Brasil Vs Norwegia: Ancelotti Percayakan Haaland pada Dua Bek
- Minggu, 05 Juli 2026
JAKARTA - Timnas Brasil dijadwalkan bersua Norwegia dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 yang bertempat di Stadion MetLife, New York, Amerika Serikat. Duel sengit Brasil vs Norwegia ini bakal melangsungkan sepak mula pada Senin (6/7/2026) pukul 03.00 WIB.
Menyongsong bentrokan tersebut, juru taktik Brasil, Carlo Ancelotti, mengonfirmasi bahwa dirinya tidak merancang formula taktik khusus demi mematikan pergerakan Erling Haaland.
Ancelotti memilih untuk menyerahkan tanggung jawab mengawal penyerang subur Norwegia tersebut kepada duet palang pintu tengahnya, Gabriel Magalhaes dan Marquinhos.
Baca Juga
Berdasarkan pandangan pelatih berkebangsaan Italia itu, kedua pilarnya telah memegang modal pengalaman berharga sewaktu berhadapan dengan Haaland di level kompetisi klub. Gabriel tercatat sudah berulang kali beradu fisik dengan Haaland kala Arsenal bentrok dengan Manchester City di ajang Liga Inggris.
Sementara itu, Marquinhos pun pernah menggalang pertahanan untuk membendung striker berusia 25 tahun tersebut di pentas Liga Champions semasa Haaland masih memperkuat Paris Saint-Germain.
Menilik dari rekam jejak tersebut, Ancelotti merasa barisan pemainnya telah mengerti betul taktik meredam ujung tombak andalan Norwegia itu.
"Saya tidak perlu menjelaskannya kepada Gabriel. Dia sudah beberapa kali bermain melawan Haaland, begitu pula Marquinhos," ujarnya.
"Saya tidak perlu menjelaskan hal ini kepada para pemain saya. Saya bekerja berdasarkan karakteristik tim, tapi dia jelas merupakan penyerang tengah yang sangat berbahaya," tegasnya.
Brasil dan Norwegia Sama-sama Tampil Tajam
Baik Brasil maupun Norwegia sama-sama menapakkan kaki ke babak 16 besar bermodalkan rapor yang positif.
Tim Selecao menyegel tiket ke putaran sistem gugur sehabis menundukkan Jepang lewat skor ketat 2-1, sedangkan Norwegia melenggang usai mendepak Pantai Gading dengan kedudukan yang identik.
Sebelumnya, performa kedua kesebelasan juga terbilang konsisten di sepanjang bergulirnya fase grup. Brasil dan Norwegia kompak memproduksi tujuh gol serta hanya mendapati satu kali kebobolan.
Produktivitas gol yang tinggi tersebut tidak terlepas dari kontribusi vital para juru gedor utama masing-masing. Vinicius Junior sejauh ini telah membukukan empat gol bagi Brasil, sementara Haaland berdiri sebagai pendulang gol terbanyak untuk Norwegia lewat koleksi lima gol.
Pertemuan kedua kubu ini diprediksi bakal menyajikan tontonan menarik yang mempertemukan daya dobrak lini serang melawan kokohnya lini belakang, termasuk rivalitas Haaland kontra duet bek tengah Brasil.
Timnas Brasil Benahi Bola Mati
Di samping menaruh atensi terhadap ancaman Haaland, Ancelotti turut memberikan sorotan tajam pada antisipasi situasi bola mati.
Ia menilai aspek itu krusial untuk dibenahi lantaran menjadi salah satu senjata andalan yang dimiliki Norwegia. Ditunjang oleh postur tubuh para pemainnya yang menjulang tinggi, Norwegia beberapa kali terbukti andal mengonversi skema bola mati menjadi peluang emas di sepanjang turnamen.
Ancelotti berterus terang bahwa Brasil sejauh ini belum optimal dalam memaksimalkan momentum dari skema bola mati tersebut.
Atas dasar itulah, staf kepelatihan memberikan porsi menu latihan ekstra agar pemanfaatan bola mati bisa berjalan lebih efektif, baik ketika melancarkan serangan maupun saat menggalang pertahanan.
"Kami belum berhasil memanfaatkan situasi bola mati sejauh ini. Mungkin kami perlu memperbaiki latihannya," tambahnya.
"Kami sudah berlatih dengan baik dan yakin bisa mencetak gol dari situasi tersebut," pungkas mantan pelatih Real Madrid itu.
Andika Riyan Satriya Nugraha
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.












