Sabtu, 11 Juli 2026

BI Rate Naik, Amar Bank Tidak Buru-Buru Ubah Suku Bunga

BI Rate Naik, Amar Bank Tidak Buru-Buru Ubah Suku Bunga
Suku Bunga BI Naik, Amar Bank Masih Tahan Penyesuaian Bunga [FOTO : NET].

JAKARTA — Keputusan Bank Indonesia (BI) yang kembali mengerek suku bunga acuan atau BI Rate tidak langsung membuat PT Bank Amar Indonesia Tbk. (AMAR) menyesuaikan tingkat suku bunga bank. 

SVP Finance Amar Bank, David Wirawan, menyampaikan bahwa selain BI Rate, perseroan dalam menetapkan suku bunga bank turut memperhitungkan kondisi pasar serta permintaan nasabah.

“Jadi kami tidak akan langsung menyesuaikan suku bunga kami,” kata David dalam Paparan Publik, Kamis (18/6/2026).

Baca Juga

Rupiah Melemah ke Rp18.128, Pasar Soroti APBN dan Isu Timur Tengah

Meskipun begitu, David memastikan bahwa suku bunga Amar Bank tetap kompetitif agar tidak menghambat permintaan pembiayaan di tengah melambatnya ekonomi. Perlu diketahui, BI kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 bps menjadi 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang berlangsung pada 17–18 Juni 2026.

 Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur BI, Perry Warjiyo, saat mengumumkan hasil RDG hari ini. Bersamaan dengan itu, bank sentral juga menaikkan suku bunga Deposit Facility dan Lending Facility masing-masing sebesar 25 bps menjadi 4,75% dan 6,5%.

“Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada tanggal 17 dan 18 Juni 2026 memutuskan untuk menaikkan BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75%,” ujar Perry dalam konferensi pers, Kamis (18/6/2026).

Sebelumnya, sebagian proyeksi ekonom yang dihimpun Bisnis memprakirakan BI masih akan mengerek suku bunga acuan pada RDG periode 17–18 Juni 2026. 

Bahkan, terdapat proyeksi kenaikan sebesar 50 bps hingga mencapai 6,0%. Sebagian lainnya memproyeksikan suku bunga bakal ditahan. Meski begitu, pada dasarnya kalangan ekonom memprakirakan otoritas moneter tetap mengedepankan stabilitas.

Andika Riyan Satriya Nugraha

Andika Riyan Satriya Nugraha

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Rupiah Melemah ke Rp18.128, Ini Proyeksi hingga Akhir Tahun

Rupiah Melemah ke Rp18.128, Ini Proyeksi hingga Akhir Tahun

BEI: Minat IPO Terjaga, 5 Emiten Antre Incar Dana Rp2,47 Triliun

BEI: Minat IPO Terjaga, 5 Emiten Antre Incar Dana Rp2,47 Triliun

OJK Sita Aset Asuransi Jiwa Prolife Senilai Rp113,97 Miliar

OJK Sita Aset Asuransi Jiwa Prolife Senilai Rp113,97 Miliar

BI Prakirakan Kinerja Penjualan Eceran Juni 2026 Tetap Terjaga

BI Prakirakan Kinerja Penjualan Eceran Juni 2026 Tetap Terjaga

Harga Buyback Emas Antam, UBS, & Galeri 24 di Pegadaian Rabu 8 Juli

Harga Buyback Emas Antam, UBS, & Galeri 24 di Pegadaian Rabu 8 Juli