Krim Mata vs Pelembap Wajah: Mana yang Benar-benar Dibutuhkan?
- Minggu, 12 Juli 2026
JAKARTA - Banyak orang sering merasa ragu apakah krim mata memberikan manfaat nyata atau sekadar taktik pemasaran. Dengan harga yang cenderung mahal, wajar jika muncul pertanyaan mengenai perbedaannya dengan pelembap wajah biasa. Melansir Byrdie, Jumat (10/7/2026), krim mata dirancang secara teliti dengan tekstur, sistem penyerapan, serta racikan bahan baku yang berbeda dari krim biasa. Tujuannya adalah memastikan formula bekerja aman dan efektif di area kulit yang rentan.
"Biasanya, krim mata mengandung pelembap yang lebih pekat daripada krim wajah dan sering kali memasukkan bahan aktif yang secara khusus mengatasi masalah area bawah mata," ungkap dokter kulit kosmetik dan medis spesialis peremajaan wajah, Blair Murphy-Rose, MD, FAAD.
Banyak orang mengira seluruh permukaan kulit wajah memiliki fungsi dan tingkat ketahanan yang sama, padahal area di sekitar mata memiliki struktur anatomis yang berbeda dan jauh lebih rentan.
Baca JugaCara Membuat Ayam Besengek, Lauk Tradisional dengan Kuah Santan Gurih
"Area ini lebih tipis, lebih sensitif, dan lebih rentan menunjukkan tanda-tanda penuaan dini, dehidrasi, serta iritasi dibandingkan bagian wajah lainnya," jelas dokter yang berpraktik di Newport Beach Dermatology & Plastic Surgery itu.
Secara teknis, memakai krim mata bukan hal wajib jika kondisi kulit dirasa masih prima. Namun, memberi nutrisi tambahan merupakan investasi yang baik. Dokter kulit Dara Spearman, MD, menyarankan penggunaan krim mata bagi mereka yang mulai mengalami penuaan.
"Jika kamu mulai menyadari bahwa kulit di sekitar mata setipis tisu dan berkerut, atau jika kamu memiliki garis-garis halus seperti kerutan di sudut mata, mungkin ini saatnya untuk menambahkan krim mata," papar dia.
Selain itu, krim mata dapat membantu mengatasi lingkaran hitam atau pembengkakan ringan. Untuk kerutan, retinol menjadi bahan aktif paling efektif dalam merangsang produksi kolagen. Sementara bagi yang membutuhkan hidrasi, asam hialuronat bekerja menarik air agar kulit tampak kenyal. Untuk kantung mata dan lingkaran gelap, disarankan menggunakan produk dengan kandungan kafein, vitamin K, atau arnica.
Perlu diwaspadai jika muncul efek kemerahan, sensasi menyengat, atau pembengkakan, yang menandakan produk tersebut kurang pas dengan tipe kulit. Bagi mereka yang tidak memiliki masalah spesifik, pelembap wajah yang lembut dan bebas pewangi sebenarnya sudah cukup. Satu hal yang harus diingat, jangan pernah mengoleskan produk dengan bahan aktif keras seperti asam eksfoliasi ke dekat area mata.
Sukirno
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Berita Lainnya
Intip Rutinitas Erling Haaland: Asupan 6.000 Kalori hingga Terapi Cahaya
- Minggu, 12 Juli 2026












