Djokovic Puji Kembalinya Serena Williams di Wimbledon 2026
- Senin, 29 Juni 2026
JAKARTA - Novak Djokovic melayangkan apresiasi atas langkah Serena Williams yang memilih kembali mengayun raket di nomor tunggal pada usia 44 tahun dalam ajang Wimbledon yang mulai bergulir minggu ini.
Bintang tenis asal Serbia berusia 39 tahun tersebut menilai keputusan Serena, sang kolektor 23 titel tunggal putri Grand Slam, sebagai sesuatu yang sangat memotivasi.
"Apa yang dia lakukan itu inspiratif dan epik. Itulah yang saya katakan padanya. Saya selalu mengagumi karirnya, perjalanannya, kisahnya. Tentu saja, Venus juga," kata Djokovic dalam konferensi pers praturnamen, dikutip dari ATP, Senin (29/06/2026).
Baca JugaPogacar Rebut Jersi Kuning Usai Menangi Etape 6 Tour de France 2026
"Untuk kembali setelah bertahun-tahun absen dari tur, setelah memiliki dua anak, dan untuk melakukan begitu banyak usaha, bukan hanya untuk kepuasannya sendiri atau kembali ke tur, tetapi juga untuk memberi kami semua kesenangan melihatnya kembali di lapangan, baik di nomor tunggal maupun ganda, sungguh luar biasa."
Bila diakumulasikan, Djokovic bersama Serena Williams total telah mengoleksi 47 mahkota juara tunggal utama dan sampai saat ini masih sanggup meladeni perlawanan para petenis dari berbagai generasi.
Kendati menempuh rute yang tak sama, keduanya sukses memahat rapor emas dalam sejarah tenis yang masih terus berlanjut hingga kini.
Lembaran baru bagi Williams ditandai dengan kembalinya ia ke arena tur tenis usai menepi selama empat tahun—di mana penampilan terakhirnya di sektor tunggal terjadi pada US Open 2022—setelah fokus menjadi ibu dari sepasang putri pasca-melahirkan pada 2017 dan 2023.
"Saya mengatakan kepadanya bahwa apa pun yang terjadi, apa yang dia lakukan benar-benar menginspirasi saya secara pribadi dan saya yakin bagi jutaan orang di seluruh dunia," kata Djokovic.
"Saya melihatnya lebih sering di gym daripada saat dia berada di puncak karirnya. Itu menunjukkan kepada saya bahwa dia benar-benar ingin ini berhasil dengan cara terbaik."
"Sungguh mengagumkan, usaha yang dia lakukan. Tentu saja, semua mata tertuju padanya, pada kembalinya dia ke dunia tenis. Saya hanya berharap dia akan menikmatinya karena dia benar-benar mendapatkannya," ujar peraih 24 gelar Grand Slam itu.
"Dia telah menciptakan sesuatu yang bersejarah, legendaris dalam karirnya. Dia pantas mendapatkan setiap tepuk tangan yang akan dia terima."
Rekam jejak kebangkitan Serena bersama sang kakak, Venus, yang merupakan pemilik tujuh titel Grand Slam, merupakan salah satu narasi paling fenomenal dalam jagat tenis profesional.
Tumbuh besar di kawasan Compton, California, bakat tenis mereka berdua diasah secara langsung oleh sang ayah, Richard Williams.
Biasa menempa diri di lapangan umum, duo bersaudara ini berhasil melewati beragam rintangan pelik, termasuk keterbatasan finansial hingga isu sentimen rasial.
Sepanjang melakoni karier, keduanya senantiasa memperlihatkan solidaritas yang luar biasa, bahkan ketika takdir mengharuskan mereka saling jegal di atas panggung tertinggi olahraga ini.
"Sungguh menginspirasi, bagaimana mereka dibesarkan, bagaimana mereka tumbuh di lingkungan yang sangat menantang yang tidak selalu mendukung tenis mereka,” kata Djokovic.
"Mereka tumbuh menjadi orang-orang yang sangat tangguh. Kakak beradik itu tetap bersama, saling mendukung. Sejujurnya saya tidak tahu bagaimana mereka bisa bermain melawan satu sama lain di final Grand Slam atau turnamen lainnya."
Sebagai pemegang tujuh gelar juara Wimbledon, Williams akan memulai laga perdananya pada Selasa (30/6) dengan menantang petenis muda berumur 20 tahun asal Australia, Maya Joint.
Andika Riyan Satriya Nugraha
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.












