Senin, 23 Maret 2026

GandengTangan Catat TWP90 Rendah Meski Dinamika UMKM Pasca Lebaran

GandengTangan Catat TWP90 Rendah Meski Dinamika UMKM Pasca Lebaran
GandengTangan Catat TWP90 Rendah Meski Dinamika UMKM Pasca Lebaran

JAKARTA - Fintech P2P lending PT Kreasi Anak Indonesia (GandengTangan) menilai dinamika bisnis UMKM berpengaruh terhadap tingkat kredit macet pasca Lebaran. Lonjakan permintaan menjelang Ramadan dan Lebaran memicu kebutuhan modal kerja yang lebih besar bagi pelaku usaha.

Direktur Utama GandengTangan, Mushfi Ridho, mengatakan sektor seperti food and beverage dan produk konsumen mengalami peningkatan produksi dan stok barang. Kenaikan aktivitas ini mencerminkan perubahan siklus bisnis UMKM yang wajar terjadi setiap tahun.

Pengaruh Siklus Bisnis Terhadap Arus Kas

Baca Juga

BRI Dirikan Posko Mudik BRImo 2026 di 5 Rest Area Tol Jawa, Hadirkan Layanan Istirahat, Kesehatan, dan Promo untuk Pemudik Lebaran

Setelah periode Lebaran, aktivitas konsumsi biasanya kembali normal sehingga arus kas usaha menyesuaikan. Mushfi menjelaskan fase transisi ini dapat memengaruhi ketepatan pembayaran UMKM dalam jangka pendek.

“Apalagi jika perputaran stok atau pembayaran dari mitra usaha lebih lambat dari proyeksi, arus kas usaha ikut terdampak,” ujarnya. Hal ini menunjukkan bahwa kenaikan TWP90 seusai Lebaran lebih berkaitan dengan siklus usaha daripada masalah fundamental UMKM.

Pendekatan GandengTangan dalam Pengelolaan Risiko

Dalam konteks pembiayaan produktif, GandengTangan menekankan pentingnya memahami model bisnis dan siklus usaha UMKM. Proses underwriting tidak hanya menilai kredit, tetapi juga menganalisis arus kas, sektor bisnis, dan posisi UMKM dalam rantai nilai usaha.

Pendekatan ini bertujuan agar pembiayaan produktif tetap terkendali dan membantu UMKM memanfaatkan momentum bisnis tanpa menambah risiko signifikan. Analisis mendalam memungkinkan platform fintech memberikan pembiayaan tepat sasaran.

Penguatan Portofolio dan Diversifikasi Sektor

Selain underwriting, GandengTangan memperkuat pengelolaan portofolio melalui diversifikasi sektor. Monitoring usaha secara aktif dan komunikasi intens dengan UMKM menjadi bagian strategi menjaga kualitas pembiayaan.

Pendekatan ini membantu mengurangi risiko kredit macet sekaligus memastikan pembiayaan produktif menjadi katalis pertumbuhan UMKM. Perusahaan berfokus pada pemantauan arus kas dan kinerja usaha secara real time.

TWP90 dan Tren Risiko Kredit Fintech

Berdasarkan data perusahaan, GandengTangan mencatat TWP90 sebesar 0,03% per 4 Maret 2026. Angka ini menunjukkan pengelolaan risiko yang baik meski ada dinamika bisnis pasca Lebaran.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat risiko kredit macet fintech lending secara agregat mengalami peningkatan, TWP90 per Januari 2026 sebesar 4,38%. Angka ini naik dari Desember 2025 yang tercatat 4,32% dan dibandingkan Januari 2025 yang sebesar 2,52%, namun masih berada di bawah batas aman ketentuan OJK sebesar 5%.

Optimisme dan Tantangan ke Depan

Meskipun ada fluktuasi TWP90, GandengTangan optimis pembiayaan produktif tetap dapat menjadi pendorong pertumbuhan UMKM. Strategi pemahaman siklus usaha, pengelolaan risiko, dan diversifikasi portofolio menjadi kunci keberhasilan menghadapi dinamika bisnis pasca Lebaran.

Perusahaan terus berupaya menjaga kualitas pembiayaan agar UMKM tetap memperoleh modal tepat waktu. Dengan langkah-langkah ini, GandengTangan memastikan kredit produktif berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

BNI Tambah Fasilitas Kredit Rp10 Triliun ke Pegadaian, Total Pembiayaan Tembus Rp25,1 Triliun untuk Perkuat Akses Pendanaan Nasional

BNI Tambah Fasilitas Kredit Rp10 Triliun ke Pegadaian, Total Pembiayaan Tembus Rp25,1 Triliun untuk Perkuat Akses Pendanaan Nasional

Jadwal Lengkap Operasional Bank BCA Saat Libur Nyepi dan Lebaran 2026, Ini Daftar Layanan Cabang yang Tetap Buka

Jadwal Lengkap Operasional Bank BCA Saat Libur Nyepi dan Lebaran 2026, Ini Daftar Layanan Cabang yang Tetap Buka

Bank Indonesia Catat Penukaran Uang Baru Jelang Lebaran 2026 Naik 85,4 Persen, Layanan Diperluas Hingga Ribuan Titik

Bank Indonesia Catat Penukaran Uang Baru Jelang Lebaran 2026 Naik 85,4 Persen, Layanan Diperluas Hingga Ribuan Titik

Harga Emas Antam di Pegadaian 17 Maret 2026 Turun Rp5.000, Simak Daftar Jual dan Buyback

Harga Emas Antam di Pegadaian 17 Maret 2026 Turun Rp5.000, Simak Daftar Jual dan Buyback

Update Harga Buyback Emas Antam 17 Maret 2026, Cocok untuk Investor dan Pemula

Update Harga Buyback Emas Antam 17 Maret 2026, Cocok untuk Investor dan Pemula