Senin, 23 Maret 2026

Laporan Keuangan CIMB Niaga 2025 Tunjukkan Pertumbuhan Solid dan Strategi Berkelanjutan

Laporan Keuangan CIMB Niaga 2025 Tunjukkan Pertumbuhan Solid dan Strategi Berkelanjutan
Laporan Keuangan CIMB Niaga 2025 Tunjukkan Pertumbuhan Solid dan Strategi Berkelanjutan

JAKARTA - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) membukukan laba sebelum pajak konsolidasi sebesar Rp8,8 triliun pada 2025. Earnings per share tercatat Rp273,53, mencerminkan kontribusi positif terhadap pertumbuhan bisnis bank.

Presiden Direktur & CEO CIMB Niaga, Lani Darmawan, menekankan kualitas aset tetap terjaga. Rasio kredit bermasalah bruto (gross NPL) tercatat 1,81% dengan cost of credit (CoC) turun menjadi 0,74%, sementara return on equity (ROE) berada di level 13,0%.

Strategi Pertumbuhan dan Pengelolaan Risiko

Baca Juga

BRI Dirikan Posko Mudik BRImo 2026 di 5 Rest Area Tol Jawa, Hadirkan Layanan Istirahat, Kesehatan, dan Promo untuk Pemudik Lebaran

CIMB Niaga menjalankan strategi Forward30 untuk mempertahankan kinerja yang konsisten. Lani menekankan komitmen bank untuk menjaga kualitas aset, memperkuat dana murah (CASA), dan disiplin dalam pengelolaan biaya.

Strategi ini selaras dengan tujuan “Advancing Customers and Society”. CIMB Niaga berfokus membantu nasabah dan masyarakat mewujudkan aspirasi melalui layanan perbankan yang inovatif dan inklusif.

Likuiditas, Permodalan, dan Aset Konsolidasi

Bank menjaga posisi permodalan dan likuiditas solid dengan CAR 24,8% dan LDR 86,8%. Total aset konsolidasian mencapai Rp372,7 triliun per 31 Desember 2025, menegaskan posisi CIMB Niaga sebagai bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia.

Pertumbuhan DPK tercatat 3,8% yoy menjadi Rp270,5 triliun. CASA meningkat 10,1% yoy menjadi Rp189,5 triliun, sehingga rasio CASA mencapai 70,0%, mendukung pendanaan murah dan pengalaman nasabah yang lebih baik melalui layanan digital.

Pertumbuhan Kredit dan Pembiayaan per Segmen

Total kredit/pembiayaan konsolidasi naik 4,5% yoy menjadi Rp238,3 triliun. Pertumbuhan tertinggi berasal dari segmen Perbankan Korporat (+6,7% yoy), diikuti Perbankan Konsumer (+3,4% yoy) dan UKM (+2,0% yoy).

Kredit retail terutama didorong oleh Kredit Pemilikan Mobil (KPM) yang meningkat 10,1% yoy. Hal ini menunjukkan respons positif nasabah terhadap berbagai produk pembiayaan CIMB Niaga yang kompetitif.

Perkembangan CIMB Niaga Syariah

Unit Usaha Syariah CIMB Niaga mencatat total pembiayaan Rp55,7 triliun pada akhir 2025. DPK CIMB Niaga Syariah tercatat Rp50,3 triliun, dengan struktur pendanaan semakin efisien melalui jaringan komunitas dan kemitraan strategis berbasis prinsip syariah.

Langkah ini mendorong pertumbuhan bisnis syariah berkelanjutan. CIMB Niaga Syariah juga berkontribusi pada penguatan ekosistem keuangan syariah nasional, sejalan dengan strategi inklusi keuangan bank.

Tabel Kinerja Keuangan CIMB Niaga 2025

IndikatorNilai 2025Pertumbuhan YoYKeterangan
Laba Sebelum Pajak KonsolidasiRp8,8 triliunAudited
Earnings per ShareRp273,53
ROE13,0%Return on Equity
Gross NPL1,81%Kualitas aset terjaga
CoC0,74%Menurun yoy
Total Aset KonsolidasiRp372,7 triliunBank swasta terbesar kedua
CAR24,8%Capital Adequacy Ratio
LDR86,8%Loan to Deposit Ratio
Total DPKRp270,5 triliun+3,8%Dana pihak ketiga
CASARp189,5 triliun+10,1%Rasio CASA 70,0%
Total KreditRp238,3 triliun+4,5%Per segmen korporat, konsumer, UKM
Pembiayaan SyariahRp55,7 triliunCIMB Niaga Syariah
DPK SyariahRp50,3 triliunStruktur pendanaan efisien

Optimisme dan Strategi Tahun 2026

CIMB Niaga menargetkan pertumbuhan kredit yang prudent di tahun 2026. Fokus bank tetap pada kualitas aset, penguatan CASA, dan pengelolaan biaya yang disiplin untuk menjaga performa keuangan berkelanjutan.

Lani menegaskan komitmen bank untuk memberikan nilai tambah bagi stakeholders. Strategi ini diharapkan mampu memperkuat posisi CIMB Niaga sebagai bank inovatif yang mendukung nasabah dan masyarakat Indonesia secara luas.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

BNI Tambah Fasilitas Kredit Rp10 Triliun ke Pegadaian, Total Pembiayaan Tembus Rp25,1 Triliun untuk Perkuat Akses Pendanaan Nasional

BNI Tambah Fasilitas Kredit Rp10 Triliun ke Pegadaian, Total Pembiayaan Tembus Rp25,1 Triliun untuk Perkuat Akses Pendanaan Nasional

Jadwal Lengkap Operasional Bank BCA Saat Libur Nyepi dan Lebaran 2026, Ini Daftar Layanan Cabang yang Tetap Buka

Jadwal Lengkap Operasional Bank BCA Saat Libur Nyepi dan Lebaran 2026, Ini Daftar Layanan Cabang yang Tetap Buka

Bank Indonesia Catat Penukaran Uang Baru Jelang Lebaran 2026 Naik 85,4 Persen, Layanan Diperluas Hingga Ribuan Titik

Bank Indonesia Catat Penukaran Uang Baru Jelang Lebaran 2026 Naik 85,4 Persen, Layanan Diperluas Hingga Ribuan Titik

Harga Emas Antam di Pegadaian 17 Maret 2026 Turun Rp5.000, Simak Daftar Jual dan Buyback

Harga Emas Antam di Pegadaian 17 Maret 2026 Turun Rp5.000, Simak Daftar Jual dan Buyback

Update Harga Buyback Emas Antam 17 Maret 2026, Cocok untuk Investor dan Pemula

Update Harga Buyback Emas Antam 17 Maret 2026, Cocok untuk Investor dan Pemula