Sabtu, 11 Juli 2026

Aljazair Gugur, Riyad Mahrez Umumkan Pensiun dari Tim Nasional

Aljazair Gugur, Riyad Mahrez Umumkan Pensiun dari Tim Nasional
Riyad Mahrez. [Foto: Getty Images]

JAKARTA - Riyad Mahrez mengumumkan bahwa laga kontra Swiss pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 merupakan penampilan pamungkasnya bersama tim nasional Aljazair setelah skuadnya takluk 0-2 di BC Place, Vancouver, Jumat (3/7/2026) WIB.

Aljazair terpaksa menyudahi kiprahnya setelah kemasukan gol lewat aksi Breel Embolo di menit ke-10 dan Dan Ndoye pada menit ke-46. Hasil minor tersebut sekaligus mengakhiri masa bakti Mahrez bersama tim berjuluk The Desert Foxes.

“Target kami adalah lolos dan saya pikir ini pertandingan yang bisa kami menangkan. Namun kami kebobolan dua kali karena kesalahan dan pada level seperti ini, Anda tidak bisa lolos dari itu,” kata Mahrez dilansir laman resmi FIFA.

Baca Juga

Rapat Pleno DPP Perbasi Sahkan 10 Peraturan Organisasi Terbaru

Mahrez mengungkapkan Aljazair sejatinya tetap sanggup memberikan perlawanan dalam laga tersebut. Sialnya, dua kelengahan yang memicu gol Swiss membuyarkan ambisi armada besutan Vladimir Petkovic untuk memelihara kans melangkah ke fase berikutnya.

Pemain berumur 35 tahun itu tetap memetik sisi baik dari kiprah Aljazair di Piala Dunia 2026, khususnya kesuksesan mereka melangkah ke fase gugur. 

Kendati demikian, Mahrez membenarkan bahwa rapor kebobolan menjadi kendala utama yang menghambat Aljazair untuk melaju lebih jauh.

“Selalu ada hal positif yang bisa diambil dari pertandingan. Kami berhasil keluar dari fase grup, tetapi kami kebobolan terlalu banyak gol untuk bercita-cita lebih. Ini pertandingan terakhir saya bersama Aljazair,” ujar Mahrez.

Pernyataan itu menegaskan titik akhir dari pengabdian panjang Mahrez bersama timnas Aljazair. Dia merupakan salah satu pilar krusial dalam generasi emas Aljazair, termasuk saat mengantarkan negaranya merengkuh trofi Piala Afrika 2019.

Mahrez pun merupakan ikon utama Aljazair dalam kurun waktu di atas satu dekade belakangan. 

Lewat kepiawaian mengolah si kulit bundar, visi bermain, serta jam terbang di kasta tertinggi, dia kerap kali menjadi motor serangan sekaligus kapten tim di sederet ajang akbar.

Akan tetapi, jalannya laga versus Swiss tidak bergulir selaras rencana. Aljazair berupaya melancarkan tekanan lewat kreasi Mahrez, Ibrahim Maza, dan Farès Chaibi, namun barisan belakang Swiss sanggup bermain taktis demi mematahkan gempuran tim asal Afrika Utara itu.

Swiss malah bermain jauh lebih klinis. Embolo memecah kebuntuan usai menuntaskan skema serangan kilat yang diinisiasi Johan Manzambi, sebelum Ndoye memperbesar keunggulan pada awal paruh kedua guna mengunci tiket Swiss ke babak 16 besar.

Hasil ini mengantarkan Swiss melaju ke babak 16 besar untuk menantang pemenang laga antara Kolombia melawan Ghana, sedangkan Aljazair terpaksa angkat koper setelah sebelumnya berhasil lolos dari fase grup lewat jalur tim peringkat ketiga terbaik.

Nurdiansyah

Nurdiansyah

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Piala Asia Junior Jadi Pelajaran Penting Mayla Menuju WJC 2026

Piala Asia Junior Jadi Pelajaran Penting Mayla Menuju WJC 2026

Hajar Aljazair 2-0, Swiss Amankan Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026

Hajar Aljazair 2-0, Swiss Amankan Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026

Prediksi Skor Belgia vs Senegal di 32 Besar Piala Dunia 2026

Prediksi Skor Belgia vs Senegal di 32 Besar Piala Dunia 2026

Hasil Piala Dunia 2026: Inggris Lolos Dramatis Usai Tekuk Kongo 2-1

Hasil Piala Dunia 2026: Inggris Lolos Dramatis Usai Tekuk Kongo 2-1

4 Comeback Dramatis di 32 Besar Piala Dunia 2026, Belgia Lolos

4 Comeback Dramatis di 32 Besar Piala Dunia 2026, Belgia Lolos