Prime Agri Tebar Dividen Rp350,99 Miliar, Cum Dividen Besok
- Minggu, 05 Juli 2026
JAKARTA — Perusahaan publik di sektor perkebunan kelapa sawit, PT Prime Agri Resources Tbk. (SGRO), bersiap mendistribusikan keuntungan dalam bentuk dividen dengan nilai total mencapai Rp350,99 miliar.
Merujuk pada dokumen keterbukaan informasi, emiten berkode efek SGRO tersebut bakal menggelontorkan dividen tunai senilai Rp193 per lembar saham kepada segenap pemegang saham perusahaan.
Dengan nilai kumulatif Rp350,99 miliar, alokasi dividen tunai ini setara dengan 97,6% dari raihan laba bersih perseroan untuk tahun buku 2025.
Baca JugaStrategi Krakatau Steel Genjot Ekspor Baja di Semester II/2026
Berdasarkan publikasi laporan keuangan tahunan periode 2025, SGRO membukukan omzet dari perikatan kontrak dengan pelanggan senilai Rp6,44 triliun. Angka ini mencatatkan kenaikan sebesar 16,42% secara tahunan (year-on-year/yoy) dari perolehan sebelumnya yang berada di posisi Rp5,53 triliun.
Kendati demikian, lonjakan pada pos beban operasional mengakibatkan laba bersih perseroan terpangkas. Keuntungan tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk melorot 44,26% yoy menuju angka Rp504,77 miliar pada tahun 2025, setelah sebelumnya bertengger di posisi Rp905,59 miliar.
Jika ditinjau dari sisi neraca, jumlah total aset SGRO terpantau menyusut sebesar 6,93% yoy menjadi Rp9,96 triliun. Secara lebih terperinci, porsi ekuitas merosot 18,85% yoy menuju level Rp5,03 triliun, di sisi lain pos liabilitas merangkak naik sebesar 9,54% yoy menjadi Rp4,92 triliun.
Berikut merupakan rincian jadwal serta mekanisme pelaksanaan pembayaran dividen SGRO:
Maklumat Distribusi Dividen Tunai: 30 Juni 2026
Batas Akhir Sesi Perdagangan Saham dengan Hak Dividen (Cum Dividen):
Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 6 Juli 2026
Pasar Tunai: 8 Juli 2026
Sesi Awal Perdagangan Saham Tanpa Hak Dividen (Ex Dividen):
Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 7 Juli 2026
Pasar Tunai: 9 Juli 2026
Batas Tanggal Pencatatan Pemegang Saham yang Berhak (Recording Date): 8 Juli 2026
Batas Tanggal Pencairan Dividen Tunai Tahun Buku 2025: 28 Juli 2026
Batas Tanggal Penyaluran Bukti Pemotongan Pajak Dividen: 10 Agustus 2026
Andika Riyan Satriya Nugraha
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.












