Sabtu, 11 Juli 2026

Ikut Kunker Gibran ke NTT, Mahasiswa Dukung MBG dan KDMP di Daerah 3T

Ikut Kunker Gibran ke NTT, Mahasiswa Dukung MBG dan KDMP di Daerah 3T
Gibran Kunker ke NTT, Mahasiswa Dorong Pemerataan Lewat MBG dan KDMP [FOTO : NET].

JAKARTA — Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Rapid Bena Matin, menyatakan dukungannya terhadap keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di daerah 3T. 

Rapid adalah satu dari beberapa mahasiswa yang diajak Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam kunjungan kerja ke sejumlah wilayah, termasuk Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Kamis (18/6/2026).

Selama kunjungan di NTT, Gibran mendatangi SMPN 1 Ndona dan SDN Wolomoni, sekolah yang sempat viral terkait isu penggusuran oleh KDMP. 

Baca Juga

Prabowo Ingatkan Polri: Jadikan Rakyat Prioritas Utama

Di SDN Wolomoni, Gibran berdialog dengan masyarakat setempat. Dalam dialog tersebut, Rapid menyampaikan pandangannya bahwa program MBG dan KDMP sangat krusial bagi pemerataan pembangunan.

"Di sini kami bisa melihat secara langsung bagaimana kenyataan di lapangan bahwasannya di daerah 3 T yang jauh. Ini kami hidup di perkotaan dengan segala akses yang mudah, dan di sini diberikan kesempatan yang berharga untuk bisa melihat secara langsung bagaimana sih kondisi masyarakat," ujar Rapid.

Rapid menjelaskan bahwa MBG berfungsi mencegah stunting, sementara KDMP bertujuan memeratakan ekonomi. Oleh karena itu, kedua program tersebut dianggap perlu hadir di wilayah 3T.

"Supaya apa? Supaya tidak terjadi kesenjangan antara kehidupan kota maupun kehidupan di daerah 3 T. Jadi semua wilayah, baik itu dari kota sampai desa, itu perlu diperhatikan, perlu dibangun sama-sama," tutur Rapid.

Gibran menyoroti poin mengenai pemerataan yang disampaikan Rapid. Menurutnya, pembangunan saat ini tidak lagi bersifat Jawa sentris, melainkan harus Indonesia sentris.

"Nah itu Bapak-Ibu ya, tadi yang kami highlight adalah kesenjangannya ya. Jadi sekarang yang namanya pembangunan itu sudah tidak lagi Jawa sentris, tapi Indonesia sentris ya," ujar Gibran.

Selain Rapid, empat mahasiswa lain yang turut serta dalam kunjungan kerja tersebut adalah Keletus Sakaro (Universitas Sanata Dharma), Daffa Ulhaq (Universitas Indonesia), Nolan Christoper Adam (Universitas Pelita Harapan), dan Salsabila Maulida (Institut Seni Budaya Indonesia).

Andika Riyan Satriya Nugraha

Andika Riyan Satriya Nugraha

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Kemenhan, Kemenhum, & Komisi I Bahas RUU Ratifikasi Pertahanan

Kemenhan, Kemenhum, & Komisi I Bahas RUU Ratifikasi Pertahanan

DPR dan Pemerintah Setujui RUU Ratifikasi Pertahanan dengan 2 Negara

DPR dan Pemerintah Setujui RUU Ratifikasi Pertahanan dengan 2 Negara

Di Depan Prabowo, Kapolri Beberkan Kelola 1.415 SPPG

Di Depan Prabowo, Kapolri Beberkan Kelola 1.415 SPPG

Prabowo Puji SPPG Polri, Sebut Punya Dapur MBG Terbaik

Prabowo Puji SPPG Polri, Sebut Punya Dapur MBG Terbaik

Prabowo: Jangan Demokrasi Kami Dirusak Kepentingan Asing

Prabowo: Jangan Demokrasi Kami Dirusak Kepentingan Asing