Sabtu, 11 Juli 2026

DPR Usul Danantara Wajib Punya Target Kontribusi ke Investasi & PDB

DPR Usul Danantara Wajib Punya Target Kontribusi ke Investasi & PDB
Anggota Banggar DPR. Dolfie Othniel Fredric.

JAKARTA - Anggota Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (Banggar DPR), Dolfie Othniel Fredric, mengusulkan agar Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara diberikan target kontribusi terhadap kinerja investasi yang menjadi komponen pendorong pertumbuhan ekonomi. 

Usulan ini muncul lantaran dalam Rancangan Anggaran Pembiayaan Belanja Negara (RAPBN) 2027, pemerintah menargetkan total kontribusi investasi sebesar Rp8.666 triliun hingga Rp8.743 triliun, namun tidak mencantumkan sumber investasi dari Danantara secara eksplisit.

"Di manakah BPI Danantara kontribusinya? harus dicantumkan, Danantara ini kan melakukan investasi. Berkontribusi enggak terhadap pertumbuhan ekonomi? Sehingga saya mengusulkan untuk dimasukkan juga sebagai salah satu kebijakan dalam mencapai sasaran pertumbuhan ekonomi maka investasi diperkuat dengan kontribusi BPI Danantara," kata Dolfie dalam rapat Banggar bersama pemerintah, Rabu (17/6/2026).

Baca Juga

Bank Mantap Siapkan Produk dan Ekosistem Kesehatan bagi Kaum Lansia

Dolfie menekankan bahwa langkah ini krusial untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas. 

Ia menilai janggal apabila dana besar yang dikelola Danantara tidak dimasukkan dalam skenario pertumbuhan ekonomi nasional, sementara dana internal masyarakat justru dihitung sebagai komponen pendukung.

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Harian (Plh) Direktur Jenderal Stabilitas Ekonomi dan Fiskal (DJSEF), Ferry Ardiyanto, menjelaskan bahwa kontribusi Danantara sejatinya sudah terakomodasi dalam tabel sumber pembiayaan investasi BUMN. 

"Dan memang di situ ada kontribusi dari Danantara karena kontributor investasi ini dapat dari pemerintah, kemudian dari BUMN Danantara dan juga dari swasta," ujarnya.

Pemerintah membagi proyeksi sumber kontribusi investasi tahun 2027 menjadi tiga kategori utama, yaitu:

Investasi Pemerintah: Rp417,85 triliun - Rp499,74 triliun (share 4,82%).

Investasi BUMN (termasuk Danantara): Rp309,71 triliun - Rp350,17 triliun (share 3,57%).

Investasi Swasta/Masyarakat: Terdiri dari kredit perbankan, penerbitan saham, obligasi korporasi, dan dana internal masyarakat dengan total share mencapai 91,61% atau senilai Rp6.751,71 triliun - Rp6.492,89 triliun.

Secara keseluruhan, total target investasi tahun 2027 ditetapkan dalam rentang Rp8.666,60 triliun hingga Rp8.743,45 triliun.

Sukirno

Sukirno

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Sentimen Positif Menguat, IHSG Berpeluang Uji Level 6.000 Pekan Depan

Sentimen Positif Menguat, IHSG Berpeluang Uji Level 6.000 Pekan Depan

Mulai 15 Juli, Isi Saldo GoPay via Mandiri Dikenakan Biaya Rp1.200

Mulai 15 Juli, Isi Saldo GoPay via Mandiri Dikenakan Biaya Rp1.200

Syarat dan Cara Tukar Uang Rusak di Bank Indonesia via Aplikasi

Syarat dan Cara Tukar Uang Rusak di Bank Indonesia via Aplikasi

Perkuat Swasembada Pangan, Mentan Amran Fokus Kembangkan Lahan di Papua

Perkuat Swasembada Pangan, Mentan Amran Fokus Kembangkan Lahan di Papua

BPS Berupaya Tingkatkan Pendataan UMKM Perempuan di Sensus Ekonomi 2026

BPS Berupaya Tingkatkan Pendataan UMKM Perempuan di Sensus Ekonomi 2026