Sulit Konsisten Olahraga? Ini 3 Cara Ampuh Membangun Motivasi
- Selasa, 07 Juli 2026
JAKARTA - Memantik niat agar dapat konsisten berolahraga memang tidak semudah yang diucapkan. Kondisi ini kian membingungkan dengan melimpahnya kiat-kiat kesehatan yang berseliweran di jagat media sosial.
Sering kali, rupa-rupa anjuran tersebut justru memicu rasa bimbang. Padahal, menumbuhkan dan merawat gairah untuk berolahraga sebenarnya tidak sekompleks yang dibayangkan.
“Ini semua tentang menemukan 'alasan besar' untuk menjadi lebih bugar dan lebih sehat dalam jangka panjang," ujar ahli fisiologi olahraga dan pelatih kekuatan serta pengondisian bersertifikat, Sharon Gam, PhD, CSCS, dilansir dari Shape Magazine, Selasa (7/7/2026).
Baca Juga
3 cara ampuh membangun motivasi olahraga
1. Temukan "alasan besar"
Cobalah proyeksikan model gaya hidup yang hendak kamu terapkan dalam belasan atau puluhan tahun mendatang. Renungkan pada diri sendiri, bagaimana polanya aktivitas sehat yang dikerjakan saat ini dapat menopang pencapaian impian tersebut.
Baik itu berupa impian mendaki puncak gunung bersama belahan jiwa, mendirikan hunian idaman, ataupun sekadar memiliki stamina untuk bercengkerama dengan cucu kelak, aktivitas olahraga yang ajek bakal menempa kekuatan fisik serta performa jantung yang diperlukan.
"Olahraga teratur memiliki sejumlah manfaat kesehatan, termasuk pemeliharaan berat badan, tekanan darah rendah, manajemen stres, peningkatan kesehatan kardiovaskular, dan suasana hati yang lebih baik," jelas praktisi kesehatan integratif Katherine Williams, CPT.
2. Susun target terencana dengan metode "SMART"
Pasca-menentukan impian jangka panjang, langkah berikutnya ialah memformulasikan gol jangka pendek. Mengenai hal ini, Gam menguraikan bahwa poin tersebut merupakan target spesifik yang ingin direalisasikan secara tepat waktu.
Target dimaksud dapat wujud dalam bentuk reduksi berat badan, eskalasi kekuatan otot, hingga kalkulasi seberapa rutin kamu melangkah ke pusat kebugaran.
Psikoterapis berlisensi sekaligus pelatih pola pikir, Rebecca Capps, LMFT, menitikberatkan opsi taktik yang lebih sistematis. "Daripada sekadar menulis tujuan, kamu sebaiknya menulis sesuatu yang disebut tujuan SMART," paparnya.
Formulasi konsep ini mematok target personal agar mencakup lima indikator utama berikut:
Spesifik (Specific):
Rancanglah sebuah target yang sangat mendetail serta fokus. Target wajib dipetakan dengan gamblang dan rigid, tanpa menyisakan celah untuk keraguan.
Terukur (Measured):
Pastikan sasaran tersebut dapat dikuantifikasi menggunakan alat ukur angka yang absolut, seperti hitungan berat kilogram atau kalkulasi akumulasi hari. "Tujuan harus mencakup kriteria yang memungkinkanmu melacak kemajuan atau kepatuhanmu terhadap tujuan tersebut," kata Capps.
Dapat dicapai (Achievable):
Tetapkan target yang logis serta realistis untuk digapai agar kamu tidak gampang merasa patah arang di tengah jalan. Capps mengatakan, menetapkan tujuan yang tidak dapat dicapai dapat menyebabkan frustaasi.
Relevan (Relevant):
Pastikan sasaran jangka pendek yang kamu canangkan mempunyai ikatan kuat serta berkesinambungan dengan tekad dasar di awal mula. "Kamu harus memastikan bahwa tujuan saat ini relevan dengan misimu secara keseluruhan," tegas Capps.
Terikat Waktu (Time-bound):
Patoklah batas waktu penyelesaian yang tegas supaya kamu kian terpacu untuk menuntaskannya. Capps mengatakan, menambahkan tenggat waktu ke dalam tujuan membuatnya lebih nyata dan memberikan rasa akuntabilitas.
3. Lakukan olahraga yang kamu sukai
Masyarakat yang disiplin berolahraga pada umumnya sudah menemukan variasi aktivitas fisik yang mereka gemari. Faktanya, aspek konsistensi tidak melulu dipicu oleh letupan motivasi yang berapi-api.
“Dibutuhkan kemauan dan energi mental yang luar biasa untuk memaksa diri melakukan sesuatu yang kamu benci," kata Gam.
Ujung-ujungnya, memaksakan kehendak hanya akan membuat stamina psikismu ambruk lalu memilih menyerah. Sebaliknya, membiasakan hal yang disenangi bakal terasa jauh lebih enteng.
Oleh sebab itu, luangkan waktu untuk bereksperimen hingga menemukan corak olahraga yang dirasa pas. Kamu dapat memanfaatkan fasilitas kelas uji coba di berbagai tempat gim, mempraktikkan panduan klip video latihan di internet, atau mengagendakan rutinitas olahraga kelompok bersama kolega.
Usai mulai menikmati ritus olahraga tersebut, kamu bisa menyisipkan menu latihan kekuatan, fleksibilitas mobilitas, ataupun latihan kardio secara bertahap.
"Kamu mungkin tidak menikmati setiap bagian dari olahraga yang kamu tambahkan, tetapi jika bisa mengenali satu atau via dua hal yang kamu nikmati, kamu akan lebih mungkin untuk terus melakukannya," pungkas dia
Andika Riyan Satriya Nugraha
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.












