Sabtu, 11 Juli 2026

Psikolog Jelaskan Penyebab "Sunday Scaries" Usai Akhir Pekan

Psikolog Jelaskan Penyebab
Pemicu Cemas Jelang Hari Senin Menurut Psikolog Annie Mueller [FOTO: NET].

JAKARTA - Psikolog klinis Annie Mueller memaparkan bahwa sensasi cemas atau tidak rileks menjelang tibanya hari Senin sesudah menikmati libur akhir pekan populer dengan sebutan "Sunday scaries".

Menyadur dari tayangan Psychology Today Kamis (9/7/2026), Mueller menguraikan "Sunday scaries" ialah pergolakan batin berupa cemas, sedih, atau ketakutan yang timbul tatkala libur akhir pekan usai dan individu mesti kembali menempuh rutinitas kerja, sekolah, ataupun kesibukan harian.

Gejala tersebut dapat mencuat lebih pekat sesudah seseorang menghabiskan waktu akhir pekan untuk pelesiran atau berlibur. 

Baca Juga

Bukan Sekadar Kelelahan, Ini Penyebab Fatal Saat Berolahraga

Ketika tiba kembali di rumah, masih terdapat baju yang mesti dicuci, perkakas yang belum ditata, logistik rumah tangga yang belum dipenuhi, sampai setumpuk pekerjaan yang mengantre esok hari. Situasi ini sanggup menyulut rasa kewalahan.

Mueller menyampaikan yang kerap memperkeruh kondisi bukanlah rasa cemas itu sendiri, melainkan trik seseorang meresponsnya. 

Contohnya lewat aksi menunda merapikan barang, menghabiskan waktu berjam-jam berselancar di media sosial, atau terjaga hingga larut demi menghambat datangnya hari Senin.

 Kebiasaan itu memang sanggup mendatangkan rasa tenang temporer, namun tidak mengikis kecemasan untuk jangka panjang.

Salah satu taktik yang dianjurkan Mueller ialah memisahkan antara perasaan dengan fakta. Pola pikir layaknya "minggu depan pasti berantakan" merupakan reaksi emosional, sementara agenda rapat atau daftar tugas yang sudah terjadwal merupakan fakta yang bisa dikendalikan.

 Mengagendakan keduanya dalam tulisan dapat menolong mengamati keadaan secara lebih objektif.

Ia pun merekomendasikan untuk menempuh satu atau dua tindakan kecil yang sanggup mengurangi beban pada permulaan pekan. 

Contohnya, mulai merapikan barang bawaan selama 20 menit, menjadwalkan belanja logistik selepas pulang kerja, atau mengalokasikan satu malam demi menuntaskan pekerjaan rumah.

Di samping itu, Mueller mengimbau untuk membatasi waktu menatap layar tatkala rasa cemas mulai hadir. 

Menurut dia, terlampau lama berselancar di media sosial saat tengah dilanda cemas dapat mempertebal kekhawatiran, sebaliknya rehat sejenak dari gawai bisa membantu mengistirahatkan pikiran.

Mengagendakan satu aktivitas yang merangsang kegembiraan pada pekan selanjutnya, seperti bersua kawan, berolahraga, atau menyantap makan malam di luar, pun dapat menolong mereduksi kecemasan lantaran menyuguhkan sesuatu yang dinanti-nantikan.

Mueller mengimbuhkan, jika "Sunday scaries" mencuat teramat pekat dan berlangsung secara kontinu, situasi itu dapat menjadi sebuah sinyal bahwa individu perlu meninjau kembali muasal stres dalam hidupnya, seperti iklim kerja yang tidak lagi kondusif, porsi tanggung jawab yang berat sebelah, atau minimnya durasi untuk beristirahat.

Andika Riyan Satriya Nugraha

Andika Riyan Satriya Nugraha

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Tak Perlu Banyak Parfum, EDP Unisex Cocok untuk Berbagai Kesempatan

Tak Perlu Banyak Parfum, EDP Unisex Cocok untuk Berbagai Kesempatan

Kunjungan Wisatawan ke Indonesia Meningkat, Sektor Pariwisata Menguat

Kunjungan Wisatawan ke Indonesia Meningkat, Sektor Pariwisata Menguat

Setelah Empat Tahun Berpacaran, IU dan Lee Jong Suk Putus

Setelah Empat Tahun Berpacaran, IU dan Lee Jong Suk Putus

Mengenal

Mengenal "Waiting Mode", Saat Pikiran Terjebak Ketidakpastian

5 Hobi Menyenangkan untuk Melepas Penat Setelah Lelah Bekerja

5 Hobi Menyenangkan untuk Melepas Penat Setelah Lelah Bekerja