Senin, 30 Maret 2026

Investor Antusias, EMAS Kumpulkan Rp4,65 Triliun Lewat IPO

Investor Antusias, EMAS Kumpulkan Rp4,65 Triliun Lewat IPO
Investor Antusias, EMAS Kumpulkan Rp4,65 Triliun Lewat IPO

JAKARTA - PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) resmi melakukan pencatatan perdana saham di Bursa Efek Indonesia pada Selasa, 23 September 2025. Perusahaan melepas 1,61 miliar saham atau setara 16.180.233 lot dalam penawaran umum perdana (IPO).

Tingginya antusiasme investor terlihat dari oversubscription hingga 4,62 kali. Total pesanan mencapai 7,48 miliar saham, jauh melampaui jumlah yang ditawarkan, yakni 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Dana IPO Jumbo untuk Restrukturisasi dan Ekspansi

Baca Juga

Jadwal Bus DAMRI Jogja YIA Senin 30 Maret 2026 Tarif Dan Rute

Harga IPO EMAS dipatok Rp2.880 per saham, sehingga perseroan meraup dana segar Rp4,65 triliun. Sebesar Rp3,88 triliun akan digunakan untuk melunasi utang kepada PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA), yang tercatat sebesar Rp4,2 triliun per 10 September 2025.

Sementara itu, sekitar US$20 juta atau Rp329,2 miliar dialokasikan sebagai setoran modal bertahap ke PT Pani Bersama Tambang, untuk pembelian bahan baku dan biaya karyawan. Sisanya, US$20 juta juga digunakan sebagai pinjaman kepada PT Puncak Emas Tani Sejahtera.

Langkah ini menunjukkan strategi EMAS memanfaatkan IPO untuk memperkuat struktur permodalan, menutup utang, sekaligus mendukung operasi dan ekspansi usaha.

Prospek Bisnis Emas Masih Menjanjikan

Merdeka Gold menilai industri pertambangan emas tetap prospektif karena emas memiliki nilai tinggi dan permintaan yang stabil. Perusahaan menyoroti tren kenaikan harga emas, yang diperkirakan mendorong pertumbuhan permintaan lima tahun ke depan, terutama dari tujuan investasi dan bank sentral sebagai pembeli utama.

Meski prospek menjanjikan, kinerja keuangan EMAS masih negatif. Pada kuartal I/2025, perusahaan membukukan rugi bersih US$9,21 juta, meningkat dibanding US$4,17 juta pada periode sama tahun sebelumnya. Sepanjang 2024, kerugian bersih mencapai US$12,7 juta, memburuk dari rugi US$6,83 juta pada 2023.

Struktur Keuangan dan Kepemilikan Saham

Per 31 Maret 2025, total liabilitas EMAS tercatat US$280 juta, terdiri dari liabilitas jangka pendek US$77,9 juta dan jangka panjang US$202,1 juta. Total aset tercatat US$543,3 juta, meningkat tipis dari posisi akhir 2024 yang sebesar US$529,7 juta. Ekuitas menurun menjadi US$263,3 juta dari US$273,0 juta.

Pemegang saham mayoritas EMAS sebelum IPO adalah PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) dengan 62,73%. Pemegang saham lain termasuk Winanto Kartono 9,29%, Garibaldi Thohir 6,21%, dan Hardi Wijaya Liong 3,98%. Sisanya dipegang oleh minoritas individu dan institusi dengan porsi kurang dari 2%.

Penjamin Pelaksana dan Strategi Korporasi

IPO EMAS dilaksanakan dengan bantuan penjamin pelaksana emisi efek PT Indo Premier Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas Indonesia, dan PT Sinarmas Sekuritas. Strategi ini bertujuan meningkatkan likuiditas saham, memperkuat struktur modal, serta memperluas pendanaan untuk pengembangan tambang emas.

Perusahaan optimistis IPO ini akan menjadi langkah awal memperkuat fondasi keuangan dan mendukung pertumbuhan usaha jangka panjang, sekaligus memberikan kesempatan bagi investor untuk berpartisipasi dalam industri emas yang tetap menarik.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Arus Balik Lebaran Pelni H7 Angkut 153 Ribu Penumpang Tiket Terjual Tinggi

Arus Balik Lebaran Pelni H7 Angkut 153 Ribu Penumpang Tiket Terjual Tinggi

Kinerja Keuangan BUMI 2025 Melonjak Laba Bersih Tembus Rp1,35 Triliun dan Pendapatan Naik Signifikan

Kinerja Keuangan BUMI 2025 Melonjak Laba Bersih Tembus Rp1,35 Triliun dan Pendapatan Naik Signifikan

Kinerja Keuangan ERAA 2025 Melejit Penjualan Tumbuh 17 Persen dan Laba Bersih Tembus Rp1,2 Triliun

Kinerja Keuangan ERAA 2025 Melejit Penjualan Tumbuh 17 Persen dan Laba Bersih Tembus Rp1,2 Triliun

Proyeksi Laba BRMS 2026 Melejit Tembus Rp1,6 Triliun Didukung Ekspansi Tambang dan Harga Emas Global

Proyeksi Laba BRMS 2026 Melejit Tembus Rp1,6 Triliun Didukung Ekspansi Tambang dan Harga Emas Global

Jayamas Medica (OMED) Targetkan Pendapatan Rp2,3 Triliun di 2026 Lewat Ekspansi Domestik dan Ekspor

Jayamas Medica (OMED) Targetkan Pendapatan Rp2,3 Triliun di 2026 Lewat Ekspansi Domestik dan Ekspor