Selasa, 31 Maret 2026

Pergantian Komisaris Baru Perkuat Tata Kelola HAIS

Pergantian Komisaris Baru Perkuat Tata Kelola HAIS
Pergantian Komisaris Baru Perkuat Tata Kelola HAIS

JAKARTA - Pergantian posisi dalam jajaran komisaris menjadi momentum penting bagi PT Hasnur Internasional Shipping Tbk. (HAIS). Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 1 Oktober 2025, perseroan resmi menunjuk Hendra Iskandar Lubis sebagai Komisaris Independen.

Langkah ini tidak hanya sebatas rotasi jabatan, melainkan juga bagian dari upaya memperkuat tata kelola perusahaan di tengah tantangan industri pelayaran dan logistik. Manajemen berharap perubahan struktur tersebut mampu mendukung keberlanjutan pertumbuhan kinerja perseroan.

Pergantian Kursi Komisaris

Baca Juga

Jadwal Bus DAMRI Jogja YIA Senin 30 Maret 2026 Tarif Dan Rute

Dalam RUPSLB, pemegang saham menyetujui pengangkatan Hendra Iskandar Lubis untuk menggantikan Nur Prasetyo yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Independen.

Nur Prasetyo telah lebih dulu mengajukan pengunduran diri pada 11 Juli 2025. Keputusan itu diambil karena adanya tanggung jawab profesional lain yang membutuhkan fokus penuh.

Direktur Utama HAIS, Jayanti Sari, menyampaikan apresiasi kepada Nur Prasetyo atas kontribusinya selama menjabat. “Kami menghargai dedikasi dan kontribusi Bapak Nur Prasetyo sebagai Komisaris Independen. Semoga beliau sukses dalam amanah profesional berikutnya,” ujar Jayanti pada Kamis, 2 Oktober 2025.

Harapan pada Komisaris Baru

Pergantian ini diharapkan dapat membawa energi segar bagi perseroan. Jayanti optimistis kehadiran Hendra Iskandar Lubis akan memperkuat fungsi pengawasan dan meningkatkan tata kelola perusahaan.

Lebih jauh, manajemen HAIS percaya bahwa perubahan tersebut akan memberikan dorongan positif terhadap pertumbuhan kinerja, baik dalam jangka pendek maupun panjang.

Dengan masuknya Hendra, susunan Dewan Komisaris kini terdiri atas Zainal Hadi HAS HB sebagai Komisaris Utama, Iwanho sebagai Komisaris, serta Hendra Iskandar Lubis sebagai Komisaris Independen.

Struktur Manajemen Lengkap

Selain pergantian komisaris, susunan Direksi perseroan tidak mengalami perubahan. Jayanti Sari tetap menjabat sebagai Direktur Utama.

Ia dibantu oleh Rahmad Pudjotomo, Rickie, dan Laorentina Devi yang masing-masing memegang posisi sebagai Direktur. Dengan demikian, manajemen perusahaan kini beroperasi dengan kombinasi kepemimpinan yang lebih segar.

Bagi HAIS, kehadiran komisaris independen menjadi faktor penting. Fungsi pengawasan yang lebih kuat diyakini mampu menciptakan transparansi dan mendukung praktik bisnis yang sehat di tengah ketatnya persaingan industri.

Peran Strategis HAIS di Industri Pelayaran

Sebagai bagian dari Hasnur Group, HAIS memiliki posisi penting dalam bisnis pelayaran dan logistik nasional. Perusahaan ini berfokus menyediakan layanan transportasi komoditas melalui jalur sungai dan laut.

Layanan tersebut tidak hanya menyasar pasar domestik, tetapi juga menjangkau kawasan Asia. Dengan jaringan yang semakin berkembang, HAIS terus memperkuat kontribusinya dalam rantai pasok berbagai sektor industri.

Hingga saat ini, HAIS mengoperasikan 21 set armada kapal tunda (tugboat) dan tongkang (barge) dengan kapasitas 7.500 hingga 10.000 ton. Perseroan juga mengoperasikan satu kapal khusus untuk mengangkut crude palm oil (CPO).

Fokus pada Efisiensi dan Perluasan Armada

Strategi penambahan armada menjadi salah satu langkah utama yang dijalankan perseroan. Dengan memperkuat kapasitas transportasi, HAIS berupaya meningkatkan efisiensi layanan sekaligus memperluas jangkauan operasional.

Perusahaan tidak hanya berfokus pada pengangkutan batu bara, melainkan juga membuka peluang untuk melayani berbagai komoditas lain. Diversifikasi ini menjadi kunci dalam menjaga pertumbuhan berkelanjutan di tengah dinamika pasar global.

Dinamika dan Prospek ke Depan

Pergantian susunan komisaris yang dilakukan HAIS sejalan dengan kebutuhan untuk memperkuat tata kelola. Dalam industri pelayaran yang sangat kompetitif, pengawasan yang solid menjadi modal penting untuk menjaga reputasi dan meningkatkan kepercayaan mitra bisnis.

Selain itu, pengangkatan komisaris baru juga mencerminkan keseriusan perusahaan dalam memastikan keberlanjutan bisnis. Dorongan dari dewan pengawas yang independen diharapkan mampu menjaga keseimbangan strategi, mulai dari ekspansi armada hingga efisiensi biaya.

Dengan fondasi manajemen yang kuat, HAIS diyakini dapat terus memperbesar kontribusi pada rantai pasok energi dan logistik, baik di pasar domestik maupun internasional.

Pergantian jabatan komisaris di tubuh HAIS bukan hanya sekadar formalitas. Keputusan pemegang saham untuk mengangkat Hendra Iskandar Lubis menjadi Komisaris Independen menggantikan Nur Prasetyo membawa pesan jelas: perseroan serius memperkuat tata kelola dan transparansi.

Dengan dukungan manajemen yang solid, armada yang terus berkembang, serta strategi diversifikasi komoditas, HAIS memiliki peluang besar untuk memperkuat posisinya di industri pelayaran nasional dan regional.

Langkah ini sekaligus menjadi sinyal bahwa perusahaan siap menghadapi dinamika pasar dengan kepemimpinan baru yang lebih segar dan berorientasi pada keberlanjutan.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Arus Balik Lebaran Pelni H7 Angkut 153 Ribu Penumpang Tiket Terjual Tinggi

Arus Balik Lebaran Pelni H7 Angkut 153 Ribu Penumpang Tiket Terjual Tinggi

Kinerja Keuangan BUMI 2025 Melonjak Laba Bersih Tembus Rp1,35 Triliun dan Pendapatan Naik Signifikan

Kinerja Keuangan BUMI 2025 Melonjak Laba Bersih Tembus Rp1,35 Triliun dan Pendapatan Naik Signifikan

Kinerja Keuangan ERAA 2025 Melejit Penjualan Tumbuh 17 Persen dan Laba Bersih Tembus Rp1,2 Triliun

Kinerja Keuangan ERAA 2025 Melejit Penjualan Tumbuh 17 Persen dan Laba Bersih Tembus Rp1,2 Triliun

Proyeksi Laba BRMS 2026 Melejit Tembus Rp1,6 Triliun Didukung Ekspansi Tambang dan Harga Emas Global

Proyeksi Laba BRMS 2026 Melejit Tembus Rp1,6 Triliun Didukung Ekspansi Tambang dan Harga Emas Global

Jayamas Medica (OMED) Targetkan Pendapatan Rp2,3 Triliun di 2026 Lewat Ekspansi Domestik dan Ekspor

Jayamas Medica (OMED) Targetkan Pendapatan Rp2,3 Triliun di 2026 Lewat Ekspansi Domestik dan Ekspor