Jumat, 10 Januari 2025

PIEP Sukses Mengembangkan Sistem IPASS: Inovasi Terkini dalam Pengelolaan Proyek

PIEP Sukses Mengembangkan Sistem IPASS: Inovasi Terkini dalam Pengelolaan Proyek

JAKARTA - PT Pertamina Internasional EP (PIEP) telah berhasil merancang Integrated Project Activities & Surveillance System (IPASS), sebuah platform informasi canggih yang bertujuan untuk memantau, mengontrol, dan mengevaluasi proyek-proyek secara menyeluruh. Direktur Utama PIEP, Jaffee A. Suardin, mengungkapkan apresiasinya terhadap tim yang telah berkontribusi dalam inovasi ini. IPASS, yang merupakan adaptasi dari sistem yang digunakan oleh Pertamina Hulu Rokan (PHR), telah disempurnakan sesuai dengan kebutuhan PIEP. Dengan kemampuan deteksi dini IPASS terhadap indikator kinerja proyek, manajemen dapat mengambil keputusan secara tepat waktu berdasarkan data yang terukur.

Melalui dashboard IPASS Project Pipeline dan Critical Project Monitoring, para pimpinan dapat memonitor dan mengevaluasi proyek-proyek prioritas secara terpusat selama berbagai fase pelaksanaan, sejalan dengan prinsip OTOBOSOR (on time - on budget - on specification - on return).

Sudianto Lumban Tobing, Manager Projects, menjelaskan bahwa pengembangan IPASS memakan waktu sekitar 5 bulan. Sistem ini melalui beberapa tahap mulai dari perencanaan hingga penutupan proyek. Tahap perencanaan menjadi titik awal dalam menetapkan timeline, anggaran, dan manfaat yang diharapkan dari proyek. Tahap pelaksanaan bertujuan untuk memantau proyek secara menyeluruh serta memastikan kepatuhan terhadap timeline dan anggaran yang telah ditetapkan. Sementara tahap penutupan proyek bertujuan untuk menjamin penyelesaian proyek secara fisik dan finansial serta penutupan Final Investment Decision (FID) segera setelah proyek selesai sepenuhnya.

Baca Juga

PT Hotel Indonesia Natour Sambut Libur Nataru 2025 dengan Atraksi Spesial di Bali

PIEP berharap IPASS dapat diimplementasikan secara berkelanjutan dan menyeluruh di seluruh perusahaan. Saat ini, PIEP sedang mengawasi 71 proyek utama dengan nilai lebih dari $1,5 miliar. Untuk memastikan kelancaran pelaksanaan portofolio proyek, perusahaan telah memprioritaskan pengembangan sistem manajemen proyek yang terintegrasi, terukur, dan transparan.

Redaksi

Redaksi

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) Peroleh Tambahan Fasilitas Kredit dari Bank BCA Senilai Rp14 Miliar

PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) Peroleh Tambahan Fasilitas Kredit dari Bank BCA Senilai Rp14 Miliar

Medco Energi (MEDC) Siapkan Penerbitan Obligasi Rp2,5 Triliun pada 2025 untuk Pelunasan Utang Jatuh Tempo

Medco Energi (MEDC) Siapkan Penerbitan Obligasi Rp2,5 Triliun pada 2025 untuk Pelunasan Utang Jatuh Tempo

Pefindo Pertahankan Peringkat idA+ untuk Barito Pacific (BRPT) dengan Catatan Stabil dan Prospek Tertantang

Pefindo Pertahankan Peringkat idA+ untuk Barito Pacific (BRPT) dengan Catatan Stabil dan Prospek Tertantang

Wulan Guritno Mundur dari Posisi Komisaris Independen di PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY)

Wulan Guritno Mundur dari Posisi Komisaris Independen di PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY)

Bank Mandiri Perluas Layanan Transfer Valas di Livin' by Mandiri dengan Tujuh Mata Uang Baru

Bank Mandiri Perluas Layanan Transfer Valas di Livin' by Mandiri dengan Tujuh Mata Uang Baru