MEKAR Raih Tiga Penghargaan Internasional Berkat Pembiayaan Produktif
- Sabtu, 27 Juni 2026
JAKARTA - PT Mekar Investama Teknologi (MEKAR) mendapatkan tiga pengakuan global atas inovasi model pembiayaan produktif yang menyinergikan modal dengan sektor pertanian, energi terbarukan, dan pangan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi riil.
Chief Executive Officer MEKAR, Pandu Aditya Kristy, menyatakan bahwa penghargaan tersebut merupakan bukti dedikasi perusahaan dalam membangun pembiayaan produktif yang memberikan kontribusi nyata bagi publik.
"Penghargaan ini mencerminkan komitmen MEKAR dalam mendefinisikan kembali pembiayaan produktif melalui penciptaan dampak nyata bagi masyarakat," ujar Pandu dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu.
Baca JugaMeredanya Ketegangan AS-Iran Dorong Penguatan Rupiah Hari Ini
Dalam FinanceAsia Awards 2026, MEKAR dianugerahi Winner Best Strategic Initiative Nonbank Financial Institutions (Indonesia) dan Highly Commended Biggest Sustainable Impact Nonbank Financial Institutions (Indonesia). Di waktu yang sama, perseroan juga dinobatkan sebagai Best Environmental, Social, and Governance (ESG) Ecosystem Platform pada WRISE Volare Awards 2026.
Pandu menjelaskan bahwa pencapaian ini adalah hasil dari pengembangan MEKAR Ecosystem, sebuah sistem yang menghubungkan modal dengan sektor produktif guna meningkatkan produktivitas serta pembangunan berkelanjutan.
Berbeda dari skema pembiayaan tradisional, ekosistem ini menjadikan modal sebagai katalis bagi penguatan usaha, khususnya di bidang pertanian, energi terbarukan, dan pangan.
Salah satu elemen kunci ekosistem ini adalah Multi Micro Agriculture Financing (MMAF), model pembiayaan terpadu yang memadukan dukungan finansial dengan pendampingan agronomi, pemantauan satelit, akses pasar, serta kolaborasi rantai nilai pertanian.
Model tersebut menyalurkan modal langsung ke aktivitas produksi agar petani dapat meningkatkan hasil panen, mengelola lahan lebih optimal, dan menjaga stabilitas pendapatan.
Di luar pertanian, perusahaan juga membiayai UMKM. Tercatat lebih dari 80 persen debitur adalah pelaku usaha perempuan, sebagai wujud perluasan inklusi keuangan dan pemberdayaan masyarakat.
Lebih jauh, Pandu menjelaskan bahwa perusahaan juga menginisiasi pengolahan limbah pertanian dan kayu menjadi energi terbarukan guna mendukung ekonomi sirkular.
"Kami percaya bahwa masa depan sektor keuangan tidak berhenti pada pembiayaan. Dengan menghubungkan modal ke sektor pertanian, waste-to-energy, dan berbagai sektor produktif lainnya melalui MEKAR Ecosystem, kami ingin menciptakan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," kata Pandu.
Ke depannya, perusahaan berencana memperluas cakupan MMAF, memperkokoh kemitraan strategis, dan memaksimalkan teknologi demi mempercepat keuangan berkelanjutan di Indonesia.
Andika Riyan Satriya Nugraha
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Berita Lainnya
Rayakan Satu Dekade, Borobudur Marathon Siapkan Ruang bagi 12.500 Pelari
- Jumat, 10 Juli 2026












