Senin, 30 Maret 2026

Agung Podomoro (APLN) Optimistis Capai Target Marketing Sales

Agung Podomoro (APLN) Optimistis Capai Target Marketing Sales
Agung Podomoro (APLN) Optimistis Capai Target Marketing Sales

JAKARTA - PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) menegaskan optimisme dalam mencapai target marketing sales sebesar Rp 1,7 triliun sepanjang 2025, seiring tren penjualan yang terus menunjukkan peningkatan signifikan sejak awal tahun.

Hingga Agustus 2025, marketing sales perseroan tercatat Rp 1,02 triliun di luar PPN, setara 60% dari target tahunan. Corporate Secretary APLN, Justini Omas, menjelaskan bahwa pencapaian ini didukung oleh sejumlah proyek unggulan, seperti Podomoro Park Bandung, Bukit Podomoro Jakarta, Podomoro Golf View, dan Podomoro City Deli Medan.

“Dengan tren penjualan yang terus menunjukkan perkembangan positif, kami yakin target Rp 1,7 triliun hingga akhir tahun dapat tercapai sesuai rencana,” ujar Justini kepada Kontan, Senin (22 September 2025).

Baca Juga

Jadwal Bus DAMRI Jogja YIA Senin 30 Maret 2026 Tarif Dan Rute

Kinerja Semester I-2025

Meskipun marketing sales menunjukkan perkembangan positif, kinerja semester I-2025 perseroan masih menunjukkan tantangan. Dari sisi pendapatan, APLN mencatat penurunan bersih 10,50% secara year-on-year (yoy) menjadi Rp 1,69 triliun. Di sisi laba, perseroan menorehkan rugi bersih Rp 71,74 miliar, turun drastis dari posisi laba bersih Rp 57,25 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Justini menekankan bahwa kerugian ini utamanya dipicu oleh beban bunga dan keuangan yang tinggi. Untuk memperkuat fundamental keuangan, APLN menyiapkan berbagai strategi, termasuk divestasi aset matang, seperti Hotel Pullman Vimala Hills. Dana hasil divestasi ini akan digunakan untuk melunasi sebagian utang dan mendukung pengembangan proyek baru yang lebih prospektif.

Posisi liabilitas perseroan per paruh pertama 2025 tercatat Rp 12,08 triliun, sedikit turun dibanding posisi Rp 12,33 triliun per Desember 2024.

Fokus pada Efisiensi dan Portofolio Proyek

Dalam menjalankan strategi 2025, APLN menekankan efisiensi operasional dan optimalisasi portofolio proyek. Perusahaan juga berencana meluncurkan produk baru di kota-kota dengan permintaan hunian yang solid.

Justini menambahkan, “Memasuki paruh kedua 2025, kami akan fokus pada segmen landed house yang terbukti memiliki daya serap tinggi, seiring dengan preferensi konsumen yang kini lebih condong pada rumah tapak.”

Dalam pengembangan proyek, APLN juga bekerja sama dengan mitra global, termasuk Shimizu Corporation, untuk menghadirkan standar pembangunan kelas dunia di Podomoro Park Bandung. Selain itu, perseroan tetap menyediakan produk apartemen untuk memenuhi kebutuhan pasar urban serta investor jangka panjang.

Belanja Modal dan Strategi Jangka Panjang

Meskipun tidak menyebutkan nominalnya, Justini menyebut bahwa belanja modal (capex) tahun ini dialokasikan untuk pembangunan proyek berjalan, mencakup hunian, kawasan komersial, serta fasilitas pendukung yang meningkatkan nilai proyek secara keseluruhan.

APLN melihat potensi pasar properti Indonesia masih besar, terlihat dari permintaan hunian yang terus meningkat. Namun, perseroan juga mencermati sejumlah risiko, seperti perlambatan penjualan di kota besar, kenaikan biaya konstruksi, dan potensi penurunan suku bunga setelah penyesuaian BI rate.

“Melalui efisiensi, fokus pada segmen dengan daya serap tinggi, serta pengelolaan portofolio yang optimal, kami yakin fundamental APLN tetap sehat,” pungkas Justini.

Dengan pencapaian 60% target marketing sales hingga Agustus 2025, APLN tetap optimistis mampu memenuhi target tahunan Rp 1,7 triliun. Strategi divestasi aset, fokus pada segmen landed house, serta kolaborasi dengan mitra global diharapkan mendukung pertumbuhan penjualan sekaligus memperkuat posisi keuangan.

Langkah-langkah efisiensi, pengelolaan portofolio proyek, dan fokus pada proyek prospektif diharapkan membuat APLN tetap kompetitif di tengah dinamika pasar properti yang menantang, sekaligus menjaga kepercayaan investor terhadap kinerja jangka panjang perseroan.

Wildan Dwi Aldi Saputra

Wildan Dwi Aldi Saputra

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Arus Balik Lebaran Pelni H7 Angkut 153 Ribu Penumpang Tiket Terjual Tinggi

Arus Balik Lebaran Pelni H7 Angkut 153 Ribu Penumpang Tiket Terjual Tinggi

Kinerja Keuangan BUMI 2025 Melonjak Laba Bersih Tembus Rp1,35 Triliun dan Pendapatan Naik Signifikan

Kinerja Keuangan BUMI 2025 Melonjak Laba Bersih Tembus Rp1,35 Triliun dan Pendapatan Naik Signifikan

Kinerja Keuangan ERAA 2025 Melejit Penjualan Tumbuh 17 Persen dan Laba Bersih Tembus Rp1,2 Triliun

Kinerja Keuangan ERAA 2025 Melejit Penjualan Tumbuh 17 Persen dan Laba Bersih Tembus Rp1,2 Triliun

Proyeksi Laba BRMS 2026 Melejit Tembus Rp1,6 Triliun Didukung Ekspansi Tambang dan Harga Emas Global

Proyeksi Laba BRMS 2026 Melejit Tembus Rp1,6 Triliun Didukung Ekspansi Tambang dan Harga Emas Global

Jayamas Medica (OMED) Targetkan Pendapatan Rp2,3 Triliun di 2026 Lewat Ekspansi Domestik dan Ekspor

Jayamas Medica (OMED) Targetkan Pendapatan Rp2,3 Triliun di 2026 Lewat Ekspansi Domestik dan Ekspor