Sabtu, 11 Juli 2026

Sambut 1 Muharram, Menag Ajak Umat Islam Lakukan Transformasi Diri

Sambut 1 Muharram, Menag Ajak Umat Islam Lakukan Transformasi Diri
Menteri Agama Nasaruddin Umar. (Sumber : NET)

JAKARTA - Jakarta, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengimbau seluruh umat Islam agar tidak hanya menganggap Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai pergantian penanggalan semata, melainkan sebagai waktu yang tepat untuk mengubah perilaku ke arah yang lebih positif.

“Semangat hijrah harus diwujudkan dalam aksi konkret yang membawa manfaat bagi masyarakat luas. Hijrah itu bukan sekadar perpindahan tempat dari satu titik ke titik lain, melainkan sebuah transformasi spiritual dan sosial menuju pribadi yang lebih baik,” ujar Menag dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Menag menuturkan bahwa spirit hijrah semestinya terlihat melalui sikap peduli terhadap sesama, upaya menjaga lingkungan hidup, serta keteguhan untuk senantiasa menciptakan kemaslahatan di tengah-tengah masyarakat.

Baca Juga

Rapat Paripurna DPR Setujui 7 Anggota KIP Periode 2026-2030

Baginya, inti dari menjalankan agama adalah menyebarkan kasih sayang dan bukan menebar permusuhan. Nasaruddin Umar berpesan agar narasi keagamaan tidak disalahgunakan untuk tujuan memecah belah persatuan bangsa.

“Kalau kami mau mengukur apakah kami beragama atau tidak, lihatlah seberapa besar rasa cinta kami terhadap sesama. Kalau ada orang berbicara tentang agama tetapi mengumbar kebencian, maka sesungguhnya ia sedang menjauh dari substansi ajaran agama itu sendiri,” kata Menag.

Selain sebagai ajang refleksi diri, Menag turut menyerukan penataan ulang peran masjid di masa modern ini. Mengacu pada sejarah penetapan kalender Hijriah di era Khalifah Umar bin Khattab, peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW adalah titik awal lahirnya peradaban baru. Pada masa itu, masjid mempunyai fungsi yang mencakup berbagai sektor.

Menurutnya, masjid tidak boleh bersikap pasif dan sekadar menjadi lokasi ibadah ritual saja, tetapi harus hidup sebagai pusat kegiatan pendidikan, musyawarah, hingga sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Masjid harus terus menjadi pusat peradaban yang menghadirkan manfaat bagi umat dan memperkuat persatuan serta kepedulian sosial,” ujar dia.

Arjun Septa Aji

Arjun Septa Aji

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Pemerintah Siapkan Skema Baru agar Beban Jemaah Haji 2027 Ringan

Pemerintah Siapkan Skema Baru agar Beban Jemaah Haji 2027 Ringan

Draf RUU Keamanan Siber Tertutup, Komisi I DPR Menuai Kritik

Draf RUU Keamanan Siber Tertutup, Komisi I DPR Menuai Kritik

DPR RI Setujui 15 RUU Kabupaten/Kota Kalimantan Jadi Usul Inisiatif

DPR RI Setujui 15 RUU Kabupaten/Kota Kalimantan Jadi Usul Inisiatif

Hari Bhayangkara ke-80: Ini Tema Resmi dan Makna Filosofis Logonya

Hari Bhayangkara ke-80: Ini Tema Resmi dan Makna Filosofis Logonya

Pemerintah Usul Nilai Manfaat BPKH 60 Persen demi Ringankan Haji

Pemerintah Usul Nilai Manfaat BPKH 60 Persen demi Ringankan Haji