Sabtu, 11 Juli 2026

Antisipasi El Nino, RI Perkuat Stok Beras, Jagung, hingga Daging Ayam

Antisipasi El Nino, RI Perkuat Stok Beras, Jagung, hingga Daging Ayam
Hadapi El Nino 2026, Stok Beras dan Pangan Strategis Diperkuat [FOTO: NET].

JAKARTA — Pemerintah memperluas strategi mitigasi dalam menghadapi musim kemarau serta potensi fenomena El Niño dengan memperkuat Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) pada berbagai komoditas strategis. 

Pemerintah memastikan ketersediaan jagung pakan, minyak goreng, gula konsumsi, hingga daging ayam sebagai langkah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. 

Penguatan cadangan tersebut dilakukan untuk menjaga ketahanan pangan nasional apabila cuaca ekstrem memengaruhi produksi maupun distribusi pangan pada paruh kedua tahun 2026.

Baca Juga

Bahlil Klaim Penerapan B50 Mampu Hemat Devisa Rp170 Triliun

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang juga Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa beras tetap menjadi prioritas utama. 

Menurutnya, Indonesia telah memenuhi kriteria swasembada karena tidak lagi mengimpor beras medium. Ia menjelaskan bahwa suatu negara dapat dikatakan swasembada apabila volume impor tidak melebihi 10 persen dari kebutuhan nasional.

"Swasembada itu artinya manakala suatu negara impor maksimal 10 persen dari kebutuhan. Negara kami ini tidak impor beras medium berarti telah swasembada sempurna," ujar Amran dalam keterangan resmi, Kamis (9/7/2026).

Amran menyebut konsumsi masyarakat masih didominasi padi-padian. Berdasarkan data Bapanas, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog telah mencapai sekitar 5,2 juta ton per 8 Juli 2026. 

Sementara itu, Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) tersebar di 323 daerah. Pemerintah juga telah melakukan langkah antisipatif berkaca pada pengalaman tahun 2023.

"Kami memang sudah siapkan jauh hari sebelumnya menghadapi El Niño. Dulu pengalaman kami tahun 2023, alhamdulillah kami lolos. Insya Allah pangan kami aman, terutama beras," katanya.

Sekretaris Utama Bapanas Sarwo Edhy menekankan bahwa ketahanan pangan nasional bergantung pada kesinambungan produksi, distribusi, dan koordinasi antarinstansi. 

Untuk mendukung sektor peternakan, tersedia cadangan jagung pakan sekitar 188.000 ton, minyak goreng sekitar 1.100 kiloliter, gula konsumsi sekitar 2.790 ton, serta daging ayam sebanyak 38 ton.

 Pemerintah menilai pasokan komoditas hortikultura dan protein hewani relatif aman karena ditopang oleh proyeksi produksi domestik yang tetap surplus sepanjang tahun 2026.

Andika Riyan Satriya Nugraha

Andika Riyan Satriya Nugraha

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Tekan Inflasi, Gerakan Pangan Murah Digelar 5.566 Kali hingga Juli

Tekan Inflasi, Gerakan Pangan Murah Digelar 5.566 Kali hingga Juli

Setelah B50, Pemerintah Wajibkan Bensin Campur Etanol Mulai 2027

Setelah B50, Pemerintah Wajibkan Bensin Campur Etanol Mulai 2027

Wisatawan Mancanegara Melonjak, Okupansi Hotel di Kaltim Naik

Wisatawan Mancanegara Melonjak, Okupansi Hotel di Kaltim Naik

Prabowo Dapat Laporan Cadangan Emas Besar Ditemukan di Papua

Prabowo Dapat Laporan Cadangan Emas Besar Ditemukan di Papua

Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang Jatim-Riau, Transaksi Melesat

Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang Jatim-Riau, Transaksi Melesat