Sabtu, 11 Juli 2026

Dirut Bulog Tegaskan Komitmen Kawal Swasembada Pangan Berkelanjutan

Dirut Bulog Tegaskan Komitmen Kawal Swasembada Pangan Berkelanjutan
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani.

JAKARTA - Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan kembali komitmen perusahaan untuk mendukung swasembada pangan berkelanjutan di Indonesia. 

Fokus utama Bulog saat ini adalah memperkuat penyerapan hasil panen, memastikan stabilisasi pasokan, serta menunjukkan keberpihakan kepada petani dan nelayan.

"Bulog berkomitmen untuk terus hadir mendukung petani, nelayan, dan seluruh pelaku pangan nasional dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan," ujar Rizal di Jakarta, Senin (22/6/2026).

Baca Juga

Kemendag Sebut Harga CPO Dunia Berpotensi Terdorong B50

Rizal menjelaskan bahwa ketahanan pangan nasional bukan sekadar masalah ketersediaan stok, tetapi juga tentang dukungan berkelanjutan bagi petani dan nelayan sebagai ujung tombak produksi. 

Sebagai langkah konkret, Bulog mengoptimalkan penyerapan gabah kering panen (GKP) sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram.

Hingga 19 Juni 2026, Bulog telah merealisasikan pengadaan beras sebanyak 3,15 juta ton atau 78,55 persen dari target tahunan sebesar 4 juta ton. 

Dengan total stok beras mencapai 5,19 juta ton, Bulog memastikan stabilitas pasokan di tingkat hilir melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta penyaluran bantuan pangan kepada 33,2 juta keluarga penerima manfaat.

Melalui kolaborasi erat dengan pelaku pangan di lapangan, Bulog menegaskan perannya dalam menjaga ketersediaan serta keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat, sekaligus memastikan kesejahteraan petani dan nelayan tetap terjaga sebagai aktor utama ketahanan pangan nasional.

Sukirno

Sukirno

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

APPBI: Gangguan Listrik Bikin Biaya Operasional Mal Bengkak 200%

APPBI: Gangguan Listrik Bikin Biaya Operasional Mal Bengkak 200%

APPBI Estimasi Libur Sekolah Dongkrak Penjualan Ritel 20%

APPBI Estimasi Libur Sekolah Dongkrak Penjualan Ritel 20%

Harga Telur Ayam di Medan Naik Menjelang Musim Masuk Sekolah

Harga Telur Ayam di Medan Naik Menjelang Musim Masuk Sekolah

ADUPI Nilai PSEL Bali Dukung Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

ADUPI Nilai PSEL Bali Dukung Pengelolaan Sampah Berkelanjutan