KAI Kucurkan Rp1 Triliun Revitalisasi Stasiun Gambir Jadi Teras Monas
- Rabu, 08 Juli 2026
JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengalokasikan dana investasi berkisar Rp1 triliun guna melaksanakan proyek revitalisasi Stasiun Gambir, Jakarta. Agenda pembenahan berskala besar ini dipatok rampung pada tahun 2028 mendatang dengan mengusung gagasan anyar yang memosisikan Stasiun Gambir selaku "teras Monas".
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin memaparkan, langkah revitalisasi tersebut tidak semata-mata diarahkan demi mendongkrak performa layanan transportasi perkeretaapian, melainkan juga untuk menyuguhkan sensasi pengalaman baru bagi para pengguna jasa ketika beraktivitas di area stasiun.
"Kami akan jadikan Stasiun Gambir menjadi terasnya dari panggung yang kami sebut dengan Monas," kata Bobby saat berdiskusi dengan awak media di Kereta Wisata, Rabu (8/7/2026).
Baca JugaPefindo: Penerbitan Surat Utang Korporasi Turun 3,91% di Semester I
Menilik pemaparan Bobby, tampilan anyar dari Stasiun Gambir nantinya dikonsep sedemikian rupa agar para pelancong dapat memandangi panorama Monumen Nasional (Monas) secara lebih bebas.
Sejauh ini, menurut pandangannya, belum tersedia area publik yang secara optimal beroperasi sebagai titik pandang utama untuk menikmati kemegahan ikon kota Jakarta tersebut.
"Monas ini adalah panggungnya Indonesia. Terasnya di mana? Belum ada. Yang duduk bisa memandang Monas sekarang tidak ada. Untuk itu kami akan jadikan Gambir sebagai in journey experience. Pelanggan yang datang tidak hanya naik kereta, tetapi juga menikmati Monas," ujarnya.
Ia menguraikan lebih lanjut, gagasan revitalisasi ini bakal menyuntikkan konsep pengalaman perjalanan (in journey experience) lewat sajian atmosfer alam autentik khas bumi Nusantara, seperti arsitektur air terjun, hamparan sawah berundak atau terasering, perbukitan, hingga bermacam ornamen yang memanifestasikan kekayaan alam hayati Indonesia.
Berlandaskan pada konsep estetika tersebut, Stasiun Gambir diproyeksikan mampu bermutasi menjadi lebih dari sekadar titik pertemuan transportasi massal, tetapi sekaligus menjelma sebagai destinasi pelesiran yang menawarkan nilai pengalaman tersendiri bagi para penumpang ataupun masyarakat luas.
Bobby mengimbuhkan, kiblat bangunan stasiun pada masa depan bakal didesain lebih condong menghadap langsung ke area Monas.
Dengan demikian, para pengguna moda transportasi kereta dapat langsung memandangi sekaligus menikmati eksotisme lingkungan sekitar semenjak pertama kali menginjakkan kaki di stasiun.
"Pengguna jasa juga akan menikmati surroundings Monas. Mereka akan menikmati Stasiun New Gambir," katanya.
Demi mengeksekusi proyek strategis nasional ini, pihak KAI menggelontorkan pos anggaran investasi menyentuh angka Rp1 triliun. Proses pengerjaan revitalisasi Stasiun Gambir ditargetkan selesai seutuhnya pada tahun 2028.
Andika Riyan Satriya Nugraha
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.












