Rabu, 25 Maret 2026

PT PP Bergerak Cepat Pulihkan Infrastruktur dan Hidup Masyarakat Terdampak Banjir Aceh 2026

PT PP Bergerak Cepat Pulihkan Infrastruktur dan Hidup Masyarakat Terdampak Banjir Aceh 2026
PT PP Bergerak Cepat Pulihkan Infrastruktur dan Hidup Masyarakat Terdampak Banjir Aceh 2026

JAKARTA - PT PP (Persero) Tbk (PTPP) menegaskan komitmennya untuk membantu masyarakat terdampak banjir di Provinsi Aceh. Bantuan ini menjadi kelanjutan dari langkah tanggap darurat perseroan yang sebelumnya membangun infrastruktur darurat, jembatan tipe Bailey, dan huntara di Aceh dan Sumatera Utara.

Pendekatan Berkelanjutan untuk Pemulihan Pascabencana

Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyampaikan bahwa kehadiran perseroan tidak hanya pada tahap darurat, tetapi juga pada fase pemulihan lanjutan. Fokus utama adalah memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, termasuk sanitasi, akses air bersih, dan fasilitas umum.

Baca Juga

Tour & MICE KAI Wisata Dukung Angkutan Rombongan Mudik Lebaran 2026

Pemulihan pascabencana membutuhkan dukungan yang konsisten agar masyarakat dapat kembali beraktivitas normal. Joko menegaskan bahwa PTPP hadir sebagai mitra masyarakat, bukan sekadar penyedia infrastruktur, tetapi juga pelaku sosial yang peduli.

Program Strategis Pemulihan Infrastruktur dan Sanitasi

PTPP menginisiasi lima program strategis untuk mempercepat pemulihan di Bireuen, Pidie Jaya, dan Peusangan. Program ini meliputi renovasi mushola, perbaikan instalasi air bersih, pembangunan fasilitas toilet umum, serta perbaikan fasilitas publik terdampak banjir.

Tujuannya agar warga dapat kembali beribadah dengan nyaman dan aktivitas sehari-hari berjalan lancar. Program ini dijalankan pada 4–14 Februari 2026 sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perseroan yang berkelanjutan.

Peran TJSL dalam Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PTPP menegaskan peranannya sebagai perusahaan konstruksi nasional yang peduli masyarakat. Implementasi TJSL bersifat terstruktur dan responsif, tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat terdampak.

Pendekatan ini menjadi bukti bahwa pembangunan infrastruktur dan kontribusi sosial dapat berjalan seiring. Dengan demikian, pemulihan pascabencana dapat dirasakan secara menyeluruh oleh masyarakat.

Target Kontrak dan Pendapatan Perseroan Tahun 2026

Selain bantuan sosial, PTPP menargetkan kontrak baru sebesar Rp23,5 triliun tahun ini. Perseroan juga menargetkan pendapatan sekitar Rp16 triliun, sambil menunggu sejumlah proyek yang mengalami pergeseran waktu pengerjaan.

Langkah ini menunjukkan bahwa PTPP tetap menjaga kinerja bisnis sekaligus memenuhi tanggung jawab sosial. Dukungan terhadap masyarakat terdampak bencana menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk berkontribusi secara berkelanjutan.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Buka Delapan Posko Mudik di Jalur Padat Jawa-Sumatra, BSI Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Transaksi Digital bagi Pemudik

Buka Delapan Posko Mudik di Jalur Padat Jawa-Sumatra, BSI Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Transaksi Digital bagi Pemudik

Program Mudik Gratis MyPertamina Untuk Mitra Ojol Bawa Kenyamanan Pulang Kampung Saat Lebaran

Program Mudik Gratis MyPertamina Untuk Mitra Ojol Bawa Kenyamanan Pulang Kampung Saat Lebaran

AirAsia Indonesia Catat Pendapatan Fantastis dan Strategi Perluas Jaringan Penerbangan 2026

AirAsia Indonesia Catat Pendapatan Fantastis dan Strategi Perluas Jaringan Penerbangan 2026

PT Pelabuhan Tanjung Priok Siapkan Strategi Optimal Distribusi Logistik Selama Lebaran 2026

PT Pelabuhan Tanjung Priok Siapkan Strategi Optimal Distribusi Logistik Selama Lebaran 2026

ASSA Maksimalkan Momentum Ramadan dan Lebaran 2026 Lewat Ekspansi Bisnis Logistik Terintegrasi

ASSA Maksimalkan Momentum Ramadan dan Lebaran 2026 Lewat Ekspansi Bisnis Logistik Terintegrasi