Selasa, 07 Juli 2026

Disperindag Pasuruan Minta Swalayan Kontrol Kemasan Produk

Disperindag Pasuruan Minta Swalayan Kontrol Kemasan Produk
Disperindag Pasuruan Imbau Swalayan Cek Kemasan Mamin Rusak [FOTO: NET].

JAKARTA - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pasuruan, Jawa Timur, meminta para pemilik maupun pengelola toko swalayan serta gerai ritel untuk menghadirkan rasa aman bagi para pembeli. 

Bukan hanya perkara produk kedaluwarsa, pengelola diminta mengontrol kondisi kemasan demi menekan risiko penurunan kualitas barang.

Kabid Perdagangan Disperindag Kota Pasuruan, Mulyono, mengungkapkan bahwa arahan tersebut dilayangkan sesudah pihaknya mendapati rentetan produk berwujud kemasan rusak hingga pola penataan barang di dalam gudang yang belum sesuai standar operasional.

Baca Juga

Mayoritas Harga Pangan Cirebon Turun Hari Ini, Beras Stabil

"Hasil pengawasan menunjukkan tidak ada produk yang kedaluwarsa. Namun, kami masih menemukan beberapa produk dalam kemasan kaleng yang penyok serta kemasan kardus yang sobek atau rusak," ujar Mulyono, Senin (6/7/2026).

Lebih jauh, Mulyono memaparkan, andaikata kemasan dalam keadaan cacat dan terus didiamkan maka dapat menggerus kualitas komoditas tersebut. Terutama bagi makanan ataupun minuman kemasan.

"Kalau kemasan pada produk minuman atau makanan penyok jika dibiarkan dan tidak dikontrol maka bisa rusak atau kualitasnya berkurang," katanya.

Di samping persoalan kemasan luar produk, jajaran petugas Disperindag pun menyoroti situasi gudang penyimpanan barang di sejumlah swalayan yang dinilai belum selaras dengan asas higienitas dan keamanan pangan. 

Pihaknya mendapati produk konsumsi yang ditempatkan langsung di atas lantai tanpa memakai alas ataupun palet. Bukan cuma itu, petugas juga menjumpai produk makanan yang ditaruh bersebelahan dengan produk non-pangan mirip sabun tanpa dilengkapi pembatas.

"Produk makanan seharusnya dipisahkan dengan barang non-makanan agar sesuai standar penyimpanan," ujarnya.

Satu pekan sebelumnya, jajaran Disperindag Kota Pasuruan melangsungkan monitoring ke sejumlah ritel modern di pelbagai area strategis. Mulai dari zona Alun-alun, Jalan KH Wahid Hasyim, Jalan Panglima Sudirman, Sekargadung sampai Pohjentrek. 

Inspeksi yang dikerjakan secara tiba-tiba tersebut merupakan program rutin tahunan demi menggaransi serta memastikan kalau komoditas yang beredar di tengah masyarakat aman dikonsumsi.

"Kegiatan ini rutin kami lakukan setiap tahun. Waktunya menyesuaikan, memantau barang aman untuk konsumen," pungkasnya.

Sukirno

Sukirno

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Kemendag Rilis Aturan Baru Pasokan Minyak Goreng, Ini Rinciannya

Kemendag Rilis Aturan Baru Pasokan Minyak Goreng, Ini Rinciannya

Kemendag Dorong Realisasi Impor Bawang Putih demi Stabilkan Harga

Kemendag Dorong Realisasi Impor Bawang Putih demi Stabilkan Harga

Antisipasi Kekeringan 2026, BPBD Jabar Minta Daerah Siaga

Antisipasi Kekeringan 2026, BPBD Jabar Minta Daerah Siaga

Pemerintah Patok Harga Ayam Rp19.500 dan Telur Rp24.000 Mulai 15 Juli

Pemerintah Patok Harga Ayam Rp19.500 dan Telur Rp24.000 Mulai 15 Juli

Layanan Membaik, Volume Penumpang KAI Daop 7 Madiun Meningkat

Layanan Membaik, Volume Penumpang KAI Daop 7 Madiun Meningkat