Ketua MPR: Banjir Sumatera Jadi Pelajaran Penting untuk Kebijakan Lingkungan
- Selasa, 02 Desember 2025
JAKARTA - Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menekankan bahwa bencana banjir bandang dan longsor di beberapa wilayah Sumatera harus menjadi pelajaran bagi para pemangku kebijakan lingkungan. Tragedi ini menunjukkan dampak nyata dari kebijakan yang mengabaikan kelestarian lingkungan.
Muzani menilai dari foto-foto yang beredar, kerusakan lingkungan menjadi salah satu penyebab bencana. Ia meminta pemerintah menjadikan peristiwa ini sebagai bahan evaluasi untuk menata lingkungan secara lebih baik.
“Besar kemungkinan ada dampak dari kebijakan-kebijakan yang merusak lingkungan sehingga kini kita rasakan akibatnya,” ujar Muzani di kompleks parlemen, Jakarta, Senin, 2 Desember 2025.
Baca JugaIndonesia Jadi Magnet Investor Global dengan Kesepakatan Strategis Jepang Senilai Rp401 Triliun
Dampak Bencana terhadap Infrastruktur dan Masyarakat
Saat ini, Muzani menilai pembahasan soal kerusakan lingkungan belum tepat. Fokus utama adalah kondisi darurat akibat banjir yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, yang sangat memprihatinkan.
Kerusakan akibat bencana cukup parah, merusak infrastruktur umum, jalan, jembatan, sekolah, tempat ibadah, dan rumah-rumah warga. Kondisi ini membuat masyarakat terdampak mengalami kesulitan luar biasa dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Respons Cepat Pemerintah Pusat
Ahmad Muzani mengapresiasi respons cepat pemerintah pusat untuk memulihkan keadaan di daerah terdampak. Tindakan ini mencakup menghidupkan listrik yang padam, memulihkan alat komunikasi, serta menyalurkan kebutuhan dasar masyarakat.
Meskipun beberapa daerah hanya bisa diakses melalui udara menggunakan helikopter, pemerintah melalui BNPB, aparat kepolisian, dan TNI, bertindak cepat dan sigap. Langkah ini menumbuhkan optimisme bahwa masyarakat dapat segera bangkit dari dampak bencana.
Harapan Pemulihan Infrastruktur dan Optimisme Masyarakat
Dengan koordinasi yang baik, Muzani yakin infrastruktur yang rusak akan segera dipulihkan. Sambungan jalan, jembatan, dan fasilitas publik diharapkan kembali normal dalam waktu tidak terlalu lama.
Optimisme masyarakat pelan-pelan bisa dipulihkan seiring cepatnya penanganan darurat. Dukungan pemerintah dan aparat di lapangan menjadi kunci agar warga dapat kembali menjalani kehidupan secara normal.
Ahmad Muzani menekankan bahwa tragedi ini juga menjadi pengingat penting bagi pengambil kebijakan. Penting untuk menyeimbangkan pembangunan dan perlindungan lingkungan agar bencana serupa tidak terulang di masa depan.
Banjir bandang dan longsor ini memperlihatkan keterkaitan erat antara kerusakan lingkungan dan risiko sosial-ekonomi. Ia berharap evaluasi kebijakan ke depan dapat mengutamakan prinsip keberlanjutan lingkungan sekaligus melindungi masyarakat dari risiko bencana.
Muzani menekankan bahwa pembelajaran dari bencana ini harus bersifat menyeluruh. Evaluasi tidak hanya pada aspek lingkungan, tetapi juga pada kesiapan mitigasi dan respon cepat terhadap bencana.
Ke depan, Ketua MPR berharap kebijakan yang dibuat mampu mencegah kerusakan lingkungan lebih lanjut. Dengan begitu, Indonesia bisa mengurangi risiko bencana dan melindungi masyarakat di wilayah rawan bencana.
Nathasya Zallianty
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Prediksi Starting XI Italia Vs Bosnia Gattuso Andalkan Formasi Pemenang Lagi
- Selasa, 31 Maret 2026
Mohamed Salah Tinggalkan Liverpool, PSG dan Bayern Munich Berebut Tanda Tangannya
- Selasa, 31 Maret 2026
Real Madrid Siapkan Rodri Jadi Rekrutan Perdana Setelah Setujui Kepindahan Musim Panas
- Selasa, 31 Maret 2026
Berita Lainnya
Mendagri Tekankan Efisiensi Anggaran Daerah untuk Pembayaran Gaji PPPK Tepat Waktu
- Selasa, 31 Maret 2026
Jadwal Samsat Keliling Jadetabek Hari Ini Lengkap Lokasi dan Jam Operasional Terbaru
- Selasa, 31 Maret 2026













.jpg)