Sabtu, 11 Juli 2026

Pelindo Regional 2 Tanam 250 Pohon demi Dekarbonisasi Pelabuhan

Pelindo Regional 2 Tanam 250 Pohon demi Dekarbonisasi Pelabuhan
Pelindo Tanam 250 Pohon di Pelabuhan untuk Serap Emisi Karbon [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 2 Panjang menanam 250 bibit pohon di area kepelabuhanan sebagai bagian dari Program Greenbelting demi menyokong tindakan dekarbonisasi serta menciptakan pelabuhan yang lebih asri, tangguh, dan berkelanjutan.

General Manager Pelindo Regional 2 Panjang, Hardianto, di Lampung, Sabtu, menuturkan bahwa agenda ini merupakan bagian dari tanggung jawab perseroan dalam menyatukan aspek keberlanjutan ke dalam tiap-tiap aktivitas operasional.

"Peringatan Hari Lingkungan Hidup menjadi momentum bagi kami untuk terus memperkuat komitmen terhadap pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Melalui penanaman 250 bibit pohon dalam Program Greenbelting ini, kami tidak hanya menghadirkan ruang hijau di kawasan pelabuhan, tetapi juga membangun sistem yang mendukung monitoring dan pengukuran kemampuan penyerapan karbon secara terukur,” kata dia.

Baca Juga

Inovasi Lean Construction PTPP Jadi Referensi Internasional

Menurutnya, program Greenbelting yang digulirkan Pelindo Regional 2 Panjang bukan cuma tertuju untuk memperlebar ruang terbuka hijau di wilayah pelabuhan, melainkan turut didesain guna memudahkan proses pengawasan pertumbuhan tanaman serta kalkulasi carbon sequestration (penyerapan karbon).

Aktivitas penanaman pohon dilangsungkan pada beberapa titik strategis di lingkungan pelabuhan yang mempunyai potensi untuk dioptimalkan menjadi wilayah asri. 

Lewat penataan area yang terpadu, perusahaan dapat menghitung sumbangsih vegetasi dalam mengisap emisi karbon secara lebih presisi selaku bagian dari langkah menyokong target dekarbonisasi nasional.

Selain mendongkrak kualitas udara, keberadaan vegetasi diharap sanggup memicu lingkungan kerja yang lebih teduh, mereduksi efek panas, serta mendongkrak keanekaragaman hayati di sekeliling area operasional pelabuhan.

“Langkah ini merupakan bagian dari kontribusi Pelindo Regional 2 Panjang dalam mendukung agenda dekarbonisasi serta mewujudkan pelabuhan yang lebih hijau, tangguh, dan berkelanjutan,” ucap Hardianto.

Ia menandaskan, Pelindo Regional 2 Panjang bakal terus memacu bermacam inisiatif keberlanjutan via tata kelola lingkungan yang bertanggung jawab, efisiensi energi, serta kemitraan bersama para pemangku kepentingan demi melahirkan ekosistem pelabuhan yang mendatangkan kemanfaatan bagi khalayak, lingkungan, dan dunia usaha.

Hal tersebut juga sekaligus menyokong ketercapaian target pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) dan pengaplikasian prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) pada sektor kepelabuhanan.

Agenda tersebut diselenggarakan di sejumlah cabang lain yang masuk dalam cakupan area Pelindo Regional 2 di antaranya Banten, Bengkulu, Cirebon, Pangkal Balam, Pontianak, Sunda Kelapa, Tanjung Pandan dan Tanjung Priok.

Andika Riyan Satriya Nugraha

Andika Riyan Satriya Nugraha

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Jababeka Beri Masukan Terkait Rencana Pembentukan Dewan Kawasan Industri

Jababeka Beri Masukan Terkait Rencana Pembentukan Dewan Kawasan Industri

Kredit Kendaraan Listrik di MUF Tumbuh Positif, Capai Rp3,5 Triliun

Kredit Kendaraan Listrik di MUF Tumbuh Positif, Capai Rp3,5 Triliun

IPO di Bursa Efek Indonesia, Saham RANS Langsung Tembus ARA

IPO di Bursa Efek Indonesia, Saham RANS Langsung Tembus ARA

Perkuat Kapasitas Petani, Syngenta Indonesia Gandeng KTNA

Perkuat Kapasitas Petani, Syngenta Indonesia Gandeng KTNA

BSI dan BPJS Ketenagakerjaan Kolaborasi Buka Akses KPR Syariah 30 Tahun untuk Jutaan Pekerja

BSI dan BPJS Ketenagakerjaan Kolaborasi Buka Akses KPR Syariah 30 Tahun untuk Jutaan Pekerja