Kamis, 16 Juli 2026

Mimpi Quadruple di Liga Inggris: Arsenal Berada di Ambang Sejarah atau Sekadar Ilusi?

Mimpi Quadruple di Liga Inggris: Arsenal Berada di Ambang Sejarah atau Sekadar Ilusi?
Mimpi Quadruple di Liga Inggris: Arsenal Berada di Ambang Sejarah atau Sekadar Ilusi?

JAKARTA - Musim 2025/2026 menjadi periode yang nyaris tak terbayangkan bagi fans Arsenal di seluruh dunia.

Skuad asuhan Mikel Arteta kini berada dalam posisi langka untuk mengejar Quadruple sejati—sebuah pencapaian yang mengharuskan tim menyapu bersih Liga Champions, Premier League, Piala FA, dan Piala EFL dalam satu musim.

Setelah bertahun-tahun melakukan pembangunan skuad, kematangan yang ditunjukkan Declan Rice, Martin Odegaard, hingga Bukayo Saka kini menempatkan The Gunners sebagai kandidat kuat di semua lini.

Baca Juga

Ahli: Pola Makan dan Tidur Efektif Menjaga Suasana Hati

Peta Peluang: Seberapa Dekat Arsenal dengan Trofi?

Hingga Februari 2026, posisi Arsenal di empat kompetisi utama dapat digambarkan sebagai berikut:

Piala EFL (Carabao Cup): Langkah paling dekat menuju trofi. Arsenal telah memastikan tiket Final di Wembley pada Maret mendatang setelah menyingkirkan Chelsea dengan agregat 4-2. Mereka akan menghadapi Manchester City di partai puncak.

Liga Inggris (Premier League): Arsenal masih memimpin takhta klasemen. Meski dibayangi oleh Manchester City dan Aston Villa, konsistensi pertahanan yang digalang William Saliba memberikan jarak aman yang signifikan.

Liga Champions: Menjadi tantangan paling prestisius. Arsenal tampil sempurna dengan menyapu bersih 8 kemenangan di fase liga dan lolos ke babak 16 besar sebagai pemuncak klasemen. Ini adalah ujian mental terbesar mengingat Arsenal belum pernah mengangkat trofi "Si Kuping Besar".

Piala FA: Masih bertahan dan terus melaju, menambah beban jadwal namun menjaga harapan sapu bersih tetap hidup.

Tantangan Nyata: Jadwal Padat dan Kedalaman Skuad

Meski peluang terbuka lebar, sejarah mencatat bahwa musuh terbesar pengejar Quadruple bukan hanya lawan di lapangan, melainkan jadwal yang tidak manusiawi. Seperti yang diakui Declan Rice baru-baru ini, kelelahan fisik mulai menghantui tim setelah laga semifinal Carabao Cup.

Februari menjadi bulan penentuan di mana Arsenal harus melakoni enam laga krusial dalam waktu singkat, termasuk laga Liga Inggris yang dimajukan dan Derby London Utara. Tanpa rotasi pemain yang presisi dari Arteta, ambisi besar ini bisa saja runtuh karena badai cedera.

Regan

Regan

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Komedian Mongol Stres Kenang Temon Templar sebagai Mentor dan Sahabat

Komedian Mongol Stres Kenang Temon Templar sebagai Mentor dan Sahabat

Cara Membuat Ayam Besengek, Lauk Tradisional dengan Kuah Santan Gurih

Cara Membuat Ayam Besengek, Lauk Tradisional dengan Kuah Santan Gurih

Krim Mata vs Pelembap Wajah: Mana yang Benar-benar Dibutuhkan?

Krim Mata vs Pelembap Wajah: Mana yang Benar-benar Dibutuhkan?

Wali Kota New York Konfirmasi Taylor Swift Lunasi Biaya Pengamanan

Wali Kota New York Konfirmasi Taylor Swift Lunasi Biaya Pengamanan

Cara Membuat Ceker Ayam Mercon Pedas Gurih yang Anti Gagal

Cara Membuat Ceker Ayam Mercon Pedas Gurih yang Anti Gagal