Sabtu, 11 Juli 2026

Kalah dari Perancis, Graham Arnold Tetap Optimis Irak Lolos 32 Besar

Kalah dari Perancis, Graham Arnold Tetap Optimis Irak Lolos 32 Besar
Perancis Tekuk Irak 3-0, Graham Arnold Yakin Irak Masih Punya Peluang [FOTO: NET].

JAKARTA - Harapan Timnas Irak untuk melaju ke fase berikutnya kian menipis setelah menelan kekalahan atas Perancis pada pertandingan kedua Grup I Piala Dunia 2026. Duel Perancis kontra Irak di Stadion Philadelphia, Amerika Serikat, Selasa (23/6/2026) pagi WIB, berakhir dengan skor 3-0. 

Kylian Mbappe sukses menyumbang dua gol pada menit ke-14 dan ke-54, sementara satu gol tambahan dicetak oleh Ousmane Dembele pada menit ke-66. Kemenangan ini memastikan langkah Perancis ke babak 32 besar dan membawa mereka memuncaki klasemen sementara Grup I dengan raihan enam poin.

Sebaliknya, hasil minor ini membuat kans Irak untuk menembus babak 32 besar Piala Dunia 2026 semakin berat. Irak kini telah menelan dua kekalahan setelah pada laga pembuka sebelumnya takluk dari Norwegia dengan skor 1-4.

Baca Juga

Tekuk Austria 3-0, Spanyol Siap Tantang Portugal di 16 Besar

Pelatih Timnas Irak, Graham Arnold, menolak untuk menyerah meski nasib skuad asuhannya kini berada di ujung tanduk. Juru taktik asal Australia itu kini mengalihkan fokus ke pertandingan grup terakhir melawan Senegal pada Sabtu (27/6/2026). 

Harapan Irak untuk menembus babak gugur sangat bergantung pada hasil pertandingan tersebut, terutama melalui jalur peringkat tiga terbaik. Selain itu, nasib tim berjuluk Singa Mesopotamia ini juga ditentukan oleh hasil laga di grup lain.

"Bagi saya sekarang, yang terpenting adalah Senegal," kata Arnold dikutip dari Reuters.

"Dengan ... delapan tim peringkat ketiga yang lolos. Anda tahu, kami masih punya peluang."

Walau menelan kekalahan, Arnold tetap memberikan apresiasi atas performa anak didiknya, terutama pada babak pertama. Namun, situasi berubah di babak kedua setelah gol kedua Kylian Mbappe lahir akibat kesalahan pemain belakang mereka.

"Tidak ada yang bisa saya lakukan selain mungkin menayangkan cuplikan babak pertama yang sedikit lebih panjang saat jeda untuk menunjukkan kepada mereka di mana Prancis jelas sedikit menyulitkan kami," jelas Arnold.

Graham Arnold juga tidak berhenti mengagumi performa gemilang Mbappe yang kini berada di peringkat kedua daftar top skor sementara Piala Dunia 2026 di bawah Messi.

"Dia pemain yang luar biasa," kata Arnold.

"Kecepatannya tak terbendung. Dan itulah mengapa kami bertahan sedikit lebih dalam dari biasanya karena jika Anda meninggalkan ruang di belakang dan Mbappe secepat itu, maka dia akan menghancurkan Anda," tambahnya.

Arnold memprediksi persaingan daftar pencetak gol terbanyak akan berlangsung sengit karena Haaland dan Messi juga mencetak gol pada hari yang sama.

"Haaland mencetak gol, dan Messi jelas mencetak gol, begitu juga Mbappe. Jadi akan ada persaingan yang sangat ketat antara ketiganya untuk menjadi pencetak gol terbanyak," tandasnya.

Andika Riyan Satriya Nugraha

Andika Riyan Satriya Nugraha

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Tuchel Yakin Inggris Raih Karma Baik di Azteca Kontra Meksiko

Tuchel Yakin Inggris Raih Karma Baik di Azteca Kontra Meksiko

Nagelsmann Mundur dari Jerman, Juergen Klopp Jadi Kandidat Kuat

Nagelsmann Mundur dari Jerman, Juergen Klopp Jadi Kandidat Kuat

Unai Simon Pecahkan Rekor Clean Sheet Casillas dan Walter Zenga

Unai Simon Pecahkan Rekor Clean Sheet Casillas dan Walter Zenga

Kounde Tanggapi Psywar Lamine Yamal Jelang Semifinal Piala Dunia

Kounde Tanggapi Psywar Lamine Yamal Jelang Semifinal Piala Dunia

Alasan FIFA Anulir Gol Kroasia saat Lawan Portugal di Piala Dunia

Alasan FIFA Anulir Gol Kroasia saat Lawan Portugal di Piala Dunia