Menko PM: PNM Mekaar Praktik Baik Pemberdayaan Perempuan
- Jumat, 10 Juli 2026
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar berharap kesuksesan Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) dapat menjadi percontohan yang ditiru di pelbagai wilayah serta memperkokoh otonomi ekonomi hingga ke level akar rumput.
"Hari ini sudah 13 juta ibu-ibu rumah tangga, saya bisa sebut tulang punggung ekonomi keluarga yang bergerak bersama-sama untuk tetap bisa setidaknya produktif, setidaknya menutup kekurangan biaya keluarga dengan keringat sendiri," kata Muhaimin Iskandar dalam keterangan di Jakarta, Jumat (10/07/2026).
Menurut Muhaimin Iskandar, sepanjang 27 tahun berdiri, PNM sudah membuktikan bahwa penguatan masyarakat dapat diwujudkan lewat akses permodalan yang dibarengi bimbingan, sehingga sanggup memacu warga menjadi penggerak ekonomi yang berdikari serta produktif.
Baca JugaGus Ipul: Perubahan Desil Penerima KIP Kuliah Bisa Dimutakhirkan
Seketika ini, PNM Mekaar telah memfasilitasi kisaran 23,3 juta nasabah di penjuru Indonesia, yang mana keseluruhannya ialah kaum perempuan prasejahtera.
Program tersebut ditopang oleh lebih dari 61 ribu tenaga pembimbing yang mendampingi nasabah dalam memajukan usaha sekaligus membentuk kedisiplinan dan kemandirian berwirausaha.
Di Provinsi Bali, PNM tercatat telah membina lebih dari 422 ribu nasabah yang terbagi melalui 4.036 kelompok dengan sokongan 296 tenaga pembimbing.
Muhaimin Iskandar memaparkan, salah satu keunggulan utama PNM Mekaar ialah menumbuhkan nilai gotong royong di antara sesama anggotanya.
Lewat sistem kelompok, para nasabah dapat saling memotivasi dan memikul tanggung jawab bersama sehingga melahirkan kultur disiplin dalam mengelola bisnis.
"PNM menjadi model yang sangat bagus, menjadi model yang sangat luar biasa bagi pola pemberdayaan yang bisa diduplikasi, dibikin baik di berbagai tempat, di berbagai lembaga yang mengikuti model ini," kata Muhaimin.
Muhaimin Iskandar menilai skema tersebut krusial lantaran sanggup merangkul lapisan masyarakat yang selama ini belum terjangkau oleh fasilitas perbankan atau kategori unbankable.
Lewat perantara PNM Mekaar, mereka mendapatkan akses permodalan usaha tanpa jaminan dengan sistem cicilan mingguan yang diselaraskan dengan kapasitas usaha warga.
Dalam momentum itu, Muhaimin Iskandar mengaku kagum menyaksikan kegigihan para nasabah PNM di Bali yang senantiasa tertib menuntaskan kewajibannya sekaligus membesarkan usaha secara kontinu.
"Semangat ibu-ibu luar biasa. Mereka membuktikan bahwa dengan kesempatan, pendampingan, dan kemauan bekerja keras, perempuan bisa menjadi kekuatan utama ekonomi keluarga. Inilah wajah pemberdayaan masyarakat yang ingin terus kami perkuat," kata Muhaimin Iskandar.
Andika Riyan Satriya Nugraha
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.












