Sabtu, 11 Juli 2026

Indonesia-India Sepakati Konservasi Candi Prambanan, Perkuat Ekonomi

Indonesia-India Sepakati Konservasi Candi Prambanan, Perkuat Ekonomi
Candi Prambanan Jadi Simbol Diplomasi Budaya Indonesia dan India [FOTO: NET].

JAKARTA — Di tengah pembahasan mengenai perdagangan, investasi, hingga rantai pasok farmasi, Indonesia dan India memilih Candi Prambanan sebagai simbol masa depan hubungan kedua negara. Proyek restorasi kompleks candi warisan dunia UNESCO ini bukan sekadar kerja sama kebudayaan, melainkan menjadi bagian dari strategi kemitraan ekonomi jangka panjang.

Hal itu tercermin dalam pertemuan bilateral Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi di Istana Merdeka, Selasa (7/7/2026), yang menempatkan pelestarian Prambanan sebagai agenda utama.

"Dalam kaitan tersebut, kami menyambut baik restorasi dan konservasi Kompleks Candi Prambanan yang merupakan situs warisan dunia UNESCO, serta penetapan tahun 2026–2027 sebagai Tahun Tagore-Dewantara bagi diplomasi budaya dan pendidikan Indonesia-India," ujar Prabowo dalam joint press statement.

Baca Juga

Muhaimin Serukan Sinergi Lintas Sektor Perkuat Perlindungan Sosial

Menurut Prabowo, langkah ini merefleksikan hubungan yang terjalin jauh sebelum kedua negara menjadi entitas modern. "Berbagai inisiatif tersebut mencerminkan ikatan peradaban yang telah lama terjalin antara Indonesia dan India," katanya.

PM Narendra Modi pun menegaskan proyek ini merupakan simbol konkret kedekatan budaya yang menghubungkan kedua bangsa selama lebih dari seribu tahun. "Candi tersebut berusia lebih dari seribu tahun dan merupakan simbol dari warisan budaya yang kami miliki bersama, serta keterkaitan budaya antara Indonesia dan India," katanya.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengungkapkan bahwa komitmen India untuk mendukung revitalisasi Candi Perwara di kawasan Prambanan telah disampaikan sejak satu setengah tahun lalu. "Kita tentu menyambut baik keinginan dari pihak India juga untuk mendukung kami merevitalisasi candi-candi Hindu, dalam hal ini khususnya adalah Candi Prambanan," ujarnya.

Meskipun nilai investasi masih dalam kajian teknis, pemerintah berharap keahlian India dalam konservasi candi Hindu dapat mempercepat proses pemugaran. "Dengan expertise juga dari mereka terhadap candi Hindu saya kira ini akan membantu kami untuk mempercepat proses revitalisasi. Kami sih harapannya cepat," ujarnya.

Sementara itu, Center of Economic and Law Studies (CELIOS) mengingatkan agar proyek ini tidak hanya berhenti pada pemugaran fisik. Direktur Kebijakan Publik CELIOS, Media Wahyudi Askar, menekankan pentingnya strategi pengembangan destinasi wisata yang berpihak pada pelaku ekonomi lokal agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat. "Jadi restorasi itu cuma prasyarat saja dan bukan tujuan akhir," ujarnya.

Sukirno

Sukirno

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

BNPB Salurkan 10.000 Liter Air Bersih Atasi Kekeringan di Bolmut

BNPB Salurkan 10.000 Liter Air Bersih Atasi Kekeringan di Bolmut

Ekonomi Indonesia Diproyeksi Tumbuh 5% pada 2026, IMF Tetap Optimis

Ekonomi Indonesia Diproyeksi Tumbuh 5% pada 2026, IMF Tetap Optimis

DPR Minta Kemendagri Selesaikan Polemik P3K Dirumahkan

DPR Minta Kemendagri Selesaikan Polemik P3K Dirumahkan

Menko PM Ajak Pekerja Informal Segera Daftar BPJS Ketenagakerjaan

Menko PM Ajak Pekerja Informal Segera Daftar BPJS Ketenagakerjaan

DPR Dorong Sinkronisasi Data Kebutuhan Guru dalam Penyusunan APBN 2027

DPR Dorong Sinkronisasi Data Kebutuhan Guru dalam Penyusunan APBN 2027