Sabtu, 11 Juli 2026

BTN Tampilkan Kinerja Kuat dalam Penyaluran Pembiayaan Agustus

BTN Tampilkan Kinerja Kuat dalam Penyaluran Pembiayaan Agustus

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk melaporkan penyaluran kredit dan pembiayaan sebesar Rp355,27 triliun per Agustus 2024. Angka ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 13,05% dibandingkan tahun lalu (year-on-year), sejalan dengan komitmen perusahaan untuk meningkatkan fungsi intermediasi.

Pertumbuhan ini juga didorong oleh kinerja Unit Usaha Syariah (UUS) BTN. Menurut informasi dari situs resmi perusahaan pada Senin (23/9), pembiayaan BTN Syariah meningkat pesat sebesar 20,67% yoy, dari Rp35,1 triliun pada Agustus 2023 menjadi Rp42,36 triliun di bulan yang sama tahun ini.

Penyaluran kredit dan pembiayaan BTN juga didukung oleh peningkatan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), yang tercatat naik 16,49% yoy menjadi Rp373,88 triliun per Agustus 2024.

Baca Juga

Meredanya Ketegangan AS-Iran Dorong Penguatan Rupiah Hari Ini

Dengan kinerja positif dalam penyaluran kredit dan DPK, BTN mencatat total aset sebesar Rp456,37 triliun per Agustus 2024, meningkat 11,88% yoy dari Rp407,91 triliun pada Agustus 2023.

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menyatakan bahwa perusahaan tetap berkomitmen untuk menjaga kinerja penyaluran kredit yang positif. “Pencapaian ini menunjukkan komitmen BTN dalam mengoptimalkan fungsi intermediasi di tengah tantangan tingginya biaya dana dan ketidakpastian global,” ungkap Nixon baru-baru ini.

Redaksi

Redaksi

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Rayakan Satu Dekade, Borobudur Marathon Siapkan Ruang bagi 12.500 Pelari

Rayakan Satu Dekade, Borobudur Marathon Siapkan Ruang bagi 12.500 Pelari

Manfaatkan Dana IPO, RANS Bakal Gelar 16 Konser hingga 2028

Manfaatkan Dana IPO, RANS Bakal Gelar 16 Konser hingga 2028

Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian Alami Kenaikan Harga

Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian Alami Kenaikan Harga

IHSG Menguat Dipicu Kombinasi Sentimen Global dan Domestik

IHSG Menguat Dipicu Kombinasi Sentimen Global dan Domestik

Rupiah pada Jumat Pagi Menguat Jadi Rp18.065 per Dolar AS

Rupiah pada Jumat Pagi Menguat Jadi Rp18.065 per Dolar AS