Senin, 30 Maret 2026

Radiant Ruby Ambil Alih Mayoritas Saham PT AMMS

Radiant Ruby Ambil Alih Mayoritas Saham PT AMMS
Radiant Ruby Ambil Alih Mayoritas Saham PT AMMS

JAKARTA - Radiant Ruby Company Ltd. mengambil langkah strategis dengan mengakuisisi 80% saham PT Agung Menjangan Mas Tbk. (AMMS). Perusahaan yang bergerak di jasa sarana produksi budidaya ikan dan real estat ini akan berada di bawah kendali baru.

Direktur Utama AMMS, Hartono Limmantoro, menyatakan negosiasi telah berlangsung pada 22 September 2025. Langkah ini menandai salah satu aksi korporasi signifikan yang memengaruhi peta kepemilikan di pasar modal Indonesia.

Proses Akuisisi dan Tujuan Strategis

Baca Juga

Jadwal Bus DAMRI Jogja YIA Senin 30 Maret 2026 Tarif Dan Rute

Radiant Ruby akan mengambil alih saham dari PT Mandara Mas Semesta dan Hartono Limmantoro. Kuasa hukum Radiant Ruby, David Viratama Batubra, menegaskan tidak ada kerja sama dengan pihak terorganisasi antara Radiant dan penjual.

“Tujuan pengambilalihan adalah untuk pengembangan usaha Radiant di Indonesia,” ujar David. Negosiasi dan penyelesaian dilakukan langsung antara pembeli dan penjual. Setelah pengambilalihan, Radiant akan menjadi pengendali baru AMMS.

Langkah ini juga akan disertai penawaran tender wajib sesuai Peraturan OJK No.9/2018, yang memastikan seluruh proses mematuhi regulasi pasar modal.

Dampak Terhadap Saham dan Investor

Kabar akuisisi langsung berdampak positif di lantai bursa. Saham AMMS melonjak 10% ke level Rp242 per saham pada Senin, 22 September 2025.

Sepanjang tahun 2025, saham AMMS melejit 490,24% dari posisi Rp41 pada akhir 2024. Lonjakan ini mencerminkan antusiasme investor terhadap potensi pengembangan usaha setelah Radiant Ruby mengambil alih kendali.

Kinerja dan Kondisi Keuangan AMMS

AMMS mengantongi dana IPO sebesar Rp24 miliar pada saat melantai di Bursa Efek Indonesia pada 4 Agustus 2022. Dana ini dimanfaatkan untuk modal kerja dan pembelian alat operasional.

Hingga 30 Juni 2025, total aset AMMS tercatat Rp71,65 miliar, dengan ekuitas sebesar Rp69,62 miliar dan liabilitas Rp2,02 miliar. Pendapatan semester I/2024 mencapai Rp7,35 miliar, menurun menjadi Rp4,7 miliar pada semester I/2025.

Pengambilalihan oleh Radiant Ruby diprediksi dapat memperkuat modal dan kapasitas operasional perusahaan, sehingga mendukung pertumbuhan jangka panjang.

Prospek Pengembangan Usaha

Dengan pengendali baru, AMMS berpotensi melakukan ekspansi layanan dan memperkuat posisi di sektor budidaya ikan dan properti. Investor dapat memantau pengaruh pengambilalihan ini terhadap strategi perusahaan, termasuk rencana investasi baru.

Pengambilalihan mayoritas saham menunjukkan tren meningkatnya minat perusahaan asing dalam sektor agrikultur dan properti di Indonesia, membuka peluang kolaborasi dan inovasi bisnis yang lebih luas.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Arus Balik Lebaran Pelni H7 Angkut 153 Ribu Penumpang Tiket Terjual Tinggi

Arus Balik Lebaran Pelni H7 Angkut 153 Ribu Penumpang Tiket Terjual Tinggi

Kinerja Keuangan BUMI 2025 Melonjak Laba Bersih Tembus Rp1,35 Triliun dan Pendapatan Naik Signifikan

Kinerja Keuangan BUMI 2025 Melonjak Laba Bersih Tembus Rp1,35 Triliun dan Pendapatan Naik Signifikan

Kinerja Keuangan ERAA 2025 Melejit Penjualan Tumbuh 17 Persen dan Laba Bersih Tembus Rp1,2 Triliun

Kinerja Keuangan ERAA 2025 Melejit Penjualan Tumbuh 17 Persen dan Laba Bersih Tembus Rp1,2 Triliun

Proyeksi Laba BRMS 2026 Melejit Tembus Rp1,6 Triliun Didukung Ekspansi Tambang dan Harga Emas Global

Proyeksi Laba BRMS 2026 Melejit Tembus Rp1,6 Triliun Didukung Ekspansi Tambang dan Harga Emas Global

Jayamas Medica (OMED) Targetkan Pendapatan Rp2,3 Triliun di 2026 Lewat Ekspansi Domestik dan Ekspor

Jayamas Medica (OMED) Targetkan Pendapatan Rp2,3 Triliun di 2026 Lewat Ekspansi Domestik dan Ekspor