Senin, 13 Juli 2026

Kementan Salurkan 140 Ribu Bibit Kelapa Dalam di Kalsel

Kementan Salurkan 140 Ribu Bibit Kelapa Dalam di Kalsel
Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Kalimantan Selatan (BRMP Kalsel), Dr. Wahida Annisa Yusuf.

BANJARBARU – Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan) menyalurkan bantuan berupa 140.000 butir bibit kelapa dalam di Kalimantan Selatan (Kalsel) tahun ini. 

Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung pengembangan kawasan perkebunan kelapa seluas 1.100 hektare.

"Sebanyak 140.000 butir bibit kelapa dalam ini untuk memenuhi kebutuhan pengembangan kawasan kelapa seluas 1.100 hektare," kata Plt Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Kalimantan Selatan (BRMP Kalsel), Dr. Wahida Annisa Yusuf, di Banjarbaru, Jumat (12/6/2026). 

Baca Juga

Capaian Sensus Ekonomi 2026: Nasional 40%, Papua Pegunungan Terendah

Wahida menjelaskan bahwa bantuan ini dialokasikan ke dua wilayah, yakni Kabupaten Barito Kuala seluas 600 hektare yang tersebar di Kecamatan Jejangkit, Tamban, dan Tabunganen, serta Kabupaten Tanah Bumbu seluas 500 hektare di Kecamatan Satui.

Terkait ketersediaan bibit, Wahida menyebutkan bahwa CV Mandiri Putra telah menyiapkan kebutuhan tersebut. 

Sebanyak 70.000 butir bibit berasal dari sumber lokal Kalimantan Selatan, yakni dari Kecamatan Tamban (Kabupaten Barito Kuala) dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan. 

Sementara itu, 70.000 butir bibit sisanya didatangkan dari penangkar benih di Jawa Tengah.

Guna memastikan penyaluran bantuan tepat waktu dan sesuai rencana, BRMP Kalsel telah melakukan pengawasan secara intensif. 

Kelapa dalam sendiri merupakan varietas tradisional dengan batang tinggi yang mencapai 15 hingga 30 meter. 

Varietas ini dikenal tahan lama dan menjadi tulang punggung produksi kopra, minyak kelapa, serta bahan baku santan dan gula merah.

Sukirno

Sukirno

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Risiko Fiskal Menanti, Pemerintah Diminta Evaluasi Mandatori B50

Risiko Fiskal Menanti, Pemerintah Diminta Evaluasi Mandatori B50

Dukung Swasembada Pangan, Lima Bendungan Baru Resmi Beroperasi

Dukung Swasembada Pangan, Lima Bendungan Baru Resmi Beroperasi

Dermaga Minim, Gapasdap: Kapal Penyeberangan Jawa-Bali Menganggur

Dermaga Minim, Gapasdap: Kapal Penyeberangan Jawa-Bali Menganggur

Dekopin Berkomitmen Modernisasi Koperasi Lewat Regenerasi Gen Z

Dekopin Berkomitmen Modernisasi Koperasi Lewat Regenerasi Gen Z

Kemenekraf Jajaki Kolaborasi Strategis dengan Pusat Perbelanjaan

Kemenekraf Jajaki Kolaborasi Strategis dengan Pusat Perbelanjaan