Optimalisasi Limbah Bahan Baku Perkuat Komitmen Hijau Jhonlin Agro Raya
- Minggu, 23 November 2025
JAKARTA - Upaya menciptakan industri energi hijau yang lebih bertanggung jawab semakin ditegaskan PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JAR) melalui pengelolaan limbah produksi yang terukur dan berstandar tinggi.
Alih-alih hanya mematuhi kewajiban regulasi, perusahaan memilih menjadikan tata kelola lingkungan sebagai fondasi utama dalam menjalankan operasionalnya.
Di fasilitas produksi biodiesel yang berlokasi di Desa Batu Ampar, Kecamatan Simpang Empat, Tanah Bumbu, JAR telah menerapkan sistem pengolahan limbah fisika-kimia yang dirancang untuk memastikan seluruh air limbah memenuhi baku mutu nasional.
Baca JugaTarif Listrik PLN Stabil April–Juni 2026 Meski Krisis Energi Global Melanda Dunia
Standarisasi ini diperkuat dengan penyematan sertifikasi ISO 14001, yang menjadi indikator mutu internasional dalam pengelolaan lingkungan.
General Manager PT Jhonlin Agro Raya Tbk, Mathirlan Romadhoni, menegaskan bahwa seluruh rangkaian pengelolaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keberlanjutan industri biodiesel.
“Kami telah mengimplementasikan sertifikasi ISO 14001 sebagai bukti nyata fokus kami terhadap pengelolaan lingkungan hidup dan limbah pabrik biodiesel. Selain itu, kami juga menerapkan sistem manajemen K3 sesuai PP Nomor 50 Tahun 2012,” ujarnya.
Tahapan Pengolahan Limbah yang Berstandar Nasional
Pengolahan limbah di fasilitas JAR tidak hanya mengikuti ketentuan teknis, tetapi juga melibatkan sistem berlapis untuk memastikan kualitas air buangan tetap aman bagi lingkungan sekitar. Proses tersebut dioperasikan oleh tenaga ahli khusus yang mengawasi setiap tahapan pengolahan.
Supervisor Waste Water Treatment Plant (WWTP) PT Jhonlin Agro Raya Tbk, Kurniawan, menjelaskan rangkaian langkah yang dilakukan sebelum air limbah dilepaskan.
“Proses ini bertujuan memastikan air limbah yang dibuang telah memenuhi baku mutu. Di tahap akhir, kami menambahkan enzim dan bakteri untuk menetralkan zat organik, sementara udara dari blower membantu meningkatkan kadar oksigen di dalam air,” katanya.
Tahapan koagulasi, flokulasi, pengendapan hingga aerasi menjadi sistem kerja yang memastikan air terolah pada tingkatan optimal. Pengendalian kualitas dilakukan secara berkala sehingga standar mutu air selalu konsisten dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
PT Jhonlin Agro Raya Tbk sendiri merupakan bagian dari unit usaha PT Eshan Agro Sentosa, sub-holding bisnis kelapa sawit di bawah Jhonlin Group yang menaungi sejumlah sektor seperti pertambangan, perkebunan, dan industri lainnya.
Memperkuat Tata Kelola Lingkungan dan Keselamatan Kerja
Selain pengolahan limbah, perusahaan turut mengadopsi kebijakan lingkungan dan K3 yang dirumuskan secara ketat untuk menciptakan budaya kerja berkelanjutan. Peningkatan kapasitas SDM menjadi salah satu aspek yang diprioritaskan melalui pelatihan rutin, baik dalam aspek kesehatan, keselamatan kerja, maupun perlindungan lingkungan.
Pelaksanaan pelatihan tersebut membantu karyawan memahami risiko operasional sekaligus langkah pencegahan yang harus diterapkan. Fasilitas kerja yang aman, pemantauan limbah yang konsisten, hingga penerapan prosedur mitigasi kecelakaan menjadi bagian integral dari sistem kerja yang dibangun JAR.
Seluruh langkah tersebut menjadi bukti bahwa perusahaan tidak hanya berorientasi pada produksi biodiesel, melainkan juga pada keberlanjutan proses serta dampaknya terhadap lingkungan sekitar.
Dukungan terhadap Pembangunan Hijau di Kalimantan Selatan
Direktur Utama PT Jhonlin Agro Raya Tbk, Indra Irawan, menegaskan bahwa komitmen terhadap lingkungan merupakan nilai yang tidak dapat dipisahkan dari kegiatan bisnis perusahaan. Menurutnya, keberhasilan industri energi hijau hanya dapat dicapai apabila seluruh proses dijalankan dengan prinsip tanggung jawab lingkungan.
“Kami menyadari bahwa keberlanjutan industri energi hijau harus berjalan seiring dengan tanggung jawab terhadap lingkungan. Karena itu, kami terus memperkuat sistem pengelolaan limbah agar semakin efisien dan berkelanjutan. Langkah ini juga menjadi wujud dukungan kami terhadap pembangunan hijau di Kalimantan Selatan,” ujar Indra Irawan.
Melalui penerapan standar lingkungan yang ketat dan penguatan kebijakan internal, PT Jhonlin Agro Raya Tbk berupaya memastikan bahwa setiap produksi biodiesel membawa dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.
Komitmen tersebut selaras dengan visi perusahaan untuk menjadi pelaku industri yang tidak hanya menghasilkan energi ramah lingkungan, tetapi juga berperan dalam pembangunan berkelanjutan di wilayah Kalimantan Selatan.
Dengan optimalisasi pengolahan limbah, penerapan manajemen K3 yang terstruktur, serta pemenuhan standar ISO, JAR memperlihatkan keseriusan dalam menciptakan ekosistem industri yang lebih hijau.
Langkah ini diharapkan menjadi contoh bagi pelaku industri energi lainnya, bahwa keberlanjutan bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan untuk memastikan operasi yang bertanggung jawab dan berjangka panjang.
Wildan Dwi Aldi Saputra
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
5 Mobil Listrik Harga LCGC di Bawah 200 Juta yang Wajib Dimiliki Anak Muda 2026
- Selasa, 31 Maret 2026
Wakil Presiden Gibran Dipastikan Bakal Memulai Aktivitas Berkantor di IKN Tahun 2026
- Selasa, 31 Maret 2026
Volume Kendaraan Masuk dan Keluar Solo Mencapai Rekor Tertinggi Selama Lebaran 2026
- Selasa, 31 Maret 2026
Berita Lainnya
Update Lengkap Harga BBM Pertamina Hari Ini Senin 30 Maret 2026 di Seluruh Indonesia
- Senin, 30 Maret 2026
Tarif Listrik PLN Triwulan II Tahun 2026 Tetap, Simak Cara Hitung Token Efisien
- Senin, 30 Maret 2026
Inilah 5 Pilihan Rumah Subsidi Murah di Majalengka yang Cocok Untuk Keluarga Muda
- Senin, 30 Maret 2026












