Senin, 13 Juli 2026

Mendag Dorong Mahasiswa Ekspor Produk Lewat Marketplace

Mendag Dorong Mahasiswa Ekspor Produk Lewat Marketplace
Mendag Budi Santoso.

BOGOR - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso alias Busan, mendorong para mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk membidik ceruk pasar ekspor ke berbagai negara tetangga. 

Pesan ini disampaikan Busan saat menjadi pembicara dalam acara Campuspreneur: Pengembangan Wirausaha Muda Berorientasi Ekspor di IPB, Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/6/2026). Menurut Busan, saat ini marketplace telah mempermudah akses penjualan produk ke luar negeri.

"Shopee sekarang sudah memfasilitasi ekspor, ya. Bisa ke Filipina, ke Manila, ke Malaysia, ya, Singapura juga, ya. Jadi melalui platform e-commerce-nya," kata Busan. 

Baca Juga

Capaian Sensus Ekonomi 2026: Nasional 40%, Papua Pegunungan Terendah

Ia menjelaskan bahwa meskipun dunia saat ini menghadapi tantangan geopolitik seperti konflik di Timur Tengah yang berdampak pada kenaikan biaya logistik, kondisi tersebut tetap membuka peluang bagi komoditas Indonesia untuk menembus pasar internasional. 

"Ekspor kami Januari–April ini meningkat 5,46 persen, ya. Surplus kami sekarang 5,6 miliar US dollar. Dan ini 72 bulan berturut-turut kami surplus terus, ya. Jadi kami optimistis," ujarnya.

Dalam upaya memfasilitasi pelaku usaha muda, Kemendag memiliki program UMKM Bisa Ekspor. 

Program ini memberikan pendampingan agar produk UMKM dapat memenuhi standar ekspor hingga dipertemukan dengan pembeli internasional melalui atase perdagangan (ITPC). 

Hasilnya cukup signifikan, di mana pada tahun lalu transaksi mencapai 134,8 juta US dollar, dan pada periode Januari–April tahun ini telah menyentuh 193,88 juta US dollar.

Salah satu kisah sukses yang diangkat adalah mahasiswa Departemen Agribisnis IPB, Al Fiqie, yang kini menjabat sebagai CEO PT Eksport Tani Nusantara. 

Ia berhasil mengekspor produk pertanian ke Bangladesh dan Maladewa, serta baru saja menandatangani nota kesepahaman (MoU) penjualan produk pertanian ke China senilai Rp 33 miliar. 

"Kami pengin ya anak-anak kami, mahasiswa ini, nanti ketika mencari pasar itu mudah. Jadi seperti Mas Fiqie ini," ungkap Busan.

Sukirno

Sukirno

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Risiko Fiskal Menanti, Pemerintah Diminta Evaluasi Mandatori B50

Risiko Fiskal Menanti, Pemerintah Diminta Evaluasi Mandatori B50

Dukung Swasembada Pangan, Lima Bendungan Baru Resmi Beroperasi

Dukung Swasembada Pangan, Lima Bendungan Baru Resmi Beroperasi

Dermaga Minim, Gapasdap: Kapal Penyeberangan Jawa-Bali Menganggur

Dermaga Minim, Gapasdap: Kapal Penyeberangan Jawa-Bali Menganggur

Dekopin Berkomitmen Modernisasi Koperasi Lewat Regenerasi Gen Z

Dekopin Berkomitmen Modernisasi Koperasi Lewat Regenerasi Gen Z

Kemenekraf Jajaki Kolaborasi Strategis dengan Pusat Perbelanjaan

Kemenekraf Jajaki Kolaborasi Strategis dengan Pusat Perbelanjaan