Selasa, 31 Maret 2026

PNBP ESDM Capai 85 Persen Target APBN 2025

PNBP ESDM Capai 85 Persen Target APBN 2025
PNBP ESDM Capai 85 Persen Target APBN 2025

JAKARTA - Penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sektor energi dan sumber daya mineral menunjukkan kinerja menjanjikan. 

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan setoran PNBP per awal November telah mencapai 85% dari target APBN 2025, menandai capaian positif di tengah tantangan harga komoditas global.

Target APBN 2025 untuk PNBP dari sektor tambang, termasuk migas, mencapai Rp254,83 triliun. Bahlil menekankan pencapaian ini menjadi bukti keberhasilan strategi pemerintah dalam mengoptimalkan sumber daya alam.

Baca Juga

Pemerintah Percepat Proyek Blok Masela Senilai US$20,9 Miliar Untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional 2026

Lifting Minyak dan Gas Capai Target

Selain setoran PNBP, lifting migas juga menunjukkan tren positif. Lifting minyak tercatat mencapai 605,5 ribu barel per hari (bopd), naik 4,94% dibanding periode Januari–Oktober 2024.

Bahlil menyebut pencapaian ini berarti target produksi minyak dalam APBN telah terlampaui. “Sebentar lagi kan bulan Desember mau selesai. Bagaimana PNBP kita, PNBP kita sudah 85% dari target yang diberikan dalam APBN,” ujar Bahlil di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Tantangan PNBP Tahun Ini

Meski PNBP mendekati target, data Kementerian Keuangan menunjukkan adanya penurunan setoran sepanjang Januari–September 2025. PNBP dari sumber daya alam, termasuk migas dan minerba, mencapai Rp159,6 triliun, turun 6,2% dibanding periode sama tahun sebelumnya.

Setoran migas sebesar Rp73,3 triliun juga lebih rendah dibanding Rp82,5 triliun pada 2024. Sementara setoran nonmigas mencapai Rp86,3 triliun, sebagian besar berasal dari sektor tambang mineral dan batu bara.

Faktor Pelemahan dan Prospek

Wamenkeu Suahasil Nazara menjelaskan, pelemahan PNBP dipengaruhi harga komoditas yang lebih rendah dibanding tahun lalu. Penurunan harga minyak dan batu bara memengaruhi royalti dan volume produksi, sehingga berdampak pada penerimaan negara.

Meski begitu, Bahlil optimistis setoran PNBP hingga akhir 2025 akan mendekati target APBN. Lifting migas yang stabil dan upaya optimalisasi sektor pertambangan menjadi faktor pendorong pencapaian target secara keseluruhan.

Strategi Pemerintah Mengoptimalkan PNBP

Pemerintah terus memantau harga komoditas global dan menyesuaikan strategi fiskal agar target PNBP tetap tercapai. Optimalisasi pengelolaan migas, pemantauan produksi tambang, serta kebijakan efisiensi menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas penerimaan negara.

Dengan pencapaian 85% hingga awal November, pemerintah berharap PNBP sektor ESDM dapat berkontribusi maksimal terhadap APBN 2025, sekaligus mendukung pembangunan infrastruktur dan program prioritas nasional.

Wildan Dwi Aldi Saputra

Wildan Dwi Aldi Saputra

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Pemerintah Pastikan Tarif Listrik Tetap Stabil Mulai 1 April 2026 Demi Daya Beli Masyarakat

Pemerintah Pastikan Tarif Listrik Tetap Stabil Mulai 1 April 2026 Demi Daya Beli Masyarakat

Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan BBM Tetap Lancar Selama Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan BBM Tetap Lancar Selama Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Indonesia dan Jepang Tandatangani Pinjaman Besar Untuk Percepatan Proyek Panas Bumi Hululais Hingga 2030

Indonesia dan Jepang Tandatangani Pinjaman Besar Untuk Percepatan Proyek Panas Bumi Hululais Hingga 2030

Pemerintah Mempercepat Persetujuan RKAB Batu Bara untuk Menjaga Pasokan dan Harga Komoditas Global

Pemerintah Mempercepat Persetujuan RKAB Batu Bara untuk Menjaga Pasokan dan Harga Komoditas Global

5 Rumah Murah di Parung Panjang Mulai Rp150 Jutaan Cocok Untuk Pekerja Jakarta

5 Rumah Murah di Parung Panjang Mulai Rp150 Jutaan Cocok Untuk Pekerja Jakarta