Minggu, 12 Juli 2026

Anggota DPR Dukung Tradisi Sedekah Laut Kendal Jadi Agenda Nasional

Anggota DPR Dukung Tradisi Sedekah Laut Kendal Jadi Agenda Nasional
Sedekah Laut di Kendal Didukung Jadi Event Budaya Nasional [FOTO: NET].

JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR RI Firnando Ganinduto memberikan dukungan supaya ritus tahunan Sedekah Laut atau Nyadran yang digelar di Desa Gempolsewu, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah diangkat menjadi agenda berskala nasional.

Pernyataan tersebut diutarakan Firnando sewaktu menghadiri perhelatan kebudayaan itu pada Jumat (26/6).

Menyitir penjelasan tertulis yang didapat di Jakarta, Sabtu, ia menyebutkan tradisi Sedekah Laut ialah wujud syukur atas limpahan rezeki dari Allah SWT. Adat yang bernilai positif ini, menurut Firnando, sudah selayaknya dijaga kelestariannya pada tiap tahun.

Baca Juga

Capaian Sensus Ekonomi 2026: Nasional 40%, Papua Pegunungan Terendah

Bukan itu saja, ia menilai adat tersebut bukan cuma sebatas ritual kebudayaan biasa, melainkan turut menjadi wadah memperkokoh kerukunan warga sekaligus memutar roda pariwisata dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat.

Mencermati besarnya peluang yang ada, Firnando menegaskan kesiapannya untuk mengawal jalannya pengembangan Sedekah Laut Gempolsewu agar dapat bertransformasi menjadi festival kebudayaan bertaraf nasional.

"Insyaallah dukungan akan terus kami berikan. Acara ini sangat meriah dan luar biasa sehingga menurut saya sudah waktunya ditingkatkan menjadi event nasional. Ke depan, saya akan berkoordinasi dengan kepala desa untuk merumuskan langkah-langkah strategis agar Sedekah Laut Gempolsewu bisa naik kelas," kata Firnando.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Gempolsewu Charmadi mengutarakan bahwa tradisi Sedekah Laut senantiasa berhasil memikat kehadiran ribuan orang pelancong di setiap tahun pelaksanaan.

"Masyarakat sangat antusias. Banyak pengunjung yang sengaja datang jauh-jauh dari Temanggung, Wonosobo hingga daerah-daerah sekitarnya,” katanya.

Charmadi menjabarkan tahapan acara tradisi ini tidak melulu diisi oleh ritual pelarungan sesaji, namun diramaikan pula oleh beragam kegiatan budaya serta penguatan ekonomi warga, seperti kompetisi dayung perahu, parade budaya pesisir, pertunjukan seni tradisional yang mementaskan wayang kulit, ketoprak, dan barongan, hingga pasar malam UMKM setempat.

Lewat pelaksanaan festival tersebut, jajaran Pemerintah Desa Gempolsewu menaruh harapan agar Sedekah Laut resmi dikukuhkan sebagai agenda kebudayaan nasional sekaligus mempertegas eksistensinya menjadi ikon pariwisata andalan di Kabupaten Kendal.

"Lewat momentum ini, kami ingin mengekspos Desa Gempolsewu yang kaya akan potensi alam maupun kualitas sumber daya manusianya. Kami berharap ke depan Sedekah Laut ini resmi menjadi event nasional karena bagaimanapun ini adalah wajah dan ikon kebanggaan desa kami," ucapnya.

Andika Riyan Satriya Nugraha

Andika Riyan Satriya Nugraha

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Risiko Fiskal Menanti, Pemerintah Diminta Evaluasi Mandatori B50

Risiko Fiskal Menanti, Pemerintah Diminta Evaluasi Mandatori B50

Dukung Swasembada Pangan, Lima Bendungan Baru Resmi Beroperasi

Dukung Swasembada Pangan, Lima Bendungan Baru Resmi Beroperasi

Dermaga Minim, Gapasdap: Kapal Penyeberangan Jawa-Bali Menganggur

Dermaga Minim, Gapasdap: Kapal Penyeberangan Jawa-Bali Menganggur

Dekopin Berkomitmen Modernisasi Koperasi Lewat Regenerasi Gen Z

Dekopin Berkomitmen Modernisasi Koperasi Lewat Regenerasi Gen Z

Kemenekraf Jajaki Kolaborasi Strategis dengan Pusat Perbelanjaan

Kemenekraf Jajaki Kolaborasi Strategis dengan Pusat Perbelanjaan