Stretch Mark Muncul di Pundak? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
- Rabu, 08 Juli 2026
JAKARTA - Stretch mark sering kali diidentikkan dengan kondisi kehamilan atau kenaikan berat badan. Padahal, guratan halus yang berwarna putih atau kemerahan ini juga bisa timbul di area pundak, termasuk pada orang yang rajin berolahraga.
Menurut dokter kulit bersertifikat Dr. Dendy Engelman, stretch mark di pundak biasanya muncul saat kulit meregang dalam tempo singkat sehingga serat elastin dan kolagen di bawah permukaan kulit terdampak.
Walaupun tidak berbahaya, sebagian orang ingin menyamarkan tampilannya demi alasan estetika. Lantas, apa penyebab stretch mark muncul di pundak serta bagaimana langkah mengatasinya?
Baca JugaUsia 81 Tahun, Soegiyono Harsono Raih Podium Pertama di HYROX
Peregangan kulit akibat pertumbuhan otot menjadi penyebab utama. Stretch mark di pundak paling sering muncul dikarenakan perubahan bentuk tubuh secara cepat, khususnya akibat pertumbuhan massa otot.
Kondisi ini sering dialami mereka yang menjalankan program pembentukan tubuh atau latihan beban intensif.
"Stretch mark di pundak biasanya disebabkan oleh pertumbuhan atau penyusutan otot yang berlangsung cepat. Jika kulit tidak memiliki cukup kolagen dan elastisitas, stretch mark dapat muncul saat kulit meregang,” kata Dr.
Engelman, seperti dilansir Byrdie, Senin (6/7/2026). Selain itu, penurunan berat badan secara drastis juga bisa memicu perubahan struktur kulit sehingga guratan lebih mudah terbentuk karena kulit memerlukan waktu untuk beradaptasi terhadap perubahan ukuran tubuh.
Terdapat beberapa cara untuk mencegah atau menangani stretch mark di pundak:
Meningkatkan massa otot secara bertahap
Risiko stretch mark dapat dikurangi dengan menghindari perubahan tubuh yang terlalu drastis. Bagi yang rutin latihan beban, peningkatan intensitas harus dilakukan secara bertahap.
"Jika kamu sering melakukan latihan beban, peluang munculnya stretch mark di pundak dapat dikurangi dengan membangun massa otot secara perlahan, bukan meningkatkannya secara cepat," ujar Dr. Engelman.
Langkah ini memberikan waktu bagi kulit untuk menyesuaikan diri dengan perubahan otot sekaligus menjaga elastisitasnya.
Perawatan topikal untuk stretch mark baru
Jika stretch mark masih baru dan berwarna kemerahan atau keunguan, produk perawatan kulit bisa membantu menyamarkannya. Kandungan asam hialuronat mampu menjaga kelembapan, sementara retinoid topikal berfungsi merangsang pembentukan kolagen.
"Retinoid topikal dapat membantu meminimalkan tampilan stretch mark yang masih baru karena meningkatkan produksi kolagen dan mempercepat pergantian sel kulit,” saran Dr. Engelman.
Namun, hasilnya tidak instan dan memerlukan penggunaan yang konsisten selama beberapa minggu hingga bulan.
Tindakan dokter untuk stretch mark lama
Untuk stretch mark yang sudah berubah warna menjadi perak atau putih, perawatan klinis biasanya lebih efektif. Dr. Engelman menyarankan prosedur seperti microneedling, laser Fraxel, atau CO2 laser resurfacing.
Prosedur ini bekerja dengan merangsang elastisitas dan kolagen baru agar tekstur kulit lebih halus dan guratannya memudar.
Dokter kulit Jodi LoGerfo dan Dr. Engelman menekankan bahwa stretch mark adalah kondisi umum yang tidak berbahaya. Keputusan perawatan sepenuhnya bergantung pada kenyamanan pribadi, dan konsultasi dengan dokter spesialis kulit disarankan untuk menentukan terapi yang paling tepat bagi kondisi kulit Anda.
Andika Riyan Satriya Nugraha
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.












