Kamis, 09 Juli 2026

Satgas Akademik Dibentuk, Siap Kawal Riset Strategis Nasional

Satgas Akademik Dibentuk, Siap Kawal Riset Strategis Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Akademik untuk Gaet Talenta Kampus [FOTO: NET].

JAKARTA - Pemerintah bakal menginisiasi pembentukan satuan tugas (satgas) atau kelompok kerja yang mengintegrasikan para guru besar, dosen, ilmuwan perguruan tinggi, hingga jajaran Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Tim khusus ini difungsikan untuk menjaring potensi-potensi unggulan di lingkungan universitas guna menyokong riset program kerja pemerintah.

Ketua BRIN Arif Satria memaparkan bahwa pihaknya bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) konsisten membangun kolaborasi dan sinergi. 

Selanjutnya, mereka bakal merumuskan peta jalan riset Indonesia periode 2026-2045 yang rencananya diresmikan pada Agustus tahun ini. 

Baca Juga

Puan Sebut RI-India Punya Tanggung Jawab Jaga Stabilitas Kawasan

Bersamaan dengan penyusunan panduan riset tersebut, pemerintah menginisiasi satgas guna mengawal jalannya riset-riset strategis.

Ia menerangkan kehadiran satgas ini tidak bakal tumpang tindih dengan fungsi kerja BRIN. Sebaliknya, kelompok kerja tersebut diproyeksikan mampu mengintegrasikan sekaligus merangkul talenta-talenta unggulan dari kalangan akademisi kampus.

"BRIN punya agenda riset, dan kemudian misalnya soal satelit, ya kami pun juga perlu menarik talent-talent bagus, peneliti-peneliti bagus dari berbagai kampus, untuk bisa memperkuat proyek-proyek kami," ujar Arif.

Lebih lanjut, ia menerangkan penyediaan modal pendanaan satgas bersumber dari kolaborasi Kemendikti Saintek dan BRIN. Adapun sektor yang bakal menjadi episentrum riset ke depan mencakup bidang pangan, ketahanan energi, lingkungan hidup, tata kelola air, sektor kesehatan, pemukiman perumahan, serta beberapa lini industri strategis seperti teknologi antariksa dan nuklir.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto membeberkan bahwasanya perancangan satgas akademik ini digulirkan atas instruksi langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto. Prabowo menghendaki hadirnya skema mekanisme kerja yang merangkul kaum akademisi demi mengeskalasi realisasi beraneka program strategis nasional.

"Terkait masukan-masukan yang teknis, Bapak Presiden meminta kami membentuk semacam satgas atau kelompok kerja yang nantinya berisi insan-insan guru besar, dosen, peneliti dari perguruan tinggi maupun BRIN untuk bisa mengkaji lebih lanjut bersama kementerian teknis terkait," ujar Brian kepada wartawan.

Sukirno

Sukirno

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Momen Hangat Prabowo Beri Cendera Mata Angklung kepada PM Modi

Momen Hangat Prabowo Beri Cendera Mata Angklung kepada PM Modi

Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik, Kemenhaj Siapkan Skema 60:40

Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik, Kemenhaj Siapkan Skema 60:40

Kerja Sama Platform Digital UMKM RI-India Siap Diakselerasi

Kerja Sama Platform Digital UMKM RI-India Siap Diakselerasi

Prabowo Sebut Banyak Kebijakan PM Modi Jadi Inspirasi Indonesia

Prabowo Sebut Banyak Kebijakan PM Modi Jadi Inspirasi Indonesia

Kemenhaj Kembangkan Ekosistem Ekonomi Haji di Tengah Isu Biaya

Kemenhaj Kembangkan Ekosistem Ekonomi Haji di Tengah Isu Biaya