indonesia.
Sukirno
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Berita Lainnya
Rayakan Satu Dekade, Borobudur Marathon Siapkan Ruang bagi 12.500 Pelari
- Jumat, 10 Juli 2026












