Sabtu, 11 Juli 2026

KAI Daop 2 Bandung Kebut Perbaikan 47 Perlintasan Sebidang

KAI Daop 2 Bandung Kebut Perbaikan 47 Perlintasan Sebidang
KAI Daop 2 Perbaiki Perlintasan Sebidang, 27 Titik Selesai [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung tengah mengakselerasi program pembenahan geometri pada puluhan perlintasan sebidang yang tersebar di wilayah Jawa Barat sepanjang tahun 2026. 

Prosedur ini ditempuh sebagai wujud komitmen dalam memelihara keselamatan perjalanan kereta api sekaligus memproteksi masyarakat pengguna jalan raya.

Sampai dengan awal Juli 2026, perkembangan pengerjaan memperlihatkan capaian yang berarti. Dari keseluruhan target sebanyak 47 titik perlintasan sebidang, sejumlah 27 titik telah selesai dikerjakan.

Baca Juga

Telkom Divestasi 2 Perusahaan dan Tutup 6 Anak Usaha Demi Ramping

 Sisanya saat ini tengah menjadi prioritas pengerjaan berikutnya, terutama pada area-area dengan volume arus lalu lintas yang padat, termasuk di pusat Kota Bandung.

Apa yang dimaksud dengan perbaikan geometri perlintasan? Manager Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, memaparkan bahwa pembenahan geometri ialah bagian dari agenda rutin dalam pemeliharaan sarana perkeretaapian. 

Agenda ini diproyeksikan untuk memelihara stabilitas jalur rel supaya senantiasa aman saat dilewati kereta api.

"Perbaikan geometri merupakan bagian dari program rutin KAI untuk menjaga keandalan prasarana perkeretaapian. Pada pekerjaan di Jalan Sumatera, proses diawali dengan pembongkaran jalur dan lapisan aspal, dilanjutkan pemadatan konstruksi yang membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga hari sebelum dilakukan pengaspalan kembali," ujar Kuswardojo, Jumat (3/7/2026).

Melalui prosedur tersebut, keadaan perlintasan bisa kembali rata serta kukuh sehingga meminimalkan ancaman kendala perjalanan kereta maupun risiko insiden kecelakaan di perlintasan sebidang.

Di mana saja lokasi pekerjaan yang sedang berlangsung? Kini, pengerjaan dikonsentrasikan pada Perlintasan Sebidang JPL Nomor 163B di Jalan Sumatera, yang terletak di antara petak jalur Stasiun Bandung dan Cikudapateuh. Proyek tersebut telah diawali sejak waktu malam pada 1 Juli 2026 dan diproyeksikan selesai pada 7 Juli 2026.

Di samping Jalan Sumatera, KAI sebelumnya pun telah menuntaskan pengerjaan yang sama di beberapa lokasi yang padat kendaraan, seperti:

Jalan Laswi

Jalan Sunda

Kawasan Cikudapateuh

Bukan cuma di wilayah Kota Bandung, pembenahan juga dilangsungkan secara serentak di kawasan lain demi mengejar target rampung pada akhir tahun. Beberapa di antaranya mencakup:

Dua titik di wilayah Purwakarta

Tiga titik krusial pada perlintasan Ciamis hingga Banjar.

Mengapa perbaikan ini menjadi prioritas utama? Berdasarkan penjelasan Kuswardojo, keadaan geometri perlintasan memegang andil yang sangat vital dalam memastikan keselamatan operasional kereta api beserta para pengguna jalan.

"Geometri perlintasan harus selalu dijaga dalam kondisi baik. Apabila tidak dilakukan perbaikan, kondisi tersebut berpotensi memengaruhi keselamatan perjalanan kereta api. Karena itu, program ini menjadi salah satu prioritas dalam pemeliharaan prasarana yang kami lakukan secara berkelanjutan di seluruh wilayah Daop 2 Bandung," katanya.

Kondisi perlintasan yang bergelombang atau mengalami penurunan mutu dapat memicu guncangan pada rangkaian kereta, mempercepat degradasi rel, hingga memperbesar risiko kecelakaan lalu lintas.

Bagaimana dampaknya terhadap lalu lintas masyarakat? Aktivitas fisik yang mencakup pembongkaran rel serta lapisan aspal pastinya berimbas pada kelancaran arus lalu lintas di sekitar area proyek. 

Oleh sebab itu, KAI Daop 2 Bandung telah melakukan koordinasi bersama instansi terkait guna menerapkan skenario rekayasa lalu lintas selama masa pengerjaan.

"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama proses pekerjaan berlangsung. Kami berharap masyarakat dapat memahami bahwa pekerjaan ini dilakukan semata-mata untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api maupun keselamatan pengguna jalan di perlintasan sebidang," ucap Kuswardojo.

KAI Daop 2 Bandung menekankan bahwa peran serta dan kelonggaran hati masyarakat menjadi elemen krusial demi menyukseskan program ini. Lewat adanya kepahaman dari para pengguna jalan, proses pembenahan dapat berjalan tanpa hambatan dan target rampung di akhir tahun dapat terpenuhi.

Ke depannya, KAI bertekad untuk senantiasa melaksanakan perawatan prasarana secara periodik. Prosedur ini diandalkan mampu membangun ekosistem transportasi kereta api yang kian aman, kredibel, serta menyajikan pelayanan prima untuk para pelanggan.

Andika Riyan Satriya Nugraha

Andika Riyan Satriya Nugraha

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

iForte Tender Offer Sukarela Saham IBST Rp5.400 demi Go Private

iForte Tender Offer Sukarela Saham IBST Rp5.400 demi Go Private

SINI Gelar Rights Issue Rp3,60 Triliun, PTRO Jadi Pembeli Siaga

SINI Gelar Rights Issue Rp3,60 Triliun, PTRO Jadi Pembeli Siaga

ADRO Jamin Pinjaman KAI US$100 Juta untuk Proyek Aluminium

ADRO Jamin Pinjaman KAI US$100 Juta untuk Proyek Aluminium

Petrosea & Anak Usaha CDIA Bangun Infrastruktur EV di Area Tambang

Petrosea & Anak Usaha CDIA Bangun Infrastruktur EV di Area Tambang

PLTGU Gangguan, Listrik Palangka Raya Padam Bergilir 3 Juli 2026

PLTGU Gangguan, Listrik Palangka Raya Padam Bergilir 3 Juli 2026