Senin, 13 Juli 2026

PTPN I Genjot Produksi Tebu demi Dukung Program Bioetanol E10

PTPN I Genjot Produksi Tebu demi Dukung Program Bioetanol E10
Sekretaris Perusahaan PTPN I, Aris Handoyo.

JAKARTA — PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I berkomitmen memperkuat pengembangan komoditas tebu nasional guna memenuhi kebutuhan gula konsumsi sekaligus mendukung target pemerintah dalam program bioetanol E10. 

Sekretaris Perusahaan PTPN I, Aris Handoyo, menjelaskan bahwa peningkatan produksi ini krusial untuk memastikan pasokan bahan baku gula serta molase sebagai bahan utama pembuatan bioetanol tersedia secara memadai.

"Hasil pengolahan tebu tidak hanya untuk gula, tapi juga molase sebagai bahan baku etanol. Dengan meningkatkan produksi, pembagian alokasi untuk gula dan etanol bisa lebih optimal," ujar Aris di Jakarta, Senin malam (15/6/2026).

Baca Juga

Capaian Sensus Ekonomi 2026: Nasional 40%, Papua Pegunungan Terendah

Langkah ini dilakukan sebagai dukungan nyata PTPN I terhadap target dasar yang ditetapkan oleh Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam rangka mencapai kemandirian energi berbasis domestik. 

Untuk mewujudkan hal tersebut, perusahaan terus memperluas areal tanam di berbagai wilayah potensial, termasuk di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, serta menjalankan program peningkatan produktivitas lahan.

Strategi intensifikasi dan ekstensifikasi ini diharapkan dapat menciptakan fleksibilitas dalam pengelolaan bahan baku, sehingga target swasembada pangan (gula) dan ketahanan energi (bioetanol) dapat dicapai secara beriringan. 

PTPN I menegaskan bahwa pengembangan tebu menjadi sektor strategis yang tidak hanya memperkuat ekonomi nasional, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani melalui pemanfaatan sumber daya pertanian dalam negeri yang lebih produktif.

Sukirno

Sukirno

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Risiko Fiskal Menanti, Pemerintah Diminta Evaluasi Mandatori B50

Risiko Fiskal Menanti, Pemerintah Diminta Evaluasi Mandatori B50

Dukung Swasembada Pangan, Lima Bendungan Baru Resmi Beroperasi

Dukung Swasembada Pangan, Lima Bendungan Baru Resmi Beroperasi

Dermaga Minim, Gapasdap: Kapal Penyeberangan Jawa-Bali Menganggur

Dermaga Minim, Gapasdap: Kapal Penyeberangan Jawa-Bali Menganggur

Dekopin Berkomitmen Modernisasi Koperasi Lewat Regenerasi Gen Z

Dekopin Berkomitmen Modernisasi Koperasi Lewat Regenerasi Gen Z

Kemenekraf Jajaki Kolaborasi Strategis dengan Pusat Perbelanjaan

Kemenekraf Jajaki Kolaborasi Strategis dengan Pusat Perbelanjaan