Erajaya Siap Maksimalkan Momentum Nataru dengan Strategi Omnichannel dan Stok Terjaga
- Selasa, 16 Desember 2025
JAKARTA - Menjelang Natal dan Tahun Baru 2025/2026, PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) bersiap memanfaatkan lonjakan aktivitas belanja konsumen. Perusahaan memandang periode ini bukan sekadar puncak penjualan musiman, tetapi sebagai kesempatan untuk memperkuat pengalaman pelanggan dan relevansi merek.
Head of Legal Counsel & Corporate Affairs Erajaya Group, Amelia Allen, menyatakan, ERAA mempersiapkan strategi khusus agar kinerja perusahaan tetap optimal. Fokus utama adalah menjaga stok produk, mengoptimalkan distribusi, dan memastikan layanan pelanggan tetap responsif di seluruh jaringan ritel.
Strategi Penguatan Produk dan Stok
Baca JugaKinerja INET 2025 Melejit Tajam, Pendapatan Naik 201 Persen dan Laba Melonjak Signifikan
Salah satu langkah utama ERAA adalah penguatan kurasi produk yang diminati konsumen akhir tahun. Produk yang dipersiapkan mencakup kebutuhan pribadi dan hadiah, dengan stok yang dijaga agar tersedia di berbagai kanal.
Perusahaan memastikan rantai pasok dan distribusi berjalan lancar untuk mengantisipasi lonjakan permintaan. Hal ini dilakukan agar konsumen dapat mengakses produk secara mudah, baik di toko fisik maupun secara online.
Pendekatan Omnichannel Terintegrasi
ERAA juga mengakselerasi strategi omnichannel agar pengalaman belanja lebih konsisten. Pelanggan akan merasakan kemudahan akses, fleksibilitas transaksi, serta dukungan layanan purna jual yang andal.
Program promosi akhir tahun dirancang relevan dengan kebutuhan konsumen, sekaligus memastikan integrasi mulus antara kanal offline dan online. Strategi ini juga ditujukan untuk meningkatkan loyalitas pelanggan di jangka panjang.
Kesiapan Operasional dan Layanan Responsif
Selain produk dan kanal, ERAA fokus pada kualitas interaksi di lapangan. Tim ritel dipersiapkan agar tetap profesional dan responsif di tengah tingginya aktivitas selama Nataru.
Perusahaan menekankan bahwa tujuan strategi ini tidak hanya meningkatkan volume penjualan jangka pendek. Momentum akhir tahun juga diharapkan mendukung keberlanjutan kinerja dan loyalitas pelanggan untuk jangka menengah hingga panjang.
Pendekatan tahun ini lebih adaptif terhadap perubahan perilaku konsumen yang semakin selektif dan mencari nilai lebih dari setiap pembelian. Amelia menegaskan, strategi ini sejalan dengan penguatan portofolio merek dan ekspansi berkelanjutan ERAA.
Meski tidak mengungkap target penjualan spesifik selama Nataru, ERAA tetap optimistis menghadapi prospek bisnis akhir tahun. Optimisme ini didukung oleh kemampuan perusahaan memahami preferensi konsumen di berbagai kategori produk.
Dengan persiapan matang di sisi stok, operasional, dan pengalaman belanja omnichannel, ERAA berharap dapat memaksimalkan momentum akhir tahun secara efektif. Strategi ini diharapkan memberikan dampak positif jangka panjang bagi perusahaan dan konsumen.
Nathasya Zallianty
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Prediksi Starting XI Italia Vs Bosnia Gattuso Andalkan Formasi Pemenang Lagi
- Selasa, 31 Maret 2026
Mohamed Salah Tinggalkan Liverpool, PSG dan Bayern Munich Berebut Tanda Tangannya
- Selasa, 31 Maret 2026
Real Madrid Siapkan Rodri Jadi Rekrutan Perdana Setelah Setujui Kepindahan Musim Panas
- Selasa, 31 Maret 2026
Berita Lainnya
Pendapatan Kalbe Farma Melesat, Laba Bersih Capai Triliunan Rupiah Sepanjang 2025
- Selasa, 31 Maret 2026













.jpg)