Sabtu, 11 Juli 2026

Prabowo Minta Kemendikti Saintek Siapkan SDM Hilirisasi

Prabowo Minta Kemendikti Saintek Siapkan SDM Hilirisasi
Cegah Krisis SDM, Prabowo Dorong Link and Match Industri [FOTO: NET].

JAKARTA – Pemerintah kini tengah memetakan kebutuhan sumber daya manusia (SDM) demi menyokong akselerasi program hilirisasi nasional yang diinstruksikan oleh Presiden Prabowo Subianto bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). 

Kampus-kampus di tanah air pun didorong untuk memastikan agar kompetensi para lulusannya sejalan dengan keperluan industri strategis, sehingga ekspansi sektor hilirisasi tidak terhambat oleh minimnya tenaga ahli.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto mengungkapkan bahwa Presiden menginstruksikan agar penguatan SDM diintegrasikan langsung ke dalam agenda percepatan hilirisasi di bermacam sektor, mulai dari bidang farmasi hingga industri manufaktur domestik.

Baca Juga

Gus Ipul: Perubahan Desil Penerima KIP Kuliah Bisa Dimutakhirkan

"Pembahasannya umum. Intinya adalah bagaimana percepatan ya, industri hilirisasi yang diminta Bapak Presiden bersama Danantara ya, banyak program mulai dari farmasi, pengembangan industri farmasi, pengembangan apa namanya, mobil nasional, motor nasional, dan lain-lain ya. Program-program yang hilirisasi itu bisa dipercepat," kata Brian usai bertemu Presiden di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Dipaparkan oleh Brian, pemerintah berupaya mengantisipasi agar laju industrialisasi yang sedang dipacu tidak tersendat akibat adanya kesenjangan antara kemampuan lulusan perguruan tinggi dengan kriteria yang dicari sektor industri. 

Oleh sebab itu, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ditugaskan untuk mengalkulasi estimasi kebutuhan tenaga kerja secara lebih akurat, khususnya pada sektor-sektor prioritas hilirisasi nasional.

"Kami diminta memastikan SDM-SDM, lulusan-lulusan perguruan tinggi kami itu nantinya betul-betul bisa memenuhi apa? Bisa memenuhi kebutuhan SDM untuk pengembangan industri hilirisasi yang memang tidak sedikit itu kan ya, mulai dari mineral, kemudian ada aquaculture, aquafarming, itu juga banyak," ujarnya.

Ia mengimbuhkan bahwa permintaan terhadap talenta berkualitas diproyeksikan melonjak tajam seiring adanya rencana akselerasi investasi serta ekspansi industri berbasis hilirisasi di pelbagai lini.

"Jadi, kami diminta betul-betul memastikan, jangan sampai nanti industri yang akan diboosting ini akan dikembangkan secara cepat ini kemudian mengalami kekurangan SDM, ataupun SDM-nya nanti nggak sesuai, misalkan kita butuh banyak tenaga ahli kelistrikan, ternyata lulusannya nggak sesuai. Jadi, kami diminta menghitung itu, memastikan ini bisa memenuhi industrialisasi yang ada," tandas Brian.

Andika Riyan Satriya Nugraha

Andika Riyan Satriya Nugraha

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Prabowo Wanti-wanti Aparat: Rakyat Tak Ingin Korupsi Dibiarkan!

Prabowo Wanti-wanti Aparat: Rakyat Tak Ingin Korupsi Dibiarkan!

Prabowo: Cerita di Medsos Belum Tentu Benar, Percayalah Pemimpin

Prabowo: Cerita di Medsos Belum Tentu Benar, Percayalah Pemimpin

Prabowo Persilakan TNI-Polri Periksa Dapur MBG, tapi Jangan Jahil

Prabowo Persilakan TNI-Polri Periksa Dapur MBG, tapi Jangan Jahil

Menhaj Soal Usul BPIH Rp107 Juta: Tak Serta-merta Bebani Jemaah

Menhaj Soal Usul BPIH Rp107 Juta: Tak Serta-merta Bebani Jemaah

Menhaj: Angka Kematian Jemaah Haji 2026 Turun 25 Persen

Menhaj: Angka Kematian Jemaah Haji 2026 Turun 25 Persen