Kamis, 09 Juli 2026

Kisah Soegiyono, Pria 81 Tahun yang Raih Podium Utama di HYROX

Kisah Soegiyono, Pria 81 Tahun yang Raih Podium Utama di HYROX
Kompetisi Perdana Usia 81 Tahun, Soegiyono Sabet Podium HYROX [FOTO: NET].

JAKARTA - Sebagian besar individu umumnya memutuskan untuk menghabiskan masa tua mereka dengan melakoni rutinitas yang santai dan menenangkan. Kendati demikian, langkah anti-arus justru diambil oleh Soegiyono Harsono. 

Menginjak usianya yang ke-81 tahun, ia memberanikan diri untuk turun ke arena kejuaraan olahraga untuk kali pertama dalam hidupnya. Tidak sekadar memeriahkan barisan peserta, Soegiyono sukses menapakkan kaki di podium kedua pada kelas Doubles Men HYROX Indonesia untuk kategori Age Group 60–64.

Torehan impresif tersebut menjadi cerminan nyata bahwa batasan umur tidak dapat membendung ambisi seseorang untuk menaklukkan tantangan baru. Berdasarkan penuturan dari putrinya, Syu Ng, ayahnya sejatinya sama sekali tidak memiliki latar belakang sebagai seorang atlet.

Baca Juga

Tak Cuma Bumil, Ini Pemicu Stretch Mark di Pundak dan Solusinya

Meski demikian, Soegiyono sudah terbiasa menjalani gaya hidup aktif sejak muda.

"Sebenarnya dia memang dari muda sudah terbiasa hidup sehat. Hampir setiap pagi selalu lari atau jalan pagi," ujar Syu, baru-baru ini.

Berawal dari merasa tubuh mulai berubah

Ketika memasuki fase lanjut usia, Soegiyono mulai merasakan adanya pergeseran pada fungsi dan ketahanan fisiknya. Volume massa otot dirasa kian menyusut, stamina menjadi lebih cepat terkuras, serta rentetan rutinitas harian mulai terasa kian membebani.

Pada momentum yang bersamaan, anak-anaknya tengah giat melakoni aktivitas olahraga rutin di pusat kebugaran (gym). Berangkat dari stimulus tersebut, Soegiyono pun terdorong untuk menjajal metode latihan beban.

"Ternyata hasilnya sangat terasa. Badan jadi lebih kuat dan aktivitas sehari-hari juga jauh lebih nyaman," kata Syu.

Niatan awal yang sederhana untuk berolahraga bersama buah hatinya justru menuntunnya pada peluang emas yang tidak pernah terlintas dalam benaknya, yakni menembus arena kompetisi HYROX.

Belajar gerakan baru di usia 80 tahun

Sesi persiapan intensif menuju ajang HYROX tersebut ditempuh dalam kurun waktu sekitar dua hingga tiga bulan. Ia mulai mengadopsi cara kerja alat SkiErg serta olahraga mendayung (rowing) secara bertahap. Porsi jarak latihan mula-mula diset pendek, sebelum akhirnya dikerek naik sedikit demi sedikit pada tiap pekannya.

Tidak berhenti di situ, ia pun melatih aspek kekuatan fisik lewat aneka latihan beban, termasuk melakukan teknik sled push dengan menopang beban berat berkisar 150 kilogram.

Menurut penjelasan Syu, seluruh rangkaian program latihan dipraktikkan secara perlahan agar sistem metabolisme tubuh ayahnya sanggup beradaptasi dengan baik tanpa adanya paksaan.

"Semua dilakukan pelan-pelan supaya badan bisa beradaptasi tanpa dipaksakan," ujarnya.

Berbuah podium di kompetisi pertama

Segala peluh dan kerja keras tersebut pada akhirnya terbayar lunas. Dalam debutnya di ajang olahraga resmi, Soegiyono mampu menyabet posisi podium kedua pada nomor Doubles Men HYROX Indonesia kategori Age Group 60–64.

Di mata Syu, kesuksesan sang ayah tidak semata-mata dipahat oleh rutinitas latihan fisik, melainkan turut dipengaruhi oleh kepribadian kuat yang mengakar di dalam dirinya.

"Kalau dia sudah punya target, pasti akan diusahakan semaksimal mungkin sampai tercapai. Nilai itu juga yang dari dulu selalu diajarkan ke kami sebagai anak-anaknya," tuturnya.

Menabung otot sama dengan menabung uang

Kendati belum menyusun agenda untuk kembali turun pada kejuaraan lain dalam waktu dekat, Soegiyono menaruh harapan agar masyarakat luas mulai menggerakkan tubuh untuk menjaga kebugaran sejak dini. Baginya, merawat kuantitas massa otot adalah bentuk investasi jangka panjang yang memiliki nilai urgensi setara dengan menabung modal finansial.

Sebab, kondisi fisik yang senantiasa kokoh bakal membantu seseorang untuk menikmati masa senja yang berkualitas bersama lingkaran keluarga, anak, hingga cucu tercinta. Sementara itu, Syu melayangkan pesan mendalam bagi generasi muda agar tidak konsisten menangguhkan langkah untuk memulai pola hidup sehat.

"Jangan terus bilang 'nanti' atau 'besok saja'. Mulai saja dari sekarang. Kami enggak pernah tahu kapan niat itu benar-benar terlaksana kalau terus ditunda. Langkah kecil yang dimulai hari ini jauh lebih berarti daripada rencana yang terus diucapkan tapi tidak pernah dijalankan," pungkasnya.

Sukirno

Sukirno

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Penyebab Sering Menguap Terus-menerus Menurut Pakar Tidur

Penyebab Sering Menguap Terus-menerus Menurut Pakar Tidur

Sederet Manfaat dan Efek Samping Makan Jeruk Setiap Hari

Sederet Manfaat dan Efek Samping Makan Jeruk Setiap Hari

Bolehkah Pakai Baju Hitam ke Pernikahan? Simak Etikanya

Bolehkah Pakai Baju Hitam ke Pernikahan? Simak Etikanya

Erling Haaland Koleksi Tas Hermès Senilai Miliaran Rupiah

Erling Haaland Koleksi Tas Hermès Senilai Miliaran Rupiah

Ramalan Shio Hari Ini 7 Juli 2026, Kambing dan Macan Beruntung

Ramalan Shio Hari Ini 7 Juli 2026, Kambing dan Macan Beruntung